Showing posts with label Pertempuran Normandia. Show all posts
Showing posts with label Pertempuran Normandia. Show all posts

Wednesday, July 6, 2022

Fallschirmjäger Berdiskusi di Motor

 
Tiga orang prajurit Fallschirmjäger (pasukan parasut Jerman) berdiskusi serius sambil melihat peta. Motor di sebelah kiri (WL-398796) berasal dari jenis BMW, sementara di sebelah kanannya adalah sebuah DKW NZ 350. Foto ini diambil di Normandia, Prancis, bulan Juli 1944. Dalam Pertempuran Normandia melawan tentara Sekutu, pihak Jerman diperkuat oleh satuan Fallschirmjäger setingkat korps, yaitu II. Fallschirmkorps pimpinan General der Fallschirmtruppe Eugen Meindl. Korps Terjun Payung ini terdiri dari empat unit utama: 2. Fallschirmjäger-Division, 3. Fallschirmjäger-Division, 5. Fallschirmjäger-Division, dan Fallschirmjäger-Regiment 6. Dari semuanya, unit yang prestasinya paling maknyoss adalah Fallschirmjäger-Regiment 6 pimpinan Major Friedrich August Freiherr von der Heydte. Mereka bertempur mati-matian mempertahankan kota Carentan dari serbuan Sekutu, dan mendapat julukan "Singa-Singa dari Carentan" karena kegigihannya. Uniknya, lawan mereka adalah pasukan parasut juga, yaitu 101st Airborne Division dari Amerika Serikat, yang terkenal dengan "Easy Company"-nya dalam miniseri "Band of Brothers".

Sumber :
https://www.agefotostock.com/age/en/details-photo/motorcycle-riflemen-of-the-german-wehrmacht-are-pictured-on-duty-on-the-western-front-in-the-normandy-france-in-july-1944/PAH-31208273
https://www.alamyimages.fr/photo-image-riflemen-moto-de-la-wehrmacht-allemande-sont-illustres-en-service-sur-le-front-occidental-a-la-normandie-en-france-en-juillet-1944-photo-berliner-verlag-archiv-59299688.html

Thursday, June 25, 2020

Barkmann's Corner

  Pada tanggal 27 Juli 1944, SS-Unterscharführer Ernst Barkmann baru saja kembali dengan Panther-nya dari front. Dalam perjalanan dia dihentikan oleh barisan prajurit infanteri SS yang sedang bergerak mundur. Mereka melaporkan bahwa unit lapis baja Amerika sedang mendekat. Barkmann memutuskan untuk mengirimkan dua orang awaknya untuk memverifikasi kebenaran laporan tersebut. Tak lama kemudian mereka kembali dengan berita bahwa 15 tank Sherman ditambah dengan beberapa kendaraan perang lainnya sedang mendekat. Barkmann memutuskan untuk menghadapi mereka tanpa menunggu perintah terlebih dahulu meskipun tak ada Panther lain yang menemaninya. Dia menggerakkan panzernya ke sudut jalan di dekat Le Lorey (Normandia) yang dilindungi oleh kerimbunan pohon ek sambil menunggu kedatangan musuh. Ketika rombongan tank Amerika akhirnya datang, Panther Barkmann mulai menembak dan menghancurkan dua tank terdepan serta sebuah truk tangki BBM di belakangnya. Dua Shermann berusaha memutari rongsokan kendaraan perang yang terbakar yang menghalangi jalan. Meriam Barkmann menyalak kembali. Satu buah tank Shermann meledak, diikuti oleh satunya lagi. Sisa kendaraan perang lainnya buru-buru mundur dari neraka tersebut sambil memanggil bantuan udara sehingga Panther Barkmann mengalami kerusakan dan beberapa awaknya terluka. Dengan menggunakan unsur dadakan serta memanfaatkan kebisingan suara pesawat, dua tank Sherman berusaha menyelinap dan menyerang Panther yang "terluka tersebut". tapi kemudian malah mereka yang berbalik dihancurkan oleh Barkmann! Dia dan awaknya lalu buru-buru memperbaiki panzer mereka yang rusak dengan tak lupa meng-K.O. dua tank Sherman lainnya dalam proses tersebut ditambah dengan satu Sherman terakhir dalam perjalanan kembali ke markas. Supirnya mampu menggerakkan Panther mereka yang rusak ke tempat yang aman di desa Neufborg yang terdekat. Dalam pertempuran luar biasa yang terkenal dengan nama "Barkmann's Corner" (Sudut Barkmann) tersebut, sang jagoan panzer Jerman mampu menghancurkan tidak kurang dari sembilan tank Sherman dan beberapa kendaraan perang lainnya. Atas prestasinya itu Barkmann diganjar dengan medali militer tertinggi Jerman, Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes. Lukisan ini dibuat oleh David Pentland, dan karya-karya dia lainnya bisa dilihat DISINI

Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2010/07/koleksi-lukisan-perang-nazi-jerman.html

Sunday, April 26, 2020

Perwira Panzer-Lehr sedang Berunding

Pada hari senin tanggal 10 Juni 1944, unit Panzer-Aufklärungs-Lehr-Abteilung 130 (bagian dari Panzer-Lehr-Division) mendapat serangan dari Brigade Infanteri ke-56 Inggris di Ellon (Calvados / Normandia), yang merupakan sayap utara dari posisi pertahanan pasukan Jerman di wilayah tersebut. Karena terdesak hebat, PALA 130 buru-buru meminta bantuan pada pos komando Wehrmacht, yang segera mengirimkan tambahan Panzerjagdkommando (dalam bentuk Panzerzug dari 2.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 6) pada pukul 15:00. Satu jam kemudian peleton Panther tersebut tiba di sebelah barat sebuah rumah peternakan di Abbaye de Mondaye. Foto ini memperlihatkan seorang perwira (kemungkinan Oberleutnant Scharein yang merupakan Chef 3.Kompanie / Panzer-Aufklärungs-Lehr-Abteilung 130) yang sedang mengkoordinasikan serangan balasan terhadap pasukan Inggris dari titik keberangkatan di Pont-Herbert - bersama dengan para Zugführer (Komandan Peleton) dari kompinya. Panzerkampfwagen V Panther Ausf.A (dengan kubah Ausf.D) di latar belakang berasal dari 2./PR 6. Tank medium satu ini diberi nama "Christel" oleh para awaknya, sesuai dengan kebiasaan para panzermänner muda alay di saat itu yang sering menamakan tunggangan mereka dengan nama sang kekasih di kampung halaman! Dari para Zugführer (Komandan Peleton) yang ngumpul dalam foto ini, di sebelah kiri yang memakai feldmütze M43 adalah Leutnant Gerstmann, sementara di sebelah kanan yang berkacamata adalah Leutnant Gerstenmeier, yang sama-sama berasal dari Panzer-Aufklärungs-Lehr-Abteilung 130, batalyon pengintai/pelopor milik Divisi Panzer-Lehr.


Sumber :
Buku "The Panzers and the Battle of Normandy" karya Heimdal
Buku "The Western Front 1944: Memoirs of a Panzer Lehr Officer" karya Helmut Ritgen
https://beeldbankwo2.nl/nl/beelden/detail/b1de8708-0259-11e7-904b-d89d6717b464/media/e29ec8b9-9fc5-d535-ae6f-c240a36a554c?mode=detail&view=horizontal&rows=1&page=4&fq%5B%5D=search_s_keywords_poolparty:%22Duitse%20strijdkrachten%22&sort=random%7B1587810568208%7D%20asc&filterAction
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?t=93650

Thursday, April 23, 2020

Tertangkapnya Otto Elfeldt di Falaise

Dari kiri ke kanan: Oberstleutnant im Generalstab Friedrich Von Criegern (Chef des Generalstabes LXXXIV. Armeekorps), Generalleutnant Otto Elfeldt (Mit der Führung beauftragt LXXXIV. Armeekorps), dan Major im Generalstab Hasso Viebig (Ia Erster Generalstabsoffizier LXXXIV. Armeekorps). Ketiga perwira Wehrmacht ini baru saja ditangkap oleh pasukan Sekutu di Saint-Lambert-sur-Dive, Normandia, pada tanggal 20 Agustus 1944. Sambil menunggu evakuasi ke garis belakang, mereka ngobrol santai sambil ngudud rokok cap Siluman Tulen. Saat semua unit-unit Jerman yang masih mempunyai kekuatan tempur diperintahkan untuk keluar dari kepungan Sekutu di Kantong Falaise di malam tanggal 19-20 Agustus 1944, Jenderal Elfeldt dan Korps pimpinannya ditugaskan untuk berjaga dan melindungi usaha terobosan unit-unit Jerman yang dipecah menjadi beberapa Kampfgruppe (Grup Tempur) tersebut. Di awal pagi tanggal 20 Agustus, Elfeldt memimpin sebuah tim kecil dalam usahanya untuk mengitari kota Saint Lambert yang diduduki oleh musuh, tapi usahanya menemui kegagalan saat dia dikejutkan dan ditangkap oleh elemen-elemen dari Divisi Lapis Baja Polandia ke-1. Pada sore hari tanggal 21 Agustus 1944, kantong pengepungan di Falaise akhirnya tertutup rapat, dengan sekitar 50.000 orang prajurit Jerman yang terperangkap di dalamnya. Meskipun banyak pula yang berhasil lolos dari kepungan, tapi kerugian yang diderita oleh Hitler dalam peristiwa ini - baik dari segi sumber daya manusia maupun mesin perang - terhitung kolosal! Elfeldt sendiri kemudian menjadi tawanan Inggris dan dipenjarakan di Island Farm Special Camp 11 di Wales


