Showing posts with label Front Hungaria. Show all posts
Showing posts with label Front Hungaria. Show all posts

Monday, June 29, 2020

Otto Skorzeny di Budapest Hungaria

Dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer der Reserve Otto Skorzeny (Kommandeur SS-Jagdverband), SS-Hauptsturmführer der Reserve Adrian Baron von Foelkersam (Chef des Stabes SS-Jagdverband), dan SS-Untersturmführer der Reserve Gerhard Ostafel (Adjutant SS-Jagdverband). Foto hasil karya Kriegsberichter Faupel ini diambil di Budapest, Hungaria, pada tanggal 16 Oktober 1944 selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust, operasi militer untuk memastikan bahwa Hungaria tetap berada di pihak Jerman. Foelkersam adalah veteran unit sabotase Brandenburger yang kemudian bergabung dengan SS-Jagdverband dan menjadi kepala staff Skorzeny. Di hari itu pula, Skorzeny mendapatkan kenaikan pangkat dari SS-Sturmbannführer der Reserve menjadi SS-Obersturmbannführer der Reserve. BTW, mengenai orang ketiga dalam foto ini (paling kanan), versi lain menyebutkan bahwa dia adalah Walter Girg atau Werner Hunke, tapi yang paling kuat "hujjahnya" adalah Ostafel, karena dialah yang terus-menerus berada di sisi Skorzeny selama berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust. Hunke (Kepala Operasi SS-Jagdverband) memang ikut serta dalam operasi tersebut, tapi dia memimpin pasukan lain yang terpisah dari Skorzeny. Sementara itu, Girg malah lebih tidak mungkin lagi: dia sedang menjalani perawatan atas luka-luka yang dideritanya dalam pertempuran di bulan September sebelumnya, lalu beraksi di Rumania setelah sembuh, dan baru bergabung dengan Skorzeny di bulan Desember saat dimulainya Unternehmen Wacht am Rhein alias Ofensif Ardennes

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_101I-680-8283A-30A,_Budapest,_Otto_Skorzeny,_Adrian_v._F%C3%B6lkersam.jpg
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=38&t=150584&hilit=gerhard+ostafel

Thursday, May 7, 2020

Königstiger Menerobos Barikade di Budapest

Foto hasil jepretan Kriegsberichter Faupel ini memperlihatkan Panzerkampfwagen VI Ausf.B Tiger II (Sd.Kfz.182) "Königstiger" dengan turmnummer '200' yang sedang melewati barikade yang dipasang oleh pihak musuh di Bécsi kapu (Gerbang Wina), Kastil Buda. Foto ini sendiri diambil sewaktu berlangsungnya Unternehmen Panzerfaust di Budapest, Hungaria, pada tanggal 15 Oktober 1944. Orang dengan tanda 'X' yang nongkrong di atas tank milik schwere Panzer-Abteilung 503 tersebut adalah SS-Sturmbannführer der Reserve Otto Skorzeny (Kommandeur SS-Jagdverbände), sementara yang nongkrong di atas cupola adalah Hauptmann Wolfram von Eichel-Streiber (Chef 2.Kompanie / schwere Panzer-Abteilung 503). Selain itu, prajurit yang memakai FJ-helm di sebelah kanan adalah anggota dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600. Atas prestasinya dalam operasi militer untuk memastikan Hungaria tetap berpihak pada Jerman tersebut, Skorzeny dipromosikan menjadi SS-Obersturmbannführer der Reserve keesokan harinya





Sumber :
Foto koleksi Bundesarchiv Jerman
https://commons.wikimedia.org/wiki/Category:Schwere_Panzer-Abteilung_503
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=3231171070226824&set=gm.2986258281460187&type=3&theater&ifg=1

Sunday, January 26, 2020

Fritz Bayerlein dan Kurt Kauffmann

 Dari kiri ke kanan: Generalmajor Fritz Bayerlein (Kommandeur Panzer-Lehr-Division) bersama dengan Kepala Operasinya, Major im Generalstab Kurt Kauffmann, di Hungaria pada bulan April 1944. Tidak banyak yang tahu bahwa sang Divisionskommandeur Bayerlein - yang merupakan seorang pahlawan perang peraih medali Schwerter - adalah seorang "mischling" (mempunyai darah campuran Yahudi), dan dia juga adalah seorang biseksual alias depan bisa belakang bisa! Dua kondisi ini dapat dengan mudah membuatnya dipenjara, karena Nazi Jerman dikenal sangat benci Yahudi dan kaum homoseksual. Bayerlein sendiri hampir saja diberhentikan dari Angkatan Darat saat hasil Arierparagraph (Sertifikat Keturunan Arya) miliknya keluar pada tahun 1934. Tapi kemudian, kemungkinan karena dianggap sebagai seorang perwira bermasa depan cemerlang, status Yahudi Bayerlein sengaja tidak dipublikasikan oleh atasannya. Meskipun catatan kepolisian mengenaikecenderungan homoseksualnya telah ada dari tahun 1933 (dan diketahui pula oleh beberapa orang anakbuahnya), tapi informasi inipun sengaja tidak dikeluarkan untuk publik. bayerlein menjawab perlakuan istimewa tersebut dengan karya nyata di medan tempur, dimana dia menjadi kepercayaan "Si Rubah Gurun" Rommel di Afrika Utara, dan juga kemudian menjadi Komandan Divisi elit Panzer-Lehr serta XLVII. Panzerkorps


Sumber :
Buku "Lives of Hitler's Jewish Soldiers" karya Bryan Mark Rigg halaman 134