Showing posts with label Upacara Medali. Show all posts
Showing posts with label Upacara Medali. Show all posts

Sunday, January 1, 2023

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Alfred-Hermann Reinhardt

Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberstleutnant Alfred-Hermann Reinhardt (Kommandeur Infanterie-Regiment 421 / 125.Infanterie-Division). Sebagai pengalung medali di leher Reinhardt adalah Generalmajor Wilhelm "Willi" Schneckenburger (Kommandeur 125. Infanterie-Division). Reinhardt menerima medali bergengsi tersebut pada tanggal 4 Desember 1941, sebagai penghargaan atas pencapaian resimen yang dipimpinnya dalam operasi pengepungan pasukan Soviet di Kiev. Melalui penguasaan wilayah Tarasovka yang strategis pada tanggal 20 September 1941, pihak Jerman mampu mencegah ratusan ribu Tentara Merah yang berusaha kabur dari Kantong Kiev yang terkepung. Berkali-kali pihak musuh berusaha menerobos keluar melalui jalan satu-satunya yang masih terbuka, dan berkali-kali pula usaha mereka digagalkan oleh aksi heroik Letkol Reinhardt dan anakbuahnya. Pada akhirnya, 452.700 pasukan Rusia yang terkepung menjadi tawanan perang pihak Jerman, ditambah lagi dengan 43 divisi yang musnah, 2.600 meriam artileri yang menjadi rampasan perang, sementara hanya 15.000 orang yang berhasil meloloskan diri keluar dari kepungan! Pertempuran Kiev (7 Juli - 26 September 1941) sendiri tercatat sebagai pengepungan terbesar dalam sejarah.

Sumber :
Foto koleksi pribadi Jim Haley
https://en.wikipedia.org/wiki/Battle_of_Kiev_(1941)
http://ritterkreuztraeger.blogspot.com/2023/01/ritterkreuz-award-ceremony-for-alfred.html
https://www.tracesofwar.com/persons/16456/Reinhardt-Alfred-Hermann.htm

Sunday, June 5, 2022

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Hubert-Erwin Meierdrees

 

 
ECPAD archives (DAT 1154 L02)

SS-Obersturmführer Hubert-Erwin Meierdrees / Meierdress (Führer Sturmgeschütz-Batterie / SS-Totenkopf-Artillerie-Regiment / SS-Division 'Totenkopf') terluka berat dalam pertempuran sengit melawan pasukan penyerbu Rusia di Kantong Demyansk, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit terdekat. Disana, saat sedang dalam masa pemulihan, dia mendapat kejutan tak terduga ketika dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 13 Maret 1942. Rekomendasi pemberian medali tersebut oleh Divisionskommandeur Theodor Eicke berbunyi sebagai berikut: "Meierdrees menjadi bagian dari Kampfgruppe (Grup Tempur) Bochmann saat tentara Rusia berhasil menembus garis pertahanan unit tetangga dari Heer (Angkatan Darat) yang terletak di selatan Staraya Russa, awal bulan Januari 1942. Untuk mengantisipasinya, Meierdrees menempatkan StuG-StuG-nya di arah tenggara dan timur-laut kota tersebut. Dari sana dia berkali-kali melakukan serangan balik yang membuat tentara musuh menderita banyak korban sehingga mengendurkan tekanan mereka terhadap unit Heer yang terjepit. Setelah Komandan Kampfgruppe Georg Bochmann terluka dalam pertempuran, SS-Obersturmführer Meierdrees menggantikan peranannya dan memimpin sisa-sisa anakbuahnya dalam pertempuran bertahan penuh determinasi di desa Biakova (terletak di jalan antara Staraya Russa dan Demyansk). Sejak akhir bulan Januari, Meierdrees telah mampu mempertahankan desa ini secara heroik dari berkali-kali serangan musuh yang berkekuatan jauh lebih besar, yang mengepung dari segala penjuru. Saat pihak Rusia - yang dilengkapi dengan pasukan tank dan dukungan udara - terlihat hampir berhasil menerobos garis pertahanan di satu titik, mereka selalu dipukul mundur oleh serangan balik yang berani dan cerdik, yang dipimpin langsung oleh SS-Obersturmführer Meierdrees. Pasukan Jerman di Biakova mampu bertahan selama ini adalah semata-mata berkat kepemimpinan yang luar biasa dan pantang menyerah dari komandan mereka yang heroik. Mempertahankan desa tersebut amatlah penting bagi keselamatan Benteng Demyansk, karena apabila Biakova berhasil direbut oleh musuh, maka mereka tinggal selangkah lagi bersatu dengan pasukan musuh lain yang menyerbu di selatan dari arah Gortschizy. Karenanya, saya merekomendasikan agar SS-Obersturmführer Meierdrees dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes sebagai sebuah penghargaan atas perjuangan heroiknya serta kesuksesan-kesuksesan yang telah dia raih selama ini."


