Showing posts with label Simbol dan Lambang. Show all posts
Showing posts with label Simbol dan Lambang. Show all posts

Sunday, August 7, 2022

Panzer III di Musim Dingin di Front Timur


Seorang Feldgendarmerie (Polisi Militer) mengarahkan sebuah Panzerkampfwagen III Ausf.H ke lokasi yang telah ditentukan, di sebuah tempat di Front Timur. Panzer tersebut teridentifikasi sebagai Ausf.H dengan melihat pada pintu keluar komandan model baru yang terpasang di turetnya, begitu pun tampilan bagian belakang turet yang berbeda dari model-model sebelumnya. Model H juga memperkenalkan transmisi baru serta penggerak versi akhir, yang otomatis membutuhkan dudukan penggerak yang berbeda pula. Perhatikan rambu petunjuk arah di sebelah kiri yang berada di depan panzer! Diantara simbol yang terpajang adalah insignia 7. Panzer-Division yang berbentuk "Y". Rambu lain yang terpasang di pepohonan lebih ke tengah memperlihatkan insignia "XX" yang merupakan simbol dari 6. Panzer-Division. Keduanya adalah insignia versi pasca-1941 yang digunakan oleh kedua divisi lapis baja tersebut.

Sumber :
Buku "Panzer Vor: German Armor At War 1939-45" by Frank V. De Sisto

Monday, August 3, 2020

Heinrich von Vietinghoff dan Perwiranya

Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi ini memperlihatkan, dari kiri ke kanan: General der Panzertruppe Heinrich von Vietinghoff-Scheel (Kommandierender General XXXXVI. Armeekorps [motorisiert]) yang sedang berbincang-bincang dengan Major im Generalstab Joachim Sadrozinski (Ia Operationsführer XXXXVI. Armeekorps [motorisiert]) di depan sebuah Omnibus yang difungsikan sebagai Befehlswagen (Kendaraan Komando) Korpsnya. Beberapa hal yang cukup menarik untuk diperhatikan adalah: ① Taktische Zeichen (marking taktis) Korps Wehrmacht, ② strip pink di celana untuk anggota perwira staff, ③ strip merah di celana untuk yang berpangkat jenderal, dan ④ plakat bertuliskan "Befehlswagen Ia" (kendaraan komando untuk Kepala Operasi). Tidak ada keterangan kapan dan dimana foto ini diambil, tapi kemungkinan besar di Rusia pada musim panas tahun 1941 sewaktu berlangsungnya Unternehmen Barbarossa. Dalam operasi penyerbuan Jerman atas Uni Soviet tersebut, XXXXVI. Armeekorps (motorisiert) beroperasi di sektor tengah Front Timur dan berada di bawah komando Heeresgruppe Mitte. Von Vietinghoff menjadi Komandan-jenderal XXXXVI. Armeekorps (motorisiert) dari tanggal 1 November 1940 s/d 10 Juni 1942 (saat korps infanteri bermotor tersebut diupgrade menjadi korps panzer), sementara Sadrozinski menjadi Kepala Operasi XXXXVI. Armeekorps (motorisiert) dari bulan Oktober 1940 s/d Mei 1942.


Sumber :
Foto koleksi pribadi Akira Takiguchi
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10220380242729639&set=p.10220380242729639&type=1&theater

