Showing posts with label Sturmartillerie. Show all posts
Showing posts with label Sturmartillerie. Show all posts

Tuesday, July 4, 2023

StuG di Akropolis Athena


Sturmgeschütz III StuG 40 melintas di jalanan Athena, Yunani, dengan latar belakang bukit Akropolis yang terkenal, dan kuil Parthenon yang berdiri di atasnya. Foto ini diambil pada tahun 1943 - sewaktu Yunani masih berada di bawah kekuasaan pasukan Jerman - dan pertama kali dipublikasikan dalam majalah SIGNAL terbitan awal tahun 1944. Uniknya, StuG satu ini bukanlah milik unit Sturmartillerie Heer (Angkatan Darat) ataupun Waffen-SS, melainkan milik Luftwaffe (Angkatan Udara), tepatnya V.Sturmgeschütz-Abteilung / Panzer-Artillerie-Regiment / Panzer-Division "Hermann Göring". Di tahun 1943 sendiri, unit lapis baja satu-satunya milik Luftwaffe ini beroperasi di wilayah Mediterania, utamanya di Afrika Utara, Sisilia dan Italia daratan.


Sumber :
https://sturgeonshouse.ipbhost.com/topic/11-stug-iii-thread-and-also-other-german-vehicles-i-guess/page/4/

Sunday, June 5, 2022

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Hubert-Erwin Meierdrees

 

 
ECPAD archives (DAT 1154 L02)

SS-Obersturmführer Hubert-Erwin Meierdrees / Meierdress (Führer Sturmgeschütz-Batterie / SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment / SS-Division 'Totenkopf') terluka berat dalam pertempuran sengit melawan pasukan penyerbu Rusia di Kantong Demyansk, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Disana, saat sedang dalam masa pemulihan, dia mendapat kejutan tak terduga ketika dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 13 Maret 1942. Rekomendasi pemberian medali tersebut oleh Divisionskommandeur Theodor Eicke berbunyi sebagai berikut: "Meierdrees menjadi bagian dari Kampfgruppe (Grup Tempur) Bochmann saat tentara Rusia berhasil menembus garis pertahanan unit tetangga dari Heer (Angkatan Darat) yang terletak di selatan Staraya Russa, awal bulan Januari 1942. Untuk mengantisipasinya, Meierdrees menempatkan StuG-StuG-nya di arah tenggara dan timur-laut kota tersebut. Dari sana dia berkali-kali melakukan serangan balik yang membuat tentara musuh menderita banyak korban sehingga mengendurkan tekanan mereka terhadap unit Heer yang terjepit. Setelah Komandan Kampfgruppe Georg Bochmann terluka dalam pertempuran, SS-Obersturmführer Meierdrees menggantikan peranannya dan memimpin sisa-sisa anakbuahnya dalam pertempuran bertahan penuh determinasi di desa Biakova (terletak di jalan antara Staraya Russa dan Demyansk). Sejak akhir bulan Januari, Meierdrees telah mampu mempertahankan desa ini secara heroik dari berkali-kali serangan musuh yang berkekuatan jauh lebih besar, yang mengepung dari segala penjuru. Saat pihak Rusia - yang dilengkapi dengan pasukan tank dan dukungan udara - terlihat hampir berhasil menerobos garis pertahanan di satu titik, mereka selalu dipukul mundur oleh serangan balik yang berani dan cerdik, yang dipimpin langsung oleh SS-Obersturmführer Meierdrees. Pasukan Jerman di Biakova mampu bertahan selama ini adalah semata-mata berkat kepemimpinan yang luar biasa dan pantang menyerah dari komandan mereka yang heroik. Mempertahankan desa tersebut amatlah penting bagi keselamatan Benteng Demyansk, karena apabila Biakova berhasil direbut oleh musuh, maka mereka tinggal selangkah lagi bersatu dengan pasukan musuh lain yang menyerbu di selatan dari arah Gortschizy. Karenanya, saya merekomendasikan agar SS-Obersturmführer Meierdrees dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai sebuah penghargaan atas perjuangan heroiknya serta kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih selama ini."