 
ECPAD archives (DAT 1154 L01)


Sumber :
https://imagesdefense.gouv.fr/fr/
https://www.tracesofwar.com/persons/21806/Meierdrees-Hubert-Erwin-aka-Meierdress.htm

Friday, May 27, 2022

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz JG 52


Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang pilot berprestasi Luftwaffe dari 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 52 (JG 52), yang diselenggarakan pada tanggal 1 Juli 1942 di Belyj-Kolodes (Ukraina), yang terletak di dekat Kharkov. Kedua pilot tersebut berdiri menghadap kamera di sebelah kanan, dan mendengarkan dengan serius saat General der Flieger Curt Pflugbeil (Kommandierender General IV. Fliegerkorps) sedang berpidato. Mereka adalah, dari kiri ke kanan: Feldwebel Alfred Grislawski dan Feldwebel Karl Steffen. Grislawski mendapatkan Ritterkreuz setelah mencatatkan 43 kemenangan udara terkonfirmasi, sementara Steffen setelah 44 kemenangan. Berdiri membelakangi kamera sambil membawa tas di belakang Pflugbeil adalah Oberleutnant der Reserve Hermann Graf (Staffelkapitän 9./JG 52), yang juga merupakan jagoan udara terkemuka Luftwaffe. Kepemimpinan Graf sebagai seorang Staffelkapitän begitu menonjol, sehingga beberapa orang anakbuahnya kemudian mengikuti jejaknya sebagai jagoan udara dan Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz). Selain dari Grislawski (total 133 kemenangan) dan Steffen (59 kemenangan), juga terdapat Ernst Süss (68 kemenangan), Leopold Steinbatz (99 kemenangan), dan Heinrich Füllgrabe (67 kemenangan). BTW, di latar belakang terlihat pesawat-pesawat transport dari jenis Junkers Ju 52 "Tante Ju" dan Fieseler Fi 156 "Storch".

Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2013/07/album-foto-jagdgeschwader-52-jg-52.html

Thursday, March 3, 2022

Upacara Penganugerahan Medali untuk KG 53

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang pilot jempolan dari I.Gruppe / Kampfgeschwader 53 (KG 53) "Legion Condor", yang diselenggarakan pada tanggal 29 Februari 1944 di Front Timur. Berdiri paling tengah adalah Oberstleutnant Fritz Pockrandt (Geschwaderkommodore Kampfgeschwader 53). Dia diapit oleh Major Karl Rauer (Gruppenkommandeur I.Gruppe / Kampfgeschwader 53) di sebelah kiri, dan Oberleutnant Kurt Unruh (Flugzeugführer di 2.Staffel / I.Gruppe / Kampfgeschwader 53) di kanannya. Rauer mendapatkan Ritterkreuz sebagai penghargaan atas kepemimpinannya sebagai komandan unit pembom Luftwaffe dan juga kesuksesan pribadinya sebagai seorang pilot bomber. Dalam kancah peperangan di Front Timur dia tercatat telah menghancurkan aset-aset berharga Soviet sebagai berikut: satu gudang amunisi, tujuh depot bahan bakar, dua jembatan kereta api, lima posisi meriam anti pesawat udara, 30 tank, dan 17 pesawat yang sedang terparkir di darat! Sementara itu, Unruh mendapatkan Ritterkreuz bersamaan dengan pemindahannya ke unit pelatihan Luftwaffe di garis belakang, tak lama setelah dia menyelesaikan "feindflug" (misi tempur) yang ke-392 sebagai seorang pilot bomber di Front Timur. BTW, berdiri paling kanan adalah Oberleutnant Wolfgang Lührs (Staffelkapitän 2.Staffel / I.Gruppe / Kampfgeschwader 53), yang nantinya juga mendapatkan medali bergengsi yang sama pada tanggal 24 Oktober 1944.

Source :
http://ritterkreuztraeger.blogspot.com/2022/02/award-ceremony-for-kg-53-legion-condor.html

Sunday, September 20, 2020

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Michael Fischer

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Oberleutnant d.R. Michael Fischer, yang diselenggarakan pada bulan April 1943. Ikut hadir dalam acara itu para Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz) dari Flaktruppen (Pasukan Senjata Anti Pesawat Udara). Dari kiri ke kanan: Wachtmeister Otto Gemünden (Geschützführer di 1.Batterie / I.Abteilung / Flak-Regiment 49 / Flak-Regiment 37. Ritterkreuz tanggal 12 Oktober 1942), Oberleutnant der Reserve Michael Fischer (Batteriechef di I.Abteilung / Flak-Regiment 14 [motorisiert]. Ritterkreuz tanggal 8 April 1943), Hauptmann Walter Hartig (Chef 3.Batterie / leichte Flak-Abteilung 91 [motorisiert]. Ritterkreuz tanggal 4 Februari 1942), serta Oberleutnant Max Wippermann (Chef 7.Batterie / II.Abteilung / Flak-Regiment 4. Ritterkreuz tanggal 16 November 1942).



