Showing posts with label Kendaraan Rampasan. Show all posts
Showing posts with label Kendaraan Rampasan. Show all posts

Monday, June 5, 2023

Perwira Panzer-Abteilung 65 di Prancis


Foto hasil karya Kriegsberichter Erich Borchert ini memperlihatkan para perwira dari 6. Panzer-Division sedang berdiskusi selama berlangsungnya kampanye militer di Prancis, musim panas tahun 1940. Di belakang mereka terparkir sebuah tank medium dari jenis Panzer 35(t) buatan Cekoslowakia. Berdiri di tengah memakai kradmantel adalah Major Hans-Karl Schenck (Kommandeur Panzer-Abteilung 65), sementara yang menunjuk di sampingnya adalah Hauptmann Erich Löwe (Chef 3.Kompanie / Panzer-Abteilung 65). Berdasarkan buku "Panzer-Regiment 11 / Panzer-Abteilung 65 1937-1945" karya Michael Schadewitz (halaman 162), pada tanggal 12 Juni 1940 - di tengah berlangsungnya gerak maju tentara Jerman di Prancis dan dengan sebab yang tidak diketahui - Major Schneck ditarik dari front dan posisinya digantikan oleh Major Theodor Kretschmer. Schenck sendiri kemudian dimutasi menjadi Komandan Panzertruppenschule, sebuah jabatan yang "kurang menggairahkan" bagi seorang prajurit tempur! Atas jasa-jasanya dalam merebut secara utuh sebuah jembatan strategis di kanal Oise, menawan para perwira staff AD ke-9 Prancis di La Catelet dan merebut desa Doullens dari tangan musuh, Hauptmann Löwe dianugerahi medali bergengsi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 4 September 1940.


Sumber :
Bundesarchiv Bild 101I-769-0236-27
"Allied-Axis" issue 10 - Sturmgeschütz at the Front
https://it.wikipedia.org/wiki/6._Panzer-Division
https://www.tracesofwar.com/persons/11402/L%C3%B6we-Erich.htm

Sunday, May 21, 2023

Erwin Rommel di Atas AEC "Max"

General der Panzertruppe Erwin Rommel (Kommandierender General Deutsches Afrikakorps) duduk di atas atap "Max", sebuah kendaraan tempur AEC Inggris hasil rampasan, bersama dengan kompatriotnya dari Italia. Foto ini kemungkinan besar diambil di musim panas tahun 1941, saat Rommel sedang semangat-semangatnya mengusir pasukan Inggris dari Libya. Berdiri menunggu di samping "Max" di sebelah kanan adalah ajudan Rommel, Major Hans-Joachim Schraepler. Salah satu tugas tidak resmi Schraepler sebagai ajudan adalah membalas surat-surat para fans Rommel dari seantero Jerman yang berdatangan ke markas Afrikakorps, seiring dengan berita kemenangan demi kemenangan yang diraih oleh "Der Wüstenfuchs" di medan perang Afrika Utara. Schraepler sendiri secara tragis terbunuh pada tanggal 9 Desember 1941 di dekat Derna, Libya. Penyebabnya: terlindas secara tidak sengaja oleh "Max" saat melakukan gerak mundur taktis demi menghindari perangkap kepungan serangan balasan Inggris (yang dikenal dengan nama Operation Crusader)! Di bulan yang sama, Rommel juga kehilangan dua orang jenderalnya yang gugur dalam pertempuran: Generalmajor Walter Neumann-Silkow (Kommandeur 15. Panzer-Division) dan Generalmajor Max Sümmermann (Kommandeur 90. leichte-Afrika-Division). Dalam catatan hariannya, Rommel mengakui bahwa Desember 1941 adalah bulan tersedih yang dijalaninya selama kampanye militer Jerman di Afrika Utara...

Sumber :
Foto koleksi pribadi Jim Haley
Buku "At Rommel's Side: The Lost Letters of Hans-Joachim Schraepler" oleh Hans-Albrecht Max Schraepler

Erich Zürn di Atas Citroën Traction Cabriolet

Oberleutnant zur See (Ing.) Erich Zürn, yang merupakan Leiter-Ingenieur (Kepala Mekanik) di U-48, berpose di atas sebuah mobil Citroën Traction Avant model cabriolet yang memajang simbol banteng ngamuk milik 7. Unterseebootsflottille di bagian depannya. Foto ini diambil di pangkalan Angkatan Laut Jerman di St.Nazaire, Prancis, tanggal 14 Mei 1941. Sebagai fotografernya adalah Kriegsberichter Kurt Schlemmer dari Marine Propaganda-Abteilung West. Oberleutnant Zürn adalah seorang Ritterkreuzträger (peraih medali Ritterkreuz) yang bertugas sebagai Kepala Mekanik di kapal selam U-48 dari bulan Desember 1939 s/d Juli 1941. Dia ikut terlibat dalam sembilan patroli perang yang menghabiskan waktu selama 243 hari di lautan. Dalam kurun waktu tersebut, U-48 secara berturut-turut dipimpin oleh tiga orang jagoan U-boat (Herbert Schultze, Hans Rudolf Rösing dan Heinrich Bleichrodt), yang secara keseluruhan menenggelamkan 43 kapal dengan total tonase 273.435 ton!