 
ECPAD archives (DAT 1154 L01)


Sumber :
https://imagesdefense.gouv.fr/fr/
https://www.tracesofwar.com/persons/21806/Meierdrees-Hubert-Erwin-aka-Meierdress.htm

Sunday, March 22, 2020

Penganugerahan DKiG untuk Karl rettlinger

 Foto ini diambil pada tanggal 28 Maret 1943 di Kharkov, dan memperlihatkan upacara penganugerahan medali Deutsches Kreuz in Gold untuk SS-Obersturmführer Karl Rettlinger (Chef 3.Batterie / SS-Sturmgeschütz-Abteiluing 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Yang menyematkan medali adalah SS-Obersturmbannführer Georg Schönberger (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), sementara yang memperhatikan di latar belakang adalah SS-Sturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Dalam foto ini, Schönberger dan Wünsche sama-sama mengenakan topi lapangan (feldmütze) M38 yang biasanya dipakai oleh pasukan panzer Heer. Kurang dari satu tahun setelah foto ini diambil - tepatnya pada tanggal 20 Desember 1943 - Rettlinger mendapatkan medali yang lebih bergengsi untuk koleksi keluarganya di rumah: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, yang didapatkannya setelah kompi Sturmgeschütz ke-3 pimpinannya menghancurkan 65 tank serta 124 senjata anti-tank Soviet dalam Pertempuran Kursk!


Sumber :
https://www.no457.com/forums/viewtopic.php?t=564&start=10

Thursday, March 5, 2020

Awak StuG Bermain Kartu Remi

Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Vorpahl pada tanggal 3 Mei 1944 di wilayah selatan Front Timur, dan memperlihatkan prajurit-prajurit Jerman dari unit Sturmartillerie yang sedang menghabiskan waktu luang di tengah kancah pertempuran dengan bermain kartu remi. Hangatnya pergantian cuaca dari musim semi ke musim panas telah mulai terasa, dan pakaian tebal pun kini berganti cawat dan changchuts. Di belakang mereka terparkir barisan Sturmgeschütz III. Stug paling depan dekat kamera telah dipasangi alat pengunci laras meriam, sementara meriamnya sendiri telah dijadikan sebagai penyangga tenda zeltbahn! Selain itu, Stug di sebelah kiri dilengkapi dengan schürzen (rok) yang berfungsi sebagai tambahan perlindungan tembakan dari arah samping.


Sumber :
https://www.pinterest.com/ohtet8716/sturmgesch%C3%BCtz-iii/
http://www.wehrmacht-awards.com/forums/showpost.php?p=8653586&postcount=4247

Sunday, January 26, 2020

Tawanan Perang Soviet dan Sturmgeschütz III

Rombongan tawanan Tentara Merah menunggu untuk dipindahkan oleh unit pengawal Jerman ke kamp penampungan sementara. Mereka mengenakan mantel dengan warna dan model yang bermacam-macam, dengan sebagiannya telah beralih menggunakan pakaian sipil. Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Schlosser di sebuah stasiun kereta api tak dikenal di Ukraina, pada tahun 1943. Di latar belakang terlihat dua buah StuG (Sturmgeschütz) III yang masih fresh - dengan cat kamuflase tiga warna - yang tampaknya baru diturunkan dari kereta transport dan kini telah siap untuk berangkat menuju ke unit penempatannya. Diperkirakan bahwa sekitar 3,3 juta tawanan perang Soviet telah tewas di kamp-kamp penampungan Jerman. Angka ini mencakup 57% dari total 5,7 juta prajurit Rusia yang ditawan oleh Wehrmacht, sebuah angka kematian yang sangat kontras bila dibandingkan dengan 8.300 prajurit Inggris dan Amerika yang meninggal di kamp dari total 231.000 orang (sekitar 3,6 %)! Dari berjuta-juta tawanan Soviet yang tewas, 5% diantaranya berkebangsaan Yahudi. Kebanyakan mereka kehilangan nyawanya dalam periode antara bulan Juni 1941 (dimulainya Unternehmen Barbarossa) sampai dengan bulan Januari 1942 (serangan balik Soviet di sekitar Moskow), dimana pihak Jerman diperkirakan telah membunuh 2,8 juta orang tawanan mereka, terutama dengan jalan membuat mereka kelaparan secara disengaja, dibiarkan berada di luar ruangan secara terus-menerus, atau dieksekusi secara langsung. Satu juta lagi kemudian dibebaskan untuk mengabdi sebagai "sukarelawan" Wehrmacht (Hilfswilige) di garis belakang, atau bergabung dengan unit-unit perang bentukan Jerman. Sekitar 500.000 orang dari total tawanan perang Soviet ini berhasil melarikan diri atau dibebaskan, sementara sisanya harus pasrah menjalani nasib sebagai penghuni kamp penampungan sampai dengan akhir perang.



Sumber :
http://ww2colorfarbe.blogspot.com/2020/01/soviet-pows-guarded-by-german-stugs.html