Sumber : 

https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?p=2135110#p2135110

https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=29879&start=16200

Monday, July 27, 2020

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Panzergraf

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Major der Reserve Hyazinth Graf Strachwitz von Gross-Zauche und Camminetz (Kommandeur I.Abteilung / Panzer-Regiment 2 / 16.Panzer-Division), yang disematkan oleh Generalmajor Hans-Valentin Hube (Kommandeur 16. Panzer-Division). Sang "Panzergraf" mendapatkan medali keberanian bergengsi tersebut pada tanggal 25 Agustus 1941 di Front Timur, sebagai penghargaan atas kepemimpinannya dalam pertempuran melawan Tentara Merah pada tanggal 2-3 Agustus sebelumnya. Sebagai bagian dari Kampfgruppe Wagner, Panzergraf mempunyai peran yang menentukan dalam upaya penguasaan pasukan Jerman atas kota Pervomaisk di Ukraina, yang merupakan lokasi pertemuan strategis antara berbagai jalan utama di sekitarnya. Batalyon panzer pimpinan Strachwitz melakukan serbuan dari arah utara, yang kemudian berhasil memporakporandakan pertahanan pasukan Rusia dan memudahkan pihak Jerman dalam menduduki kota tersebut. Dalam foto ini, kita bisa melihat bahwa Jenderal Hube hanya menggunakan lengan kanannya saat mengalungkan medali sehingga harus dibantu oleh ajudannya. Ini karena dia hanya mempunyai satu lengan, sementara lengan lainnya telah buntung dari sejak era Perang Dunia Pertama sehingga harus digantikan oleh lengan buatan. Uniknya, Strachwitz dan Hube kelak menjadi dua dari hanya 27 orang di seantero Wehrmacht dan SS yang mendapatkan medali tingkat keempat dari Ritterkreuz, yaitu Brillanten! Strachwitz mendapatkannya pada tanggal 15 April 1944, sementara Hube mendapatkannya lima hari kemudian, tanggal 20 April 1944.




Dari kiri ke kanan: Generalmajor Hans-Valentin Hube (Kommandeur 16. Panzer-Division dan Oberstleutnant Rudolf Sieckenius (Kommandeur Panzer-Regiment 2 / 16.Panzer-Division) dalam upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Major der Reserve Hyazinth Graf Strachwitz von Gross-Zauche und Camminetz (Kommandeur I.Abteilung / Panzer-Regiment 2 / 16.Panzer-Division), yang diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 1941. Hube sebelumnya telah mendapatkan medali yang sama pada tanggal 1 Agustus 1941, sementara Sieckenius mendapatkannya beberapa minggu kemudian setelah foto ini diambil, tepatnya pada tanggal 17 September 1941.




Sumber :
https://crainsmilitaria.com/index.php?route=product/category&path=59_89
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?p=2253827#p2253827

Sunday, May 3, 2020

Gerhard Willing Mengenakan Ritterkreuz Imitasi

Pada tanggal 7 Maret 1943, Major Gerhard Willing (Kommandeur III.Abteilung / Panzer-Regiment 33 / 9.Panzer-Division) mendapat kabar melalui Funkspruch (berita radio) bahwa dia telah dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes oleh Führer und Oberste Befehlshaber der Wehrmacht Adolf Hitler, dengan dokumen serta medalinya menyusul dikirim kemudian melalui kurir. Para kawan satu unitnya kemudian berinisiatif untuk membikinkan medali sementara bagi sang Abteilungskommandeur, yang aslinya adalah medali Eisernes Kreuz II.Klasse - yang berukuran sedikit lebih kecil - yang ditambahkan pita lalu digantungkan di leher! Foto ini memperlihatkan Major Willing (28 November 1910 - 29 Oktober 1943) yang tersenyum bahagia meskipun hanya mengenakan medali imitasi, sementara rekan seperjuangannya malah memilih untuk molor di latar belakang! Willing sendiri adalah veteran Perang Saudara Spanyol (1936-1939) yang kemudian malang-melintang di berbagai front dalam Perang Dunia II (1939-1945). Dia hanya beberapa bulan saja menikmati status bergengsi sebagai seorang pahlawan Jerman dan Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz), karena pada akhir bulan Oktober 1943 dia terbunuh dalam pertempuran melawan pasukan Rusia di Krivoy Rog, Ukraina. Pada saat itu Willing sudah dipindahkan dari Panzer-Regiment 33 untuk menjadi Komandan schwere Panzer-Abteilung 506. Medali dan penghargaan lain yang diterimanya: Wehrmacht-Dienstauszeichnung IV.Klasse; Cruz de Guerra; Medalla de la Campaña de España 1936-1939; Panzertruppenabzeichen der Legion Condor; Spanienkreuz in Gold mit Schwertern (6 Juni 1939); Eisernes Kreuz II.Klasse (15 Oktober 1941) und I.Klasse (30 November 1941); Panzerkampfabzeichen in Silber (12 November 1941); Medaille Winterschlacht im Osten 1941/42 (1 Agustus 1942); Anerkennungsurkunde des Oberbefehlshabers des Heeres (5 Oktober 1942); serta Deutsches Kreuz in Gold (26 Juni 1942)


