Showing posts with label Benteng dan Bunker. Show all posts
Showing posts with label Benteng dan Bunker. Show all posts

Sunday, January 8, 2023

Oberst Gerhard Wilck dan Pasukannya di Aachen

 Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Scheerer pada bulan Oktober 1944, dan memperlihatkan Oberst Gerhard Wilck (tak bertopi) yang sedang menerima laporan dari anakbuahnya yang baru saja pulang dari patroli militer di sekitar kota Aachen, Nordrhein-Westfalen. Di belakang Wilck adalah salah satu dari banyak bunker yang merupakan bagian dari Siegfriedwall, barisan benteng pertahanan di perbatasan Barat Jerman. Sang Kolonel diserahi tanggungjawab sebagai Komandan 246. Volksgrenadier-Division sekaligus Kampfkommandant Aachen. Dia diberi perintah tegas untuk mempertahankan kota tersebut sampai mati, karena tak hanya Aachen adalah wilayah asli Jerman pertama yang terancam oleh musuh, tapi juga karena kota tersebut mempunyai nilai sejarah sebagai ibukota "Reich Pertama" yang didirikan oleh Charlemagne (747-814 Masehi), seperti yang dikatakan oleh seorang perwira Jerman, "Kini kita tak lagi menjadi tentara penjajah Nazi, melainkan tentara Jerman yang sedang mempertahankan tanah airnya." Pertempuran berkobar dari tanggal 2 Oktober 1944, dimana pasukan Wehrmacht dengan gigih mempertahankan setiap jengkal pertahanan mereka sambil berupaya menimbulkan korban sebanyak mungkin pada pihak penyerbu Sekutu. Tentara Amerika baru bisa mencapai wilayah kota pada tanggal 13 Oktober, dan pertempuran terus berlanjut dari satu bangunan ke bangunan yang lain, dengan masing-masingnya dipertahankan dengan keras kepala oleh 5.000 orang tentara Jerman yang tersisa. Pasukan penyerang dipaksa untuk secara konstan menambah kekuatannya demi untuk menggantikan korban yang terus berjatuhan. Tentara yang bertahan sendiri menderita korban besar, dan baru menyerah pada tanggal 21 Oktober saat persediaan amunisi dan perbekalan sudah hampir habis. Dengan berlinang air mata, Oberst Gerhard Wilck dan sisa-sisa pasukannya menyerahkan diri pada pasukan Amerika dari 26th Infantry Regiment. Ketakutan bahwa keluarganya di Jerman akan menjadi sasaran kemarahan Hitler membuat sang Kolonel menangis tersedu-sedu saat menandatangani surat penyerahan tanpa syarat. Pertempuran Aachen sendiri membuat tentara Amerika kehilangan 7.000 orang prajuritnya yang menjadi korban (dengan 2.000 orang diantaranya terbunuh), sementara pihak Jerman kehilangan 5.000 orang ditambah jumlah yang sama yang menjadi tawanan perang.


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2016/06/foto-pertempuran-aachen-2-21-oktober.html
https://audiovis.nac.gov.pl/obraz/902/

Sunday, May 3, 2020

Gerhard Willing Mengenakan Ritterkreuz Imitasi

Pada tanggal 7 Maret 1943, Major Gerhard Willing (Kommandeur III.Abteilung / Panzer-Regiment 33 / 9.Panzer-Division) mendapat kabar melalui Funkspruch (berita radio) bahwa dia telah dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Führer und Oberste Befehlshaber der Wehrmacht Adolf Hitler, dengan dokumen serta medalinya menyusul dikirim kemudian melalui kurir. Para kawan satu unitnya kemudian berinisiatif untuk membikinkan medali sementara bagi sang Abteilungskommandeur, yang aslinya adalah medali Eisernes Kreuz II.Klasse - yang berukuran sedikit lebih kecil - yang ditambahkan pita lalu digantungkan di leher! Foto ini memperlihatkan Major Willing (28 November 1910 - 29 Oktober 1943) yang tersenyum bahagia meskipun hanya mengenakan medali imitasi, sementara rekan seperjuangannya malah memilih untuk molor di latar belakang! Willing sendiri adalah veteran Perang Saudara Spanyol (1936-1939) yang kemudian malang-melintang di berbagai front dalam Perang Dunia II (1939-1945). Dia hanya beberapa bulan saja menikmati status bergengsi sebagai seorang pahlawan Jerman dan Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz), karena pada akhir bulan Oktober 1943 dia terbunuh dalam pertempuran melawan pasukan Rusia di Krivoy Rog, Ukraina. Pada saat itu Willing sudah dipindahkan dari Panzer-Regiment 33 untuk menjadi Komandan schwere Panzer-Abteilung 506. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV.Klasse; Cruz de Guerra; Medalla de la Campaña de España 1936-1939; Panzertruppenabzeichen der Legion Condor; Spanienkreuz in Gold mit Schwertern (6 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (15 Oktober 1941) und I.Klasse (30 November 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (12 November 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (5 Oktober 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (26 Juni 1942)


Sumber :
https://www.facebook.com/groups/152986901863424/

Sunday, June 17, 2018

Adolf Hitler dan Miniatur Benteng

Dari kiri ke kanan: Generalfeldmarschall Wilhelm Keitel (Chef der Oberkommando der Wehrmacht), Adolf Hitler (Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht), Oberst Erich Kahsnitz (Kommandeur Füsilier-Regiment "Großdeutschland" / Panzergrenadier-Division "Großdeutschland"), dan General der Pioniere Alfred Jacob (General der Pioniere und Festungen im Oberkommando des Heeres). Foto ini diambil saat Jenderal Zeni Alfred Jacob memperlihatkan kepada Hitler desain-desain benteng terbaru Jerman, yang nantinya akan dipakai di banyak front pertempuran. Tidak ada keterangan kapan foto ini diambil, tapi kemungkinan besar pada bulan Juni 1943, tak lama setelah Jacob dianugerahi Ritterkreuz des Kriegsverdienstkreuz mit Schwertern (4 Juni 1943), medali yang kita lihat terpasang di lehernya. Hal lain yang menjadi perhatian adalah: meskipun Kahsnitz notabene adalah seorang Regimentskommandeur - yang umumnya mengabdi di front depan - tapi tenaganya masih diperlukan oleh Hitler di Führerhauptquartier (pada bulan September-Oktober 1942 dia menjadi Führerreserve), setidaknya sebagai tukang corat-coret. Dalam periode ini sendiri pihak Jerman sedang sibuk membangun kekuatan demi untuk mendukung ofensif selanjutnya yang akan dilancarkan di wilayah Kursk (Unternehmen Zitadelle). Dalam pertempuran akbar ini pula Kahsnitz nantinya terluka berat dan harus kehilangan nyawanya (29 Juli 1943). Foto hasil jepretan Walter Frentz ini terkenal karena menjadi sampul dari buku "Hitler's War" karya pengarang kaporit saya, David Irving.



Sumber :
https://ww2colorfarbe.blogspot.com/2018/06/hitler-with-bunker-models.html