Sumber :
https://imagesdefense.gouv.fr/fr/a-bord-d-un-cabriolet-citroen-traction-a-l-efigie-de-la-7-unterseebootsflottille-le-lieutenant-oberleutnant-erich-zurn-titulaire-de-la-croix-de-chevalier-de-la-croix-de-fer-1.html

Sunday, August 7, 2022

Feldgendarmerie Menghentikan Mobil

Tiga orang anggota Feldgendarmerie (Polisi Militer Jerman) menghentikan sebuah kendaraan yang akan memasuki lokasi parade di Paris untuk memeriksa kelengkapan surat-suratnya. Mobil tersebut berasal dari jenis Renault Juvaquatre AEB4, sementara dari simbol di pintunya, maka kemungkinan besar ia adalah kendaraan operasional dari 168. Infanterie-Division yang memiliki truppenkennzeichen (lambang satuan) berbentuk Salib Johanniterorden atau Order of St. John. Foto ini sendiri diambil pada tanggal 14 Juni 1940, di hari jatuhnya ibukota Prancis ke tangan pasukan Jerman. Untuk merayakannya, unit-unit militer Jerman yang pertama memasuki kota tersebut mengadakan dua parade militer di Place de la Condorde: yang pertama adalah kontingen dari 30. Infanterie-Division yang merupakan unit Jerman pertama yang memasuki Paris di pagi hari (meskipun hanya singgah sebentar karena langsung melanjutkan gerak majunya mengejar pasukan Sekutu). Yang kedua adalah kontingen dari 18. Armee yang berjumlah lebih besar, yang mengadakan parade kedua di siang dan sore harinya. Foto ini kemungkinan besar diambil pada waktu berlangsungnya parade kedua.

Sumber :
https://www.warrelics.eu/forum/history-research-third-reich-ww2/military-parade-paris-799686/

Saturday, April 11, 2020

Erwin Rommel Memakan Buah Kalengan

 Foto hasil jepretan Kriegsberichter Fritz Moosmüller dari Propaganda-Kompanie "Afrika" ini memperlihatkan Generaloberst Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Panzerarmee "Afrika") yang sedang menyantap buah kalengan sambil berdiri di atas Sd.Kfz. 250/3 leichter Funkpanzerwagen Ausf.A "Greif" (Grifon) plat nomor WH 37036, yang dilengkapi dengan MG 34 (Maschinengewehr 34). Laras senapan mesin tersebut telah ditutupi dengan kain tebal untuk mencegahnya dimasuki oleh debu dan kotoran. Di sebelah Rommel - yang kini wajahnya telah menjadi coklat akibat terpapar oleh debu dan sinar matahari - adalah Oberst Fritz Bayerlein (Chef des Generalstabes Panzerarmee "Afrika"). Sang Kepala Staff terlihat sedang sama-sama sibuk melahap kaleng berisi buah persik... yang beberapa waktu sebelumnya telah dirampas dari stok ransum milik pasukan Inggris dan Australia yang mempertahankan wilayah Tobruk! Foto ini sendiri kemungkinan besar diambil pada musim panas tahun 1942, tak lama setelah kejatuhan kota pantai Libya yang strategis tersebut. BTW, dalam peperangan di Afrika Utara, tentara-tentara Afrikakorps Jerman biasa menggunakan kendaraan, perlengkapan, amunisi serta makanan hasil rampasan dari musuh. Di latar belakang kita bisa melihat apa yang tampaknya adalah mobil komando Humber convertible, sementara lebih belakang lagi adalah truk ringan Bedford (dua-duanya adalah kendaraan buatan Inggris)


