Showing posts with label Senapan Mesin. Show all posts
Showing posts with label Senapan Mesin. Show all posts

Thursday, May 7, 2020

Anggota Polizei Membersihkan Senjata

 Wachtmeister Freber, seorang anggota ORPO (Ordnungspolizei), sedang membersihkan pegangan bawah senapan mesin MG-34 yang telah dilepaskan. Berdasarkan keterangan dari buku "ORPO Waffentechnischer Leitfaden", Bagian yang menonjol ke depan adalah engsel tempat pegangan diputar saat sedang mengganti laras senapan. Freber sendiri memegang sebuah kuas kecil yang digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel di bagian luar senapan. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam majalah SIGNAL edisi bahasa Belanda, yang menceritakan tentang sebuah batalyon Polizei dalam gerak maju ke wilayah Leningrad di tahun 1941. Caption aslinya berbunyi: "Politieagenten brengen veslag uit de straatgevechten van Staro Panowo: Wachtmeister Freber had tussen de onoverzichtelijke ruines het contact met zijn kameraden verloren en zag zich plotseling door tien sowjetgeweren bedreigd. -- "Zij hebben me een paar straten naar achteren gebracht, maar vraag niet hoe" vertelt hij hier. -- Met schoppen en slagen van geweekolven op m'n hoofd. Maar ik ben Rijnlander en kan tegen een stootje. En toen 't donker werd ben ik 'm weer fijn gesmeerd" (Laporan resmi seorang anggota polisi mengenai pertempuran jalanan di Staro Panovo: Wachtmeister Freber telah kehilangan kontak dengan rekan-rekan seperjuangannya di sebuah reruntuhan bangunan, dan tiba-tiba kini berada dalam todongan senapan dari 10 orang prajurit Soviet. 'Mereka menyeretku ke jalanan sejauh beberapa blok, tapi tidak bertanya apa-apa kepadaku..' dia berkata. 'Mereka juga menendang dan memukul kepalaku dengan popor senapan. Tapi aku seorang Rheinlander - orang yang berasal dari Rhineland - sehingga aku masih cukup kuat untuk menerima semua siksaan tersebut. Dan ketika hari telah gelap, aku dapat dengan mudah meloloskan diri...). BTW, dalam foto ini Wachtmeister Freber tampak sedang ngelepus tembakau melalui pipa cangklong, yang dinamakan sebagai pipa meerschaum. Tindakan seperti ini secara teori sangat tidak dianjurkan, karena abu rokok yang terbuang berpotensi mengotori senapan yang telah dibersihkan, atau bahkan menimpa sisa-sisa mesiu yang masih tertinggal!


Sumber :
https://www.antik1941.ru/new_catalog/?mode=descr&item_id=25883
https://mundosgm.com/index.php?topic=947.0

Saturday, April 11, 2020

Tawanan Afrikakorps di Tobruk 1941

Tentara-tentara Jerman ini ditangkap oleh pasukan Australia dalam pertempuran di perbatasan terluar Tobruk, sebuah kota pelabuhan yang strategis di Libya, pada tanggal 8 Mei 1941. Mereka kemudian dibawa masuk ke bagian dalam benteng Tobruk dengan mata tertutup, untuk menghindari diketahuinya pos-pos pertahanan Sekutu yang tersebar di sekitar tempat tersebut. Di latar belakang kita bisa melihat sebuah Bren gun dengan bipod yang telah terpasang. Prajurit penjaga di sebelah kiri adalah anggota dari 2nd Company / 23rd Australian Infantry Battalion, yang terlihat dari insignia di lengan kanannya. Dari bulan April s/d Desember 1941, 30.000 orang tentara Australia terkepung oleh gabungan pasukan Jerman dan Italia di sekeliling Tobruk. Selama periode tersebut, Panglima Afrikakorps Erwin Rommel berkali-kali melancarkan serangan untuk mematahkan pertahanan kota tersebut, hanya untuk menemui kegagalan ketika dihadapkan oleh banyaknya pertahanan serta kegigihan pasukan Australia yang bertahan disana. Bisa dibilang bahwa Tobruk menjadi sumber utama puyengnya kepala Rommel dalam kampanye militernya di Afrika Utara, karena dibutuhkan empat divisi Italia dan tiga batalyon Jerman untuk mengepungnya, sebuah kekuatan yang berjumlah dua kali lipat dari pasukan yang bertahan!


Sumber :
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=135534584703416&set=gm.2366301810327306&type=3&theater&ifg=1

Monday, February 10, 2020

Sarang Senapan Mesin Jerman

Istilah resmi "Schützenloch für Maschinengewehr" (Lubang Tembak untuk Senapan Mesin) lebih dikenal oleh para Landser dengan nama "Maschinengewehrnest" (Sarang Senapan Mesin). Lensa optik dari MG-34 dalam foto ini terlihat nyempil di antara dua stahlhelm yang dipakai oleh awaknya. Dalam istilah Jerman, kata Maschinengewehre "leichte" (ringan) atau "schwere" (berat) lebih menekankan pada perannya dan bukan ukuran senjatanya, karena keduanya sama-sama menggunakan senapan mesin MG-34 atau MG 42 kaliber 7,92mm. Leichte Schützengruppe (Grup Senapan Ringan) dilengkapi dengan satu buah MG-34 yang dilengkapi bipod serta cadangan satu atau dua buah laras senapan, sementara schwere Schützengruppe (Grup Senapan Mesin berat) tetap membawa senapan mesin dengan bipod yang sama, hanya saja dibekali dengan tambahan tripod, lensa optik, serta cadangan laras senapan untuk memampukan awaknya dalam menyediakan tembakan jarak jauh yang berkelanjutan. Foto ini diambil di perbatasan kota Stalingrad bulan September 1942. Di latar belakang tampak dua buah tank T-34 Rusia yang terbakar. Dari banyaknya kotak amunisi kosong yang tercecer di belakang awak senapan mesin, kita bisa mengetahui bahwa tank-tank Soviet tersebut diiringi oleh sejumlah besar pasukan infanteri, yang sebagian besar darinya kini berserakan tak bernyawa di hamparan ladang gandum! Misi sikat habis musuh lebih dikenal dengan nama "Ausradieren" (pemusnahan total infanteri, posisi pertahanan, kendaraan atau instalasi lawan)


Sumber :
Buku "Stalingrad Inferno: The Infantryman's War" karya Gordon Rottman dan Ronald Volstad