Showing posts with label Kamuflase Putih. Show all posts
Showing posts with label Kamuflase Putih. Show all posts

Sunday, January 12, 2020

Kereta Luncur Anjing Wehrmacht

 Unit Schlittenhunde alias kereta luncur berpenarik anjing dari 6. Gebirgs-Division. Unit satu-satunya di seantero Wehrmacht ini dibentuk oleh sukarelawan asal Swedia bernama Åke Aspegrén. Aspegrén adalah seorang peternak anjing ternama di negaranya, dan tim kereta luncur anjingnya telah banyak diberitakan dalam berbagai majalah serta penerbitan lainnya di masa sebelum pecahnya Perang Dunia II. Pada awalnya dia bergabung dengan unit sukarelawan asal Swedia yang rencananya akan dikirimkan ke Finlandia untuk membantu melawan invasi Soviet dalam Perang Musim Dingin 1939/40, tapi konfrontasi bersenjata keburu berakhir sebelum mereka sempat mencicipi pertempuran. Saat Finlandia berperang kembali dengan musuh lamanya di tahun 1941, Aspegrén mengajukan diri lagi untuk menjadi sukarelawan, hanya kali ini dia lebih memilih untuk bergabung dengan pasukan Wehrmacht di Skandinavia, yang dianggapnya lebih mempunyai sumber daya manusia, perlengkapan dan senjata dalam perang musim dingin melawan Tentara Merah. Permintaannya untuk bergabung diterima pada akhir tahun 1941, dan Aspegrén tiba di Finlandia di awal tahun 1942. Konsep kereta luncur yang ditarik anjing sendiri pertama kalinya diujicoba di lingkungan internal Gebirgsjäger-Regiment 141. Ketika eksperimennya terbukti berhasil, dibentuklah sebuah unit kereta luncur anjing terpisah yang berada di bawah komando Aspegrén. Unit ini terutama sekali digunakan untuk mendukung operasi-operasi militer kecil di belakang garis pertahanan musuh, serta berperan sebagai unit reaksi-cepat dalam pertempuran-pertempuran di wilayah yang dipenuhi oleh salju


Sumber :
https://www.axishistory.com/books/150-germany-heer/heer-divisionen/3200-6-gebirgs-division#

Friday, May 3, 2019

Enam Orang Bintara Berprestasi dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600

Foto hasil jepretan SS-Kriegsberichter Friedel Könnecke - dan pertama kali dipublikasikan dalam surat kabar "Illustrierter Beobachter" ini - memperlihatkan enam orang bintara dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600 yang diberi ucapan selamat setelah menghancurkan 16 buah tank T-34 Rusia menggunakan Panzerfaust dalam pertempuran yang berlangsung di jembatan Zehden, sungai Oder, di pagi hari bulan di Februari 1945. Salah satu dari mereka telah mengenakan dua buah lencana Panzervernichtungsabzeichen di lengannya (yang menunjukkan bahwa dia sudah menghancurkan dua buah tank musuh menggunakan senjata genggam-tangan). Orang paling kanan yang memakai jaket penerjun berwarna hijau zaitun dengan strip pangkat SS-Obersturmführer di lengan adalah Joachim "Macki" Marcus (Chef 3.Kompanie / SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600), sementara perwira berbalut jaket kamuflase putih yang merentangkan tangannya untuk bersalaman di sebelah Markus adalah SS-Hauptsturmführer Karl FUCKER (yoi brow, memang itu namanya dari lahir!) yang merupakan Führer SS-Jagdverband "Mitte". Jembatan Zehden - yang dipertahankan oleh sebuah Kampfgruppe yang beranggotakan elemen-elemen dari SS-Jagdverband "Mitte" dan SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600 (Kampfgruppe ini dipimpin oleh SS-Sturmbannführer Siegfried Milius) - mendapat serangan dari 30 buah T-34, dengan 16 di antaranya kemudian dihancurkan oleh enam orang bintara dari unit patroli pengintai SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2011/12/album-foto-ss-fallschirmjager-bataillon.html

Sunday, April 28, 2019

Penganugerahan Medali untuk Para Perwira Divisi SS Nordland

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz serta Deutsches Kreuz in Gold untuk para anggota 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland", yang diselenggarakan di Hungerburg, Austria, pada tanggal 12 Maret 1944. Yang menyerahkan medali adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Matthias Kleinheisterkamp (mit der Führung beauftragt III. SS-Panzerkorps). Para penerima, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Albrecht Krügel (Kommandeur II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Saalbach (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), SS-Untersturmführer der Reserve Georg Langendorf (Führer 5.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), dan SS-Obersturmführer der Reserve Heinz Fechner (Chef 3.Kompanie / I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"). Tiga yang pertama (Krügel, Saalbach dan Langendorf) mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sementara Fechner mendapatkan Deutsches Kreuz in Gold. Kendaraan Schützenpanzerwagen Sd.Kfz. 251/9 Ausf.D "Stummel" di latar belakang adalah milik dari 5.Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland". BTW, "mit der Führung beauftragt" artinya adalah "Pimpinan Sementara". Komandan-Jenderal III. SS-Panzerkorps (germanische) aslinya adalah Felix Steiner, tapi dari tanggal 25 Februari s/d 16 April 1944 dia mengambil cuti panjang karena sedang sakit keras, sehingga posisinya digantikan oleh Kleinheisterkamp sampai kondisinya pulih kembali.





Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2013/11/album-foto-upacara-penyerahan.html

Friday, February 8, 2019

Jagoan Panzer Michael Wittmann dan Awak Tanknya

 SS-Untersturmführer Michael Wittmann (depan, Zugführer di 13.Kompanie (schwere) / IV.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") berfoto dengan bangga bersama dengan awak Panzerkampfwagen VI Tiger I Ausf.F "S04" kepercayaannya, dari kiri ke kanan: SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Terlihat 88 buah cincin kemenangan di laras meriam mereka, yang menunjukkan jumlah 88 tank yang telah dihancurkan sampai sejauh ini. Foto diatas sendiri diambil pada tanggal 14 Januari 1944 di Vinnitsa (Ukraina), pada saat upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Wittmann dan penembak meriamnya, Woll. Sebenarnya rekomendasi pemberian Ritterkreuz - yang dikirimkan oleh SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division LSSAH) kepada Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari 1944 sebelumnya - "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66, tapi dahsyatnya: di masa empat hari - antara pengiriman proposal dan pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui - sang jagoan panzer "mengamuk" dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi total 88 buah!


Sumber :
https://ww2images.blogspot.com/2019/02/ritterkreuz-award-ceremony-for-michael.html

Tuesday, February 5, 2019

Perwira Feld-Division Luftwaffe asal Heer

Foto ini diambil pada tanggal 28 Agustus 1944 di Prancis Utara oleh Kriegsberichter Bernhard Kurth dari PK (Propaganda-Kompanie) 698, dan memperlihatkan seorang perwira Heer yang bertugas di Feld-Division Luftwaffe (kemungkinan besar 19. Feld-Division [L]). Dia mengenakan Jaket Luftwaffe-Splittermuster dengan lambang elang Luftwaffe di bagian dada (sementara seragamnya sendiri masih versi Heer), yang dipadukan dengan stahlhelm bertekstur cat kasar. Ketika unit-unit darat Luftwaffe (Angkatan Udara) dimasukkan ke dalam kendali Heer (Angkatan Darat) di bulan November 1943 dan dinamai ulang menjadi Feld-Division (L), sebagian dari perwira-perwira Heer ikut pula ditugaskan untuk melatih dan memimpin unit-unit baru ini. Karenanya, tidak heran jika seragam Heer ikut-ikutan diadopsi oleh divisi darat Luftwaffe, meskipun pasokannya seringkali terlambat sehingga membuat pemakaiannya bercampur dengan fliegerbluse standar Luftwaffe (banyak bukti foto untuk menguatkan hal ini). Sesuai peraturan, resimen-resimen Jäger dari Feld-Division (L) mengenakan warna waffenfarbe hijau, seperti halnya di unit Heer, sementara banyak pula dari mereka yang lebih memilih untuk menggunakan bahan kamuflase Telo Mimetico sisa pasukan Italia sebagai pakaian sehari-hari, karena dianggap lebih efektif dalam menyamarkan diri dan lebih enak dipakai dibandingkan dengan produksi Jerman. Semua hal ini menyebabkan tidak adanya patokan baku mengenai seragam Divisi Darat Luftwaffe, karena begitu banyaknya variasi dan modifikasi lapangan yang terjadi.



Source :
https://www.bild.bundesarchiv.de/archives/barchpic/search/_1549362310/?search%5Bform%5D%5BSIGNATUR%5D=Bild+101I-301-1952-13
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_101I-301-1952-13,_Nordfrankreich,_Soldat_mit_Karte.jpg

Monday, April 2, 2018

Panzer III Melintasi Aerosan di Musim Dingin

Sebuah Panzerkampfwagen III Ausf.J, dengan cat kamuflase putih yang terlihat masih fresh, terlihat bergerak menyusuri sebuah jalan di sebuah lokasi yang tak diketahui namanya di Front Timur, ketika musim dingin sedang berlangsung. Di sebelah samping bagian turetnya, di wilayah persegi yang sengaja tidak ikut-ikutan dicat putih, tertulis nomor taktis yang kemungkinan terbaca "212" Wiro Sableng. Bila kita perhatikan, di bagian depan tercantol roda serta rantai cadangan. Selain itu, sambungan kubahnya telah dibor untuk mengakomodasi kait penarik. Panzer tersebut melewati sebuah kendaraan khusus musim dingin yang terinspirasi dari buatan Rusia, yang dinamakan sebagai Propellerschlitten WH/WL, yang ditarik oleh kuda poni. Versi Jerman dari Aerosan Soviet ini menampilkan simbol Balkenkreuz Wehrmacht di bagian hidungnya, sementara keseluruhan badannya telah pula dicat putih musim dingin.


Sumber :
https://panzermaenner.blogspot.co.id/2018/04/white-washed-panzer-iii-passed-aerosan.html