Sumber :
https://www.facebook.com/groups/1728158044141689/

Thursday, April 2, 2020

Erwin Rommel Menginspeksi 21. Panzer-Division

Acara inspeksi mesin-mesin perang milik 21. Panzer-Division oleh Generalfeldmarschall Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B). Acara ini diselenggarakan pada tanggal 30 Mei 1944 di Bois de Lébisey, Hérouville-Saint-Clair (6 km sebelah utara Caen), Normandia. Foto yang diambil oleh Kriegsberichter Hans Speck dari Propaganda-Kompanie 698 ini memperlihatkan saat sang Marsekal menginspeksi satuan Panzergrenadier yang dilengkapi dengan tiga buah "Selbstfahnafetten für 7,5cm, Pak 40 S 307 (f)", yang pada dasarnya adalah perpaduan sasis halftrack Somua MCG Prancis dengan meriam anti-tank Jerman kaliber 75mm. Memberi hormat militer di sebelah kiri adalah Leutnant Hans Höller, yang merupakan salah seorang Zugführer (Komandan Peleton) dari 8.Kompanie (schwere) / II.Bataillon / Panzergrenadier-Regiment 192, sementara perwira yang terlihat berjalan di belakang Rommel kemungkinan adalah Oberleutnant Braatz (Chef 8.Kompanie / II.Bataillon / Panzergrenadier-Regiment 192). Di latar belakang kita bisa melihat mobil truk GMC ACK 353 buatan Amerika Serikat. 21. Panzer-Division memang banyak dilengkapi oleh kendaraan-kendaraan perang sisa Angkatan Bersenjata Prancis yang dirampas oleh Jerman pada tahun 1940. Truk GMC tersebut bisa jadi adalah hasil pembelian dari Amerika di tahun 1930-40, yang kemudian berganti kepemilikan setelah pasukan Wehrmacht menguasai wilayah Prancis


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=47&t=73232&start=11130
http://sgmcaen.free.fr/agenda-rommel.htm

Monday, March 30, 2020

Feldwebel Bertl Cramer dari 4. Panzer-Division

Feldwebel Berthold "Bertl" Cramer (30 April 1917 - 22 Juli 1943) berpose di atas sebuah "Heckenspringer" yang dirampas dari tangan Rusia dalam Pertempuran Orel tahun 1942, sementara di belakangnya terparkir deretan Panzerkampfwagen III dari I.Abteilung / Panzer-Regiment 35 / 4.Panzer-Division. Cramer adalah fahrer (supir) panzer berpengalaman dari Meinrad von Lauchert serta Hans-Detloff von Cossel (keduanya adalah Ritterkreuzträger dari 4. Panzer-Division) yang telah terlibat dalam 125 operasi tank. Dalam Operasi Kutuzov di Kromy (Orel) bulan Juli 1943 dia kehilangan nyawanya bersama dengan Major Cossel dan Obergefreiter Nikolaus Schuster saat Panzerbefehlswagen III yang mereka tunggangi dilempari granat oleh tentara Rusia melalui lubang palka turet yang terbuka sekitar pukul 10:00 pagi. Jenazah ketiganya dikuburkan berdampingan tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat itu Cramer mempunyai seorang pacar dari Lüdenscheid yang sedang mengandung buang hatinya... Medali dan penghargaan yang diraihnya: Eisernes Kreuz II.Klasse dan I.Klasse serta Panzerkampfabzeichen in Silber


Sumber :
http://voncossel.blogspot.com/

Wednesday, January 30, 2019

Jenderal Hermann-Meyer Rabingen dan Mobil Amerikanya

   Generalleutnant Hermann-Meyer Rabingen berdiri di atas sebuah mobil staff Buick Special serie 60 (1938) model 66C Convertible Coupe empat penumpang buatan Amerika yang indah, dengan plat nomor WH (Wehrmacht Heer) 707165, sementara supirnya berpose di samping. Dalam kancah Perang Dunia II, Wehrmacht (Angkatan Bersenjata Nazi Jerman) menggunakan semua kendaraan yang tersedia, apapun jenisnya dan berasal dari mana, demi memenuhi kebutuhan mobil-mobil penumpang/staff mereka. Bisa dibilang bahwa semua mobil atau truk asal Amerika buatan tahun 1935-1941 dapat ditemukan dalam perbendaharaan kendaraan Wehrmacht, di wilayah manapun mereka berada. Untuk pemakaian di luar medan tempur, maka mobil-mobil tersebut biasanya tetap memakai warna cat asli mereka atau ditutup oleh warna militer yang tersedia, sementara untuk bannya sendiri - dimana kebanyakan mobil yang tergolong mewah/lux mempunyai pelk atau dop putih - umumnya kemudian ditimpah dengan warna apapun yang bisa digunakan atau tersedia pada saat itu.


Sumber :
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2014/11/foto-berwarna-mobil-wehrmacht.html