Sunday, May 17, 2020

Teknisi Focke-Wulf di Markas JG 26

Pada bulan September 1942, III.Gruppe / Jagdgeschwader 26 (JG 26) kedatangan tamu istimewa di pangkalannya yang terletak di Wevelghem, Belgia. Profesor Kurt Tank, perancang utama pesawat-pesawat Focke-Wulf, dan ilmuwan seniornya Rudolf Blaser (kepala perancang pesawat berkursi tunggal sekaligus kepala program Fw 190), datang untuk membantu penyempurnaan Focke-Wulf Fw 190 A-2 dengan mendasarkan pada pengalaman para pilot JG 26 yang menggunakannya. Disini terlihat Oberingenieur Blaser berdiri di atas sayap Fw 190 A-2 dengan marking taktis < + I. Pesawat dengan Werknummer 20206 ini dipiloti oleh Oberfeldwebel Walter Grünlinger, katschmarek (wingman) dari Gruppenkommandeur Hauptmann Josef Priller. Grünlinger tampaknya baru kembali dari sebuah feindflug (misi tempur) ketika foto ini diambil, dan Blaser terlihat sedang menerangkan beberapa aspek teknis dari pesawat. Fw 190 milik Grünlinger, yang sebelumnya diterbangkan oleh Hauptmann Priller dan pertama kali tercatat dalam logbook sang Gruppenkommandeur pada tanggal 11 Desember 1941. Chevron (tanda pangkat berbentuk V) besar ganda menandakan bahwa pemiliknya adalah seorang Gruppenkommandeur (Komandan Gruppe), sementara lambang pribadi Priller, yaitu sebuah kartu remi As Hati dengan nama "Jutta", kini telah dihapus dan digantikan oleh lambang pilihan Grünlinger, yang berbentuk kartu remi tujuh Hati dengan nama "Rata" (gambar kartu tersebut dilukis di kedua sisi bagian mesin). Perhatikan juga "sayap elang" hitam yang hampir semuanya tertutup oleh jas yang dikenakan Blaser. Marking ini biasa ditemukan di pesawat-pesawat berjenis Fw 190 pada saat itu, dan gunanya untuk menutupi noda hitam bekas knalpot di bagian mesin. Pesawat ini memakai pola kamuflase RLM 74 bawaan pabrik (terlihat jelas di bawah kokpit) yang dipadukan dengan RLM 76 serta bintik-bintik RLM 75 yang tersebar di bagian logam penutup mesin. Grünlinger sendiri terus bertugas bersama Priller setelah yang disebut terakhir menjadi Jagdgeschwaderkommodore (Komandan Skuadron Pemburu) dari JG 26 pada tanggal 11 Januari 1943. Pada tanggal 4 September 1943 dia telah mengumpulkan jumlah kemenangan udaranya menjadi 12 (5 pesawat pemburu serta 7 pesawat pembom berat dan medium), yang dibukukan dalam 88 misi tempur. Di hari itu Grünlinger tinggal landas bersama dengan 10.Staffel/JG 26, dimana dia telah diperbantukan sehari sebelumnya. Staffel ini lalu bertemu dengan sekitar 20 Spitfire, dan Oberfeldwebel Grünlinger kemudian gugur ketika pesawatnya ditembak jatuh sekitar tiga kilometer barat-laut Bomy di Prancis utara. Pesawat yang digunakannya di saat kematiannya adalah Fw 190 A-5 Werknummer 7287 dari Geschwaderstab. Tanggal 9 September 1943 dia dikebumikan di kompleks pemakaman JG 26 di Abbéville.


Sumber :
Majalah "Luftwaffe im Focus Spezial" edisi No.1 terbitan tahun 2003

Tuesday, April 21, 2020

Panzer III '633' Menyerbu Posisi Pertahanan Rusia

Foto ini pertama kali dimuat dalam majalah SIGNAL terbitan bulan November 1942 dengan teks asli berbunyi: "Tank 633 mendeteksi keberadaan posisi anti-tank Rusia, dan segera membuka tembakan". Dari simbol yang terdapat di spatbor belakang, kita bisa mengetahui bahwa Panzer III yang terdapat dalam foto ini berasal dari 23.Panzer-Division, sementara nomor turet "633" menunjukkan bahwa panzer medium Jerman tersebut adalah tank ketiga milik 3.Zug / 6.Kompanie / II.Abteilung / Panzer-Regiment 201. Untuk rombongan infanteri yang menyertainya, maka kemungkinan adalah prajurit-prajurit dari Schützen Brigade 23 yang juga adalah bagian dari 23. Panzer-Division. Berdasarkan keterangan dari SIGNAL, foto ini diambil di sebuah padang stepa di wilayah Kuban (Kaukasus), di wilayah selatan Front Timur pada musim panas tahun 1942, saat berlangsungnya Unternehmen Blau (Operasi Biru). Penjelasan tambahan dikemukakan oleh pakar sejarah Nino Oktorino yang menyebutkan bahwa foto ini sebenarnya diambil di sebuah Truppenübungsplatz (tempat pelatihan) tank - makanya hasilnya bisa terlihat begitu dramatis - dan kemudian gambarnya digunakan oleh majalah SIGNAL sebagai pelengkap artikelnya. BTW, Panzerkampfwagen III (Sd.Kfz.141/1) dalam foto ini adalah Ausf.L yang dipersenjatai oleh meriam KwK39 L/60 kaliber 50mm. Dari akhir bulan Juni 1942 - saat dimulainya ofensif musim panas di selatan Rusia - terdapat sekitar 600 buah Panzer III dari jenis ini di Front Timur. Selain dari mengganti tank-tank yang rusak atau hancur, Ausf.L juga digunakan untuk mensuplai empat divisi utama Jerman yang diupgrade dari divisi infanteri bermotor menjadi divisi Panzergrenadier: SS Leibstandarte, SS Das Reich, SS Totenkopf, dan Grossdeutschland.











Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2014/05/foto-berwarna-panzer-wehrmacht.html

Friday, April 17, 2020

Pesawat Stuka Milik Legion Condor

Jarang terdapat foto yang memperlihatkan pesawat Junkers ju 87 A dari “Legion Condor” yang, berdasarkan buku-buku keluaran Jerman tentang unit tersebut di masa Perang Saudara Spanyol, tidak pernah disebutkan keberadaannya! Hanya terdapat tiga buah Ju 87 A yang biasa dinamakan sebagai “Jolanthe-Kette” (berdasarkan emblem babi “Jolanthe-Schwein”) yang disebut-sebut digunakan sebagai bahan percobaan pesawat pembom tukik terbaru Jerman. Ketiga buah pesawat tersebut tiba di Spanyol pada tanggal 15 Januari 1938, dimana identitasnya telah banyak orang tahu: 29●2 Unteroffizier Bartels/Unteroffizier Fleisch, 29●3 Leutnant Gerhard Weyert /Unteroffizier Göller, dan 29●4 Leutnant Hermann-Josef Haas (Kettenführer)/Feldwebel Kramer. Semua awaknya diambil dari 11.Staffel/Lehrgeschwader 1 (LG 1) dan hanya pernah menerbangkan Ju 87 A beberapa bulan saja sebelum tiba di Spanyol! Pada kenyataannya, cuma Ju 87 A 29●5, 29●6, dan 29●7 yang melakukan misi tempur, dengan dua yang terakhir dari bulan Juli 1938 dan seterusnya. Tak banyak yang diketahui mengenai Ju 87 A 29●5 dalam foto ini 


Sumber :
Majalah "Luftwaffe im Focus" edisi No.1 tahun 2002

Friday, February 28, 2020

Perayaan Natal Infanterie-Regiment 17

Para perwira dari Infanterie-Regiment 17 berkumpul bersama untuk merayakan malam Natal, di bulan Desember 1938. Mereka semua mengenakan waffenrock (seragam parade/pesta), dan terlihat ceria dalam foto yang diambil di barak mereka yang berlokasi di Braunschweig, Niedersachsen (Jerman). Di tengah terlihat dua orang perwira yang membawa "wappen" bergambar tengkorak, yang merupakan lambang dari resimen milik 31. Infanterie-Division ini (bisa dibilang bahwa Infanterie-Regiment 17 merupakan satu dari sangat sedikit unit di Wehrmacht yang diperbolehkan untuk memajang simbol resimen mereka di topi!). Bapak-bapak botak yang nongkrong persis di bawah wappen adalah sang Regimentskommandeur, Oberst Friedrich-Wilhelm "Vati" Neumann (22 Januari 1889 - 26 Januari 1975), yang nantinya dianugerahi Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes pada tanggal 16 Oktober 1944 sebagai Generalleutnant dan Komandan 712. Infanterie-Division. Alasan pemberian medali bergengsi tersebut telah disebutkan dalam Wehrmachtbericht (siaran radio berkala Wehrmacht) tertanggal 26 September 1944, dengan isi sebagai berikut: "Bei den Abwehrkämpfen in Belgien hat sich die 712. Infanteriedivision unter Führung von Generalleutnant Neumann besonders ausgezeichnet. Die Division vernichtete bzw. erbeutete in der Zeit vom 3. bis zum 10. September 161 "Sherman"-Panzer und Panzerspähwagen, größtenteils durch Panzernahbekämpfungsmittel." (Dalam pertempuran mempertahankan diri di Belgia, 712. Infanterie-Division yang dipimpin oleh Generalleutnant Neumann telah mempertunjukkan perjuangan yang mengagumkan. Dalam periode 3 sampai dengan 10 September, divisi tersebut telah berhasil menghancurkan atau merampas 161 buah tank Sherman dan kendaraan lapis baja, terutama dengan menggunakan senjata anti-tank genggam-tangan)


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2010/08/generalleutnant-friedrich-wilhelm-vati.html