Sumber :
https://www.gettyimages.com/detail/news-photo/photograph-of-lieutenant-general-otto-elfeldt-taken-news-photo/513686027
http://www.specialcamp11.co.uk/Generalleutnant%20Otto%20Elfeldt.htm

Tuesday, February 11, 2020

Ritterkreuzträger Gerd Bremer di Pos Komando

   Pada tanggal 6 Juni 1944 pasukan Sekutu melakukan pendaratan amfibi secara besar-besaran di pantai Normandia dalam apa yang dinamakan sebagai "D-Day" (Debarkation Day). SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 12, di bawah pimpinan SS-Sturmbannführer dan Ritterkreuzträger Gerhard "Gerd" Bremer, adalah salah satu dari elemen-elemen pertama milik 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" yang pertama kali mencapai front keesokan harinya (7 Juni 1944). Saat telah tiba di tempat tujuan, mereka bergerak lagi sejauh 13 km melintasi wilayah tak bertuan menuju posisi sayap kiri divisi dan disana mendirikan garis pertahanan untuk mencegah pasukan musuh yang menerobos masuk. Detasemen tersebut berkali-kali memukul mundur serangan Sekutu yang berlangsung dari tanggal 7 s/d 11 Juni 1944. Di hari terakhir, kendaraan komando Bremer dihantam bom sehingga tidak berfungsi, dan keesokan harinya dia sendiri terluka oleh pecahan peluru meriam. Meskipun mengalami luka-luka sebanyak dua kali, Bremer memutuskan untuk tetap bersama dengan Abteilung-nya sampai situasi telah terkendalikan kembali. Serangan pamungkas Sekutu dilancarkan pada tanggal 11 Juni 1944 saat 50th (Northumbrian) Infantry Division Inggris menyerang sektor pertahanan SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 12 dengan menggunakan satu batalyon infanteri yang dibantu oleh 84 tank. Serangan tersebut berhasil digagalkan kembali meskipun dengan susah payah, dan posisi sektor pertahanan tetap berada di tangan Bremer dkk. Tujuh tank Inggris dihancurkan sementara 250 prajuritnya menjadi korban. Foto ini diambil di periode 12-15 Juni 1944 di pos komando SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 12 di Cristot, dimana salah satu dari tujuh tank Sherman yang berhasil dirontokkan kemudian ditempatkan oleh SS-Hauptsturmführer Gerd von Reitzenstein (Chef 5.Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 12) dan SS-Untersturmführer Albert Wienecke (Chef 4.Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 12) di pos komando, sebagai tambahan perlindungan dari pecahan peluru meriam. Disini SS-Sturmbannführer Bremer (kanan) duduk bersama dengan ajudannya, SS-Obersturmführer Kurt Buchheim. Atas prestasinya dalam pertempuran di hari-hari pertama di Normandia (yang merupakan saat-saat paling kritis), terutama di pertempuran tanggal 11 Juni 1944, sang Abteilungskommandeur dianugerahi medali Deutsches Kreuz in Gold pada tanggal 30 Agustus 1944


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2011/10/foto-12-ss-panzer-division-hitlerjugend.html