Sumber :
https://www.facebook.com/groups/152986901863424/

Tuesday, April 14, 2020

Jagoan U-Boat Jerman di Führerhauptquartier

Dari kiri ke kanan: Korvettenkapitän Erich Topp (Kommandant U-552), Korvettenkapitän Reinhard "Teddy" Suhren (Kommandant U-564), Korvettenkapitän Wolfgang Lüth (Kommandant U-181), Konteradmiral Hans-Erich Voss (Ständiger Vertreter des Oberbefehlshabers der Kriegsmarine in das Führerhauptquartier), Korvettenkapitän Robert Gysae (Kommandant U-177), serta Konteradmiral Karl-Jesko von Puttkamer (Marine-Adjutant der "Adjutantur der Wehrmacht beim Führer und Oberster Befehlshaber der Wehrmacht"). Foto ini diambil pada tanggal 25 Oktober 1943 di Führerhauptquartier Wolfsschanze, Rastenburg, Prusia Timur. Berdasarkan keterangan dari suratkabar 'Bremer Nachrichten', di hari itu, Korvettenkapitän Lüth mendapatkan medali Schwerter dan Brillanten untuk Ritterkreuz-nya dari tangan Hitler langsung - perhatikan bahwa dia membawa dua kotak medali di lengannya - sekaligus dengan "Grosse Urkunden" (Dokumen Besar) pelengkap. Selain Lüth, tiga perwira Kriegsmarine lain - yang juga sama-sama adalah jagoan U-boat - juga mendapatkan medali dari Hitler, meskipun lebih rendah tingkatannya: Topp dan Suhren mendapatkan "Schwertern Grosse Urkunde" (Dokumen Besar Schwerter), sementara Gysae mendapatkan medali Eichenlaub bersama dengan Urkunde-nya. Mereka telah menerima medali yang dinantikan dari tangan sang Führer, dan kini sedang menuju ke bangunan lain di Führerhauptquartier Wolfsschanze untuk mengambil dokumen pelengkapnya


Source :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=46430&p=1360926&hilit=suhren#p1360926

Thursday, April 2, 2020

Prajurit Afrikakorps Jerman

Seorang prajurit DAK (Deutsches Afrikakorps) berpangkat Gefreiter (Kopral), yang baru saja dianugerahi medali Eisernes Kreuz II.Klasse, berpose di depan kamera untuk kepentingan sampul majalah Ikan Lou-Han. Cambang telah mulai "menghiasi" wajahnya, yang menunjukkan bahwa dia telah berada di front depan pertempuran selama beberapa waktu. Sebagai pakaian dalam, dia mengenakan sweater wol M1936 Prancis berwarna coklat tua. Di kepalanya dia memakai tropenmütze (topi tropis) M40, yang telah dipasangi Staubschutzbrille (kacamata pelindung debu seluloid). Uniknya, di bagian samping topinya disematkan lencana Royal Artillery Inggris hasil rampasan. Dua baris pita medali di atas sakunya memperlihatkan, dari kiri ke kanan, Wehrmacht-Dienstauszeichnung dan Kriegsverdienstkreuz II.Klasse. Terakhir, tali yang melintang dari saku ke bagian dalam kancing adalah peluit yang biasa digunakan oleh seorang kepala regu Wehrmacht.


Sumber :
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=130609915195883&set=p.130609915195883&type=3&theater

Sunday, March 22, 2020

Penganugerahan Ritterkreuz untuk Karl Jörß

 Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Bootsmannsmaat und Bord-Flakführer Karl Jörß (Marine-Bordflakabteilung Mittelmeer), yang berlangsung pada tanggal 17 Februari 1943. Cuplikan dari artikel media Jerman tertanggal 22 Februari 1943 menerangkan alasan pemberian Ritterkreuz untuk jagoan Flak Kriegsmarine ini: "Satuan anti pesawat udara Angkatan Laut Jerman di Perairan Mediterania - yang ditempatkan di kapal-kapal transport - sejauh ini telah berhasil menembak jatuh 76 pesawat udara Sekutu. Tugas yang dibebankan kepada para awak Flak ini seringkali membutuhkan pengambilan keputusan yang cepat dan keteguhan untuk melaksanakannya, demi untuk mengkonsentrasikan tembakan pada pesawat-pesawat musuh yang menyerang kapal-kapal dagang beserta bawaannya yang berharga. Dalam situasi seperti ini, bahkan waktu beberapa menit pun bisa begitu menentukan, dan kesuksesan pertahanan di dalamnya sangat tergantung pada kemampuan komandan satuan anti pesawat kapal tersebut serta senjata-senjata yang berada di bawah kendalinya. Dalam pertempuran mempertahankan diri menghadapi begitu banyak serangan udara yang datang, Karl Jörß telah membuktikan kapasitasnya yang luar biasa sebagai seorang pemberani bertangan dingin dan penuh kehati-hatian. Dedikasinya pada tugas yang tak tertandingi juga memberi inspirasi pada para anakbuahnya dalam meraih prestasi yang tidak main-main. Melalui pengendalian tembakan tingkat tinggi, dia berhasil mematahkan setiap serangan udara yang mengarah pada kapalnya dengan menembak jatuh 12 pesawat musuh, dan dengan begitu telah berjasa dalam menyelamatkan barang bawaan yang berharga. Lebih luar biasa lagi, prestasi yang diraih oleh Bootsmannsmaat Jörß dibukukannya di Perairan Mediterania yang terkenal mempunyai medan yang sangat sulit. Dia mendapatkan kehormatan sebagai bintara pertama di seantero Kriegsmarine yang mendapatkan medali setinggi Ritterkreuz."






