Showing posts with label Polizei. Show all posts
Showing posts with label Polizei. Show all posts

Sunday, May 8, 2022

Perwira SS dan Polizei di Sekeliling Tatra 87

Foto ini diambil di Calais, wilayah pendudukan Prancis, pada akhir tahun 1940, dan berasal dari album foto milik seorang anggota 1.Kompanie / Feuerschutzpolizei-Regiment 1 "Sachsen" (Kompi Pertama Resimen Polisi Pemadam Kebakaran 1 "Sachsen"). Disini diperlihatkan sebuah mobil Tatra 87 yang dikerubungi oleh para perwira SS dan Polizei. Memakai Führermantel ketiga dari kiri adalah SS-Brigadeführer Ludolf von Alvensleben, jenderal SS yang seusai perang dituduh bertanggungjawab atas kematian ribuan orang rakyat Polandia. Tatra 87 sendiri adalah mobil produksi Cekoslowakia yang terbilang kendaraan revolusioner pada masanya. Mobil yang mempunyai tiga lampu depan ini menjadi salah satu yang tercepat di golongannya, tapi juga yang teririt dalam masalah konsumsi bahan bakar. Ini sebagian besar diraih berkat bodinya yang aerodinamis, hasil rancangan orang yang sama yang merancang kerangka balon raksasa Zeppelin. Dari sejak kemunculan pertamanya, Tatra 87 telah menarik minat banyak begitu orang, dan beberapa fiturnya terbilang sangat maju di zamannya sehingga kemudian ditiru oleh mobil-mobil di masa depan, termasuk Porsche dan Volkswagen. Orang-orang terkenal yang pernah memiliki mobil ini diantaranya adalah si "Rubah Gurun" Erwin Rommel, perancang pesawat Jerman Ernst Heinkel, Marsekal Soviet Andrey Yeryomenko, Raja Farouk I dari Mesir, dan pembawa acara Amerika terkenal Jay Leno.

Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=38&t=228163&p=2075127&hilit=hans+rumpf#p2075127
https://www.forum-der-wehrmacht.de/index.php?user-post-list/22919-siegerland/

Friday, January 17, 2020

Reenactment Era Third Reich

Foto ini terdapat dalam Wehrpaß (buku tugas) seorang prajurit Wehrmacht, dengan keterangan bahwa dia diambil pada tahun 1940. Uniknya, disini sang soldat dan teman-temannya mengenakan seragam prajurit Kerajaan Prusia dari abad ke-18. Pertanyaannya: apakah mereka sedang melakukan sesi reenactment ataukah hanya sekedar iseng-iseng nyobain pakaian zaman jebot? Keterangan lebih lanjut menyebutkan bahwa para prajurit ini sedang dilibatkan dalam syuting "Der Große König" (Raja Agung), film yang mengangkat kisah Raja legendaris Friedrich the Great dari Prusia, yang diadakan pada musim semi dan awal musim panas tahun 1940. Karena semua produk propaganda Jerman di masa perang - khususnya dalam hal ini adalah film - diproduksi serta diawasi langsung oleh negara, maka pemerannyapun seringkali diambil dari para PNS atau tentara yang telah mendapatkan cuti khusus demi untuk membintangi film tersebut. Khusus untuk "Der Große König" sendiri, para figurannya sebagian besar diambil dari unit Polizei-Infanterie-Regiment 1 dan Polizei-Ausbildungs-Bataillon Oranienburg. Film dengan masa putar 118 menit yang disutradarai oleh Veit Harlan ini dirilis untuk pertama kalinya pada tanggal 3 Maret 1942. Hasilnya bisa dibilang sukses besar, karena berhasil mendapatkan Piala Mussolini untuk gelar Film Asing Terbaik dalam Festival Film Venesia tahun 1942. Sambutan penontonpun tidak mengecewakan, karena dia mampu mendapatkan pemasukan enam juta Reichsmark (sementara biaya produksinya 4,7 juta Reichsmark). Sebagai peran utama dalam film ini - yang memerankan Friedrich the Great - adalah Otto Gebühr. Aktor kawakan yang begitu identik dengan sang Raja Friedrich karena telah memerankannya dalam 16 film yang berbeda! BTW, di era Third Reich juga seringkali diadakan acara reenactment untuk mengenang kebesaran Jerman di masa lalu, utamanya adalah event berkala di halaman Grosses Militair-Waisenhaus di Potsdam, yang diselenggarakan selama berlangsungnya acara Stiftungsfest (Festival Para Pendiri).


Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/The_Great_King
https://www.forum-der-wehrmacht.de/index.php?thread/48211-polizei-infanterie-regiment-1-und-film-der-gro%C3%9Fe-k%C3%B6nig/
http://www.militaria-archive.com/AlbumsIII/Polizei-Ausbildungs-Bataillon-Oranienburg/index_2.html
http://www.wehrmacht-awards.com/forums/showthread.php?t=1030312



Sunday, April 28, 2019

Anggota Polizei sedang Membersihkan Senapan

 Wachtmeister Freber, seorang anggota ORPO (Ordnungspolizei), sedang membersihkan pegangan bawah senapan mesin MG-34 yang telah dilepaskan. Berdasarkan keterangan dari buku "ORPO Waffentechnischer Leitfaden", Bagian yang menonjol ke depan adalah engsel tempat pegangan diputar saat sedang mengganti laras senapan. Freber sendiri memegang sebuah kuas kecil yang digunakan untuk membersihkan kotoran yang menempel di bagian luar senapan. Foto ini pertama kali dipublikasikan dalam majalah SIGNAL edisi bahasa Belanda, yang menceritakan tentang sebuah batalyon Polizei dalam gerak maju ke wilayah Leningrad di tahun 1941. Caption aslinya berbunyi: "Politieagenten brengen veslag uit de straatgevechten van Staro Panowo: Wachtmeister Freber had tussen de onoverzichtelijke ruines het contact met zijn kameraden verloren en zag zich plotseling door tien sowjetgeweren bedreigd. -- "Zij hebben me een paar straten naar achteren gebracht, maar vraag niet hoe" vertelt hij hier. -- Met schoppen en slagen van geweekolven op m'n hoofd. Maar ik ben Rijnlander en kan tegen een stootje. En toen 't donker werd ben ik 'm weer fijn gesmeerd" (Laporan resmi seorang anggota polisi mengenai pertempuran jalanan di Staro Panovo: Wachtmeister Freber telah kehilangan kontak dengan rekan-rekan seperjuangannya di sebuah reruntuhan bangunan, dan tiba-tiba kini berada dalam todongan senapan dari 10 orang prajurit Soviet. 'Mereka menyeretku ke jalanan sejauh beberapa blok, tapi tidak bertanya apa-apa kepadaku..' dia berkata. 'Mereka juga menendang dan memukul kepalaku dengan popor senapan. Tapi aku seorang Rheinlander - orang yang berasal dari Rhineland - sehingga aku masih cukup kuat untuk menerima semua siksaan tersebut. Dan ketika hari telah gelap, aku dapat dengan mudah meloloskan diri...). BTW, dalam foto ini Wachtmeister Freber tampak sedang ngelepus tembakau melalui pipa cangklong, yang dinamakan sebagai pipa meerschaum. Tindakan seperti ini secara teori sangat tidak dianjurkan, karena abu rokok yang terbuang berpotensi mengotori senapan yang telah dibersihkan, atau bahkan menimpa sisa-sisa mesiu yang masih tertinggal!


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?t=126293