Sunday, May 5, 2019

Kurt Meyer Memakai Kamuflase Telo-Mimetico

SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") dalam foto yang diambil di Normandia dan diambil pada tanggal 28 Juli 1944 seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Sturmbannführer Erich Olboeter (Kommandeur III.[gepanzerte]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26), yang dihadiri langsung oleh SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"). Dalam foto ini "Panzermeyer" memakai pakaian kamuflase Italia "Telo Mimetico M29". Pola Telo Mimetico ini patut mendapat perhatian karena dua hal: pertama, karena mulai diperkenalkan pada tahun 1929 maka dia tercatat dalam sejarah sebagai kamuflase pertama yang digunakan secara luas. Kedua, Karena rentang waktu penggunaannya dari tahun 1929 s/d 1992 maka dia menjadi pola kamuflase yang paling lama operasional! Digunakannya Telo Mimetico oleh tentara Third Reich bersamaan pula waktunya dengan pelucutan senjata tentara Italia tahun 1943. 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" dan 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" ikut berpartisipasi dalam proses pelucutan ini, dan karenanya tidak heran bila banyak anggota kedua divisi tank SS ini yang 'kedapatan' mengenakan Telo Mimetico, baik versi pertama maupun versi selanjutnya. Selain mereka, tercatat pula sebagai pengguna adalah 29.Waffen-Grenadier-Division der SS ("Italienische Nr.1"), unit-unit Wehrmacht yang beroperasi di Balkan dan Italia, serta beberapa sekutu Eropa Jerman


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/08/foto-kurt-panzermeyer-meyer.html
http://stabswache-de-euros.blogspot.com/search?updated-max=2018-10-10T19:07:00%2B02:00&max-results=1&start=2&by-date=false

Tuesday, February 5, 2019

Perwira Feld-Division Luftwaffe asal Heer

Foto ini diambil pada tanggal 28 Agustus 1944 di Prancis Utara oleh Kriegsberichter Bernhard Kurth dari PK (Propaganda-Kompanie) 698, dan memperlihatkan seorang perwira Heer yang bertugas di Feld-Division Luftwaffe (kemungkinan besar 19. Feld-Division [L]). Dia mengenakan Jaket Luftwaffe-Splittermuster dengan lambang elang Luftwaffe di bagian dada (sementara seragamnya sendiri masih versi Heer), yang dipadukan dengan stahlhelm bertekstur cat kasar. Ketika unit-unit darat Luftwaffe (Angkatan Udara) dimasukkan ke dalam kendali Heer (Angkatan Darat) di bulan November 1943 dan dinamai ulang menjadi Feld-Division (L), sebagian dari perwira-perwira Heer ikut pula ditugaskan untuk melatih dan memimpin unit-unit baru ini. Karenanya, tidak heran jika seragam Heer ikut-ikutan diadopsi oleh divisi darat Luftwaffe, meskipun pasokannya seringkali terlambat sehingga membuat pemakaiannya bercampur dengan fliegerbluse standar Luftwaffe (banyak bukti foto untuk menguatkan hal ini). Sesuai peraturan, resimen-resimen Jäger dari Feld-Division (L) mengenakan warna waffenfarbe hijau, seperti halnya di unit Heer, sementara banyak pula dari mereka yang lebih memilih untuk menggunakan bahan kamuflase Telo Mimetico sisa pasukan Italia sebagai pakaian sehari-hari, karena dianggap lebih efektif dalam menyamarkan diri dan lebih enak dipakai dibandingkan dengan produksi Jerman. Semua hal ini menyebabkan tidak adanya patokan baku mengenai seragam Divisi Darat Luftwaffe, karena begitu banyaknya variasi dan modifikasi lapangan yang terjadi.



Source :
https://www.bild.bundesarchiv.de/archives/barchpic/search/_1549362310/?search%5Bform%5D%5BSIGNATUR%5D=Bild+101I-301-1952-13
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_101I-301-1952-13,_Nordfrankreich,_Soldat_mit_Karte.jpg

Saturday, April 7, 2018

Sd.Kfz.231 milik Divisi Hitlerjugend di Reruntuhan Caen

Sebuah kendaraan lapis baja Sd.Kfz. 231 milik 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" difoto  dengan puing-puing Caen (Normandia/Prancis) berada di sekelilingnya, bulan Juli 1944. Di latar belakang kita bisa melihat sisa-sisa dari Gereja Saint-Pierre. Kota Caen dihancurkan sehingga hampir tak berbentuk oleh pemboman terus-menerus pihak Sekutu, setelah mereka mendapat kesulitan untuk merebutnya lewat jalur darat. Ironisnya, pemboman tersebut ternyata hanya sia-sia belaka, karena posisi pasukan Jerman sendiri hampir tak tersentuh di perbatasan utara kota!. Dalam upaya melancarkan gerak majunya, pihak Sekutu melancarkan strategi pemboman masif di kota-kota yang terletak di Normandia dan Prancis utara, dimana puluhan ribu warga sipil tak berdosa lah yang menjadi korbannya



Sumber :
https://menofwehrmacht.blogspot.co.id/2018/04/armored-vehicle-of-hitlerjugend.html