Sumber :
http://histomil.com/viewtopic.php?f=4&t=13568&start=50

Penganugerahan DKiG untuk Karl rettlinger

 Foto ini diambil pada tanggal 28 Maret 1943 di Kharkov, dan memperlihatkan upacara penganugerahan medali Deutsches Kreuz in Gold untuk SS-Obersturmführer Karl Rettlinger (Chef 3.Batterie / SS-Sturmgeschütz-Abteiluing 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Yang menyematkan medali adalah SS-Obersturmbannführer Georg Schönberger (Kommandeur SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"), sementara yang memperhatikan di latar belakang adalah SS-Sturmbannführer Max Wünsche (Kommandeur I.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / SS-Panzergrenadier-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler"). Dalam foto ini, Schönberger dan Wünsche sama-sama mengenakan topi lapangan (feldmütze) M38 yang biasanya dipakai oleh pasukan panzer Heer. Kurang dari satu tahun setelah foto ini diambil - tepatnya pada tanggal 20 Desember 1943 - Rettlinger mendapatkan medali yang lebih bergengsi untuk koleksi keluarganya di rumah: Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, yang didapatkannya setelah kompi Sturmgeschütz ke-3 pimpinannya menghancurkan 65 tank serta 124 senjata anti-tank Soviet dalam Pertempuran Kursk!


Sumber :
https://www.no457.com/forums/viewtopic.php?t=564&start=10

Tuesday, October 22, 2019

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Pilot JG 52

 Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk dua orang pilot berprestasi Luftwaffe dari 9.Staffel / III.Gruppe / Jagdgeschwader 52 (JG 52), yang diselenggarakan pada tanggal 1 Juli 1942 di Belyj-Kolodes (Ukraina), yang terletak di dekat Kharkov. Kedua pilot tersebut berdiri menghadap kamera di sebelah kanan, dan mendengarkan dengan serius saat General der Flieger Curt Pflugbeil (Kommandierender General IV. Fliegerkorps) sedang berpidato. Mereka adalah, dari kiri ke kanan: Feldwebel Alfred Grislawski dan Feldwebel Karl Steffen. Grislawski mendapatkan Ritterkreuz setelah mencatatkan 43 kemenangan udara terkonfirmasi, sementara Steffen setelah 44 kemenangan. Berdiri membelakangi kamera sambil membawa tas di belakang Pflugbeil adalah Oberleutnant der Reserve Hermann Graf (Staffelkapitän 9./JG 52), yang juga merupakan jagoan udara terkemuka Luftwaffe. Kepemimpinan Graf sebagai seorang Staffelkapitän begitu menonjol, sehingga beberapa orang anakbuahnya kemudian mengikuti jejaknya sebagai jagoan udara dan Ritterkreuzträger (peraih Ritterkreuz). Selain dari Grislawski (total 133 kemenangan) dan Steffen (59 kemenangan), juga terdapat Ernst Süss (68 kemenangan), Leopold Steinbatz (99 kemenangan), dan Heinrich Füllgrabe (67 kemenangan). BTW, di latar belakang terlihat pesawat-pesawat transport dari jenis Junkers Ju 52 "Tante Ju" dan Fieseler Fi 156 "Storch"


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=29879&start=17085

Sunday, August 25, 2019

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Jagoan Panzer Siegfried Freyer


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk jagoan panzer Wachtmeister Siegfried Freyer (Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division), yang diselenggarakan pada awal bulan Agustus 1942 - saat berlangsungnya jeda pertempuran - di markas Panzer-Regiment 24 di Front Timur. Freyer mendapatkan medali keberanian bergengsi tersebut setelah pada tanggal 7 Juli 1942 di Voronezh - dengan menggunakan Panzerkampfwagen IV Ausf.F2 (turmnummer "434") - menghancurkan delapan tank T-34 dan tiga T-60 Soviet hanya dalam setengah jam pertempuran! Tindakannya menghindarkan resimennya dari kepungan brigade lapis baja musuh yang berkekuatan 30 tank. Tentu saja tindakan heroik seperti ini pantas diganjar dengan combro. Pada tanggal 19 Juli 1942 divisi Freyer mengirimkan permohonan penganugerahan Ritterkreuz untuk salah seorang komandan panzernya yang gagah berani tersebut. Permohonannya kemudian diterima oleh OKW (Oberkommando der Wehrmacht), dan Freyer secara resmi mendapatkan Ritterkreuz pada tanggal 23 Juli 1942, dengan Vorläufiges Besitzzeugnis (Dokumen/Sertifikat Pendahulu) diterima oleh 2. Armee sehari kemudian (24 Juli). Foto ini memperlihatkan saat Oberst Gustav-Adolf Riebel (Kommandeur Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division) mengalungkan Ritterkreuz di leher Freyer.


 Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk jagoan panzer Wachtmeister Siegfried Freyer (Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division), yang diselenggarakan pada awal bulan Agustus 1942 - saat berlangsungnya jeda pertempuran - di markas Panzer-Regiment 24 di Front Timur. Dari kiri ke kanan: Freyer, tiga orang awaknya: Ladeschütze Gefreiter Arnold Groll (kelahiran 13 Juni 1921 di Oberhausen), Richtschütze Unteroffizier Alfons Fischer (kelahiran 24 Desember 1915 di Reichenberg), serta Funker Gefreiter Heinrich Müller (kelahiran 24 Mei 1921 di Kätalingen; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad). Satu lagi awak Freyer - Fahrer Unteroffizier Wilhelm Schmidt (kelahiran 13 Juni 1915 di Riedermähren; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad) - tidak ikut hadir dalam upacara ini karena masih dirawat di rumah sakit setelah terluka parah dalam pertempuran di Voronezh.Paling kanan menghadap Freyer adalah Oberst Gustav-Adolf Riebel (Kommandeur Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division).


Upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk jagoan panzer Wachtmeister Siegfried Freyer (Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division), yang diselenggarakan pada awal bulan Agustus 1942 - saat berlangsungnya jeda pertempuran - di markas Panzer-Regiment 24 di Front Timur. Dari kiri ke kanan: Major Hild-Wilfried von Winterfeld (Kommandeur I.Abteilung / Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division), Freyer, tiga orang awaknya: Ladeschütze Gefreiter Arnold Groll (kelahiran 13 Juni 1921 di Oberhausen), Richtschütze Unteroffizier Alfons Fischer (kelahiran 24 Desember 1915 di Reichenberg), serta Funker Gefreiter Heinrich Müller (kelahiran 24 Mei 1921 di Kätalingen; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad). Satu lagi awak Freyer - Fahrer Unteroffizier Wilhelm Schmidt (kelahiran 13 Juni 1915 di Riedermähren; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad) - tidak ikut hadir dalam upacara ini karena masih dirawat di rumah sakit setelah terluka parah dalam pertempuran di Voronezh.


Komandan sekaligus jagoan panzer Wachtmeister Siegfried Freyer (Zugführer di 4.Kompanie / I.Abteilung / Panzer-Regiment 24 / 24.Panzer-Division) berfoto bersama dengan keempat orang awaknya dan tunggangan mereka: Panzerkampfwagen IV Ausf.F2 (turmnummer "434"), musim panas tahun 1942. Sebelah kiri Freyer adalah Richtschütze Unteroffizier Alfons Fischer (kelahiran 24 Desember 1915 di Reichenberg), sementara di sebelah kanannya adalah Ladeschütze Gefreiter Arnold Groll (kelahiran 13 Juni 1921 di Oberhausen); Sebelah kiri meriam KwK 40 L/43 adalah Funker Gefreiter Heinrich Müller (kelahiran 24 Mei 1921 di Kätalingen; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad), sementara di sebelah kanannya adalah Fahrer Unteroffizier Wilhelm Schmidt (kelahiran 13 Juni 1915 di Riedermähren; terbunuh bulan Januari 1943 dalam Pertempuran Stalingrad). Dalam pertempuran sengit melawan Tentara Merah di Voronezh pada tanggal 7 Juli 1942, Freyer dan awaknya menghancurkan delapan tank T-34 dan tiga T-60 Soviet hanya dalam setengah jam pertempuran! Tindakannya menghindarkan resimennya dari kepungan brigade lapis baja musuh yang berkekuatan 30 tank. Tentu saja tindakan heroik seperti ini pantas diganjar dengan combro. Pada tanggal 19 Juli 1942 divisi Freyer mengirimkan permohonan penganugerahan Ritterkreuz untuk salah seorang komandan panzernya yang gagah berani tersebut. Permohonannya kemudian diterima oleh OKW (Oberkommando der Wehrmacht), dan Freyer secara resmi mendapatkan Ritterkreuz pada tanggal 23 Juli 1942, dengan Vorläufiges Besitzzeugnis (Dokumen/Sertifikat Pendahulu) diterima oleh 2. Armee sehari kemudian (24 Juli)


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2011/06/album-foto-24panzer-division.html
https://de.metapedia.org/wiki/Freyer,_Siegfried

Friday, May 3, 2019

Karl Brommann dan Awak Königstiger-nya

Upacara penganugerahan medali Eisernes Kreuz II.Klasse untuk para anggota schwere SS-Panzer-Abteilung 503, yang diselenggarakan pada awal tahun 1945. Dari kiri ke kanan: SS-Untersturmführer Adolf Grimminger (Ordonnanzoffizier schwere SS-Panzer-Abteilung 503), SS-Unterscharführer Emil Reichel (Richtschütze), SS-Oberscharfürer Brede (Halbzugführer), SS-Unterscharführer Böde (I-Staffel), SS-Unterscharführer Bier (Funker), SS-Sturmbannführer Friedrich "Fritz" Herzig (Kommandeur schwere SS-Panzer-Abteilung 503), dan SS-Untersturmführer Karl Brommann (Führer 1.Kompanie / schwere SS-Panzer-Abteilung 503). Di atas Panzerkampfwagen VI Tiger II "Königstiger" nongkrong SS-Unterscharführer Menke (Fahrer). Disini terlihat bahwa yang mendapat medali di hari itu adalah Brede, Böde dan Bier, dimana dua yang terakhir telah memegang urkunde (sertifikat) penganugerahannya. Yang paling "mengerikan" prestasinya dari para veteran tank ini adalah SS-Untersturmführer Brommann (yang diperban kepalanya), dimana hanya dalam waktu 10 minggu pertempuran di wilayah Danzig-Sopot (2 Februari s/d 26 Maret 1945), dia dan empat orang awak Königstiger-nya berhasil menghancurkan tidak kurang dari 72 tank Soviet (termasuk enam tank berat IS-2), 44 senjata anti-tank, serta 15 kendaraan lainnya. Luar biasanya, semuanya dilakukan saat Brommann hampir selalu dalam kondisi terluka (tapi tetap memaksakan bertempur), sehingga ketika akhirnya dia ditarik dari medan pertempuran, tercatat bahwa manusia satu ini telah kehilangan sebelah matanya, menderita luka bakar parah di bagian kepala dan lengan, serta carut-marut luka bekas serpihan bom di berbagai bagian tubuh lainnya! Atas prestasi azegilenya tersebut, Brommann dianugerahi medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 29 April 1945, yang diserahkan saat dia masih terbaring lemah di rumah sakit. BTW, pada saat foto ini diambil, jumlah Abschußringe für Panzer (ring kemenangan tank) di laras meriam Königstiger milik Brommann "baru" mencapai 30. Ini berarti bahwa baru 30 tank musuh yang berhasil dihancurkannya. Perhatikan pula bahwa Abteilungskommandeur Herzig mengenakan Fliegerstiefel (sepatu penerbang) di kakinya!


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?t=165729

Thursday, May 2, 2019

Kunjungan Vidkun Quisling ke Front Timur

 Kunjungan Vidkun Quisling (Ministerpräsident Norwegen) ke markas para sukarelawan Waffen-SS asal Norwegia yang terletak di dekat Leningrad (Uni Soviet), bulan Mei 1942. Dia sengaja jauh-jauh melakukan perjalanan dari Norwegia ke Rusia demi untuk melihat kondisi terakhir sukarelawan-sukarelawan negaranya, yang tergabung dalam Freiwilligen-Legion Norwegen / SS-Infanterie-Regiment "Nordland" / SS-Division "Wiking" (motorisiert). Foto ini diambil di markas Kampfgruppe Jeckeln, di hari penganugerahan medali untuk para anggota mereka yang berprestasi dalam pertempuran di sekitar wilayah Leningrad. Tampak Qusling - sang pimpinan kolaborator Nazi dari Norwegia - menyalami SS-Untersturmführer Braset, yang baru saja dianugerahi Eisernes Kreuz II.Klasse. Seharusnya Quisling lah yang menyerahkan medali tersebut, hanya saja dia datang terlambat sehingga tugasnya digantikan oleh SS-Obergruppenführer und General der Polizei Friedrich Jeckeln, Komandan Kampfgruppe Jeckeln. Identifikasinya secara keseluruhan adalah, dari kiri ke kanan: Sverre Parelius Riisnæs (memakai seragam hitam, Justizminister Norwegen), SS-Sturmbannführer Arthur Qvist/Quist (Kommandeur Freiwilligen-Legion Norwegen),  SS-Oberscharführer Fenrik Bjørn Østring (Zugführer di 1.Kompanie / Freiwilligen-Legion Norwegen), tidak diketahui (terhalang oleh bendera Norwegia), SS-Oberscharführer Arne Nilsen (Zugführer di 1.Kompanie / Freiwilligen-Legion Norwegen), Quisling, SS-Hauptsturmführer Brynjulf Gottenborg (Adjutant Freiwilligen-Legion Norwegen), dan SS-Untersturmführer John Braset (Chef 3.Kompanie / Freiwilligen-Legion Norwegen). Perhatikan panji Norwegia yang terletak di lengan kiri para sukarelawan ini, yang juga mengenakan bergschuhe (sepatu gunung) walaupun mereka notabene tergabung dalam unit infanteri biasa


Sumber :
https://no.wikipedia.org/wiki/Arthur_Qvist

Sunday, April 28, 2019

Penganugerahan Medali untuk Para Perwira Divisi SS Nordland

Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz serta Deutsches Kreuz in Gold untuk para anggota 11. SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Division "Nordland", yang diselenggarakan di Hungerburg, Austria, pada tanggal 12 Maret 1944. Yang menyerahkan medali adalah SS-Gruppenführer und Generalleutnant der Waffen-SS Matthias Kleinheisterkamp (mit der Führung beauftragt III. SS-Panzerkorps). Para penerima, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Albrecht Krügel (Kommandeur II.Bataillon / SS-Freiwilligen-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"), SS-Hauptsturmführer Rudolf Saalbach (Kommandeur SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), SS-Untersturmführer der Reserve Georg Langendorf (Führer 5.(schwere)Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland"), dan SS-Obersturmführer der Reserve Heinz Fechner (Chef 3.Kompanie / I.Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 23 "Norge"). Tiga yang pertama (Krügel, Saalbach dan Langendorf) mendapatkan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes, sementara Fechner mendapatkan Deutsches Kreuz in Gold. Kendaraan Schützenpanzerwagen Sd.Kfz. 251/9 Ausf.D "Stummel" di latar belakang adalah milik dari 5.Kompanie / SS-Panzer-Aufklärungs-Abteilung 11 "Nordland". BTW, "mit der Führung beauftragt" artinya adalah "Pimpinan Sementara". Komandan-Jenderal III. SS-Panzerkorps (germanische) aslinya adalah Felix Steiner, tapi dari tanggal 25 Februari s/d 16 April 1944 dia mengambil cuti panjang karena sedang sakit keras, sehingga posisinya digantikan oleh Kleinheisterkamp sampai kondisinya pulih kembali.





Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2013/11/album-foto-upacara-penyerahan.html

Friday, February 8, 2019

Jagoan Panzer Michael Wittmann dan Awak Tanknya

 SS-Untersturmführer Michael Wittmann (depan, Zugführer di 13.Kompanie (schwere) / IV.Abteilung / SS-Panzer-Regiment 1 / 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler") berfoto dengan bangga bersama dengan awak Panzerkampfwagen VI Tiger I Ausf.F "S04" kepercayaannya, dari kiri ke kanan: SS-Panzerschütze Sepp Rößner (Ladeschütze), SS-Panzerschütze Werner Irrgang (Funker), SS-Rottenführer Bobby Woll (Richtschütze), dan SS-Sturmmann Eugen Schmidt (Fahrer). Terlihat 88 buah cincin kemenangan di laras meriam mereka, yang menunjukkan jumlah 88 tank yang telah dihancurkan sampai sejauh ini. Foto diatas sendiri diambil pada tanggal 14 Januari 1944 di Vinnitsa (Ukraina), pada saat upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Wittmann dan penembak meriamnya, Woll. Sebenarnya rekomendasi pemberian Ritterkreuz - yang dikirimkan oleh SS-Oberführer Theodor "Teddy" Wisch (Kommandeur 1. SS-Panzer-Division LSSAH) kepada Oberkommando der Wehrmacht (OKW) pada tanggal 10 Januari 1944 sebelumnya - "hanya" mencantumkan jumlah kemenangan Wittmann di angka 66, tapi dahsyatnya: di masa empat hari - antara pengiriman proposal dan pemberitahuan resmi bahwa proposal telah disetujui - sang jagoan panzer "mengamuk" dan menghancurleburkan tidak kurang dari 22 tank tambahan sehingga mengerek skor kemenangannya menjadi total 88 buah!


Sumber :
https://ww2images.blogspot.com/2019/02/ritterkreuz-award-ceremony-for-michael.html

Thursday, November 8, 2018

Upacara Penganugerahan Ritterkreuz untuk Alexander von Hartmann


  
Upacara penganugerahan medali Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk Generalmajor Alexander von Hartmann (Kommandeur 71. Infanterie-Division), yang dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober 1942 di Stalingrad, Uni Soviet. Mengalungkan medali tersebut adalah dua orang atasan Hartmann, dari kiri ke kanan: General der Artillerie Walther von Seydlitz-Kurzbach (Kommandierender General LI. Armeekorps) dan General der Panzertruppe Friedrich Paulus (Oberbefehlshaber 6. Armee). Ketika divisinya - dan seluruh 6. Armee - tak mungkin lagi untuk meloloskan diri dari kepungan Tentara Merah di kota tersebut, Generalleutnant von Hartmann berbicara dengan tenang kepada para perwiranya yang masih tersisa: "Adalah sebuah kebanggaan bila seorang perwira gugur dalam pertempuran. Dalam hal ini, aku tak akan membunuh diriku sendiri, tapi aku akan menjual nyawaku semahal mungkin". Dia lalu mengambil senapan Kar98k dan pergi menuju tanggul kereta api Stalingrad yang terletak di bagian selatan. Di depan anggota divisinya yang masih tersisa (3 perwira, 7 bintara, dan 183 prajurit), von Hartmann mulai menembaki prajurit Rusia yang sedang menyerbu... sambil berdiri tegak! Pada pukul 08:00 pagi tanggal 26 Januari 1943, dia akhirnya gugur seperti apa yang diinginkannya, tertembak tepat di kepala. Ikut tewas bersamanya adalah Oberstleutnant Kurt Corduan (Kommandeur Infanterie-Regiment 191) serta Major August Bayerlein (Kommandeur Infanterie-Regiment 211). Atas kepahlawanannya, setelah itu von Hartmann dipromosikan menjadi General der Infanterie secara anumerta, sementara Corduan dan Bayerlein juga juga mendapat kenaikan pangkat satu tingkat.


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/06/album-foto-friedrich-paulus.html

Saturday, June 16, 2018

Upacara Medali 97. Jäger-Division oleh Jenderal Ernst Rupp

Generalleutnant Ernst Rupp (Kommandeur 97. Jäger-Division) menyematkan medali kepada anakbuahnya yang berprestasi dalam pertempuran. Untuk keterangan tempat dan waktunya tidak diketahui, sementara Rupp sendiri menjadi Divisionskommandeur dari tanggal 1 Januari 1942 s/d 30 Mei 1943, saat dia terbunuh dalam pertempuran memperebutkan jembatan Kuban. Rupp mengenakan feldmütze dengan pin lambang 97. Jäger-Division tersemat di bagian sampingnya


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2014/01/album-foto-97-leichte-infanterie.html
http://www.wehrmacht-awards.com/forums/showthread.php?t=961716