Sunday, February 2, 2020

7. Panzer-Division di Front Timur

Sebuah unit lapis baja Wehrmacht terlihat sedang beristirahat di sela-sela gerak maju di Rusia, musim panas tahun 1941. Dari marking berbentuk "Y" yang tertulis di gepack-kasten (kotak penyimpanan) di bagian belakang Panzer III di sebelah kiri, kita bisa mengetahui bahwa mereka berasal dari 7. Panzer-Division. Tank medium Jerman satu ini dicat dengan warna abu-abu gelap (dunkelgrau), begitu pula dengan Sd.Kfz.251 serta kendaraan lainnya di latar belakang, kecuali sebijik mobil Kübelwagen - yang kemungkinan digunakan untuk misi pengintaian - yang dicat dengan warna kuning gelap (dunkelgelb). Foto ini sendiri diambil dari udara dengan ketinggian rendah oleh seorang Kriegsberichter (koresponden perang) tak dikenal, kemungkinan diatas sebuah pesawat transport ringan Fieseler Fi 156 "Storch". Pada waktu berlangsungnya Unternehmen Barbarossa (penyerbuan Jerman atas Rusia), 7. Panzer-Division beroperasi di sektor tengah Front Timur, di bawah komando Generalleutnant Hans Freiherr von Funck yang menggantikan komandan sebelumnya yang legendaris, Erwin Rommel. Divisi ini memulai kampanye militernya di Rusia dengan 400 orang perwira serta 14.000 prajurit. Di bulan Januari 1942, enam bulan setelah permulaan ofensif, 7. Panzer-Division telah kehilangan 2.055 orang prajuritnya yang terbunuh, 5.737 yang terluka, ditambah lagi dengan 313 orang yang hilang serta 1.089 orang yang dipulangkan karena terkena frostbite atau penyakit lainnya.


Sumber :
https://www.pinterest.co.uk/pin/359232507772464389/

Wednesday, June 19, 2019

Prajurit Jerman Mencuci Mobil

Seorang prajurit Jerman di Westende, Belgia, sedang sibuk mencuci sebuah Opel 1937 Super 6 cabriolet, jenis mobil sipil yang seringkali digunakan oleh Wehrmacht. Simbol taktis Pionier-Kompanie motorisiert (Kompi Zeni Bermotor) terdapat di fender kanan, bersama dengan huruf "K" berukuran kecil serta di atas "WH" yang merupakan singkatan dari "Wehrmacht Heer". Fender di sebelah kiri memajang simbol yang tidak diketahui. Mobil ini belum lama digunakan oleh Wehrmacht, yang terlihat dari masih dipakainya plat nomor sipil: IZ-226285, dimana IZ merujuk pada Rhine Provinz. Biasanya sesudah secara resmi menjadi bagian dari Wehrmacht, plat nomornya pun akan dirubah. Plat nomor yang digunakan oleh militer dan pemerintahan Jerman dalam Perang Dunia II adalah: WH = Wehrmacht Heer (Angkatan Darat), WM = Wehrmacht Marine (Angkatan Laut), WL = Wehrmacht Luftwaffe (Angkatan Udara), rune SS = Schutzstaffel, OT = Organization Todt, Pol = Polizei (Kepolisian), DR = Deutsche Reichsbahn (Jawatan Kereta Api), dan RP = Reichspost (Jawatan Pos)


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2018/02/foto-belgia-di-masa-pendudukan-jerman.html

Saturday, June 16, 2018

Upacara Medali 97. Jäger-Division oleh Jenderal Ernst Rupp

Generalleutnant Ernst Rupp (Kommandeur 97. Jäger-Division) menyematkan medali kepada anakbuahnya yang berprestasi dalam pertempuran. Untuk keterangan tempat dan waktunya tidak diketahui, sementara Rupp sendiri menjadi Divisionskommandeur dari tanggal 1 Januari 1942 s/d 30 Mei 1943, saat dia terbunuh dalam pertempuran memperebutkan jembatan Kuban. Rupp mengenakan feldmütze dengan pin lambang 97. Jäger-Division tersemat di bagian sampingnya


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2014/01/album-foto-97-leichte-infanterie.html
http://www.wehrmacht-awards.com/forums/showthread.php?t=961716

Monday, June 4, 2018

Prajurit Panzer Jerman Berpose di Depan Logo Panzer-Propagandakompanie 691

Seorang Panzermann (prajurit panzer) Jerman berpose sambil bersandar di depan sebuah pagar kawat besi. Dia mengenakan seragam hitam khas Panzer, yang mempunyai nama resmi "Sonderbekleidung des Deutschen Panzertruppen". Tidak ada keterangan dari unit mana dia berasal, tapi yang jelas simbol bebek menaiki panzer di belakangnya merupakan kepunyaan dari Panzer-Propagandakompanie 691, sebuah unit Kriegsberichter (reporter perang) yang biasa "menemani" satuan panzer Wehrmacht di Front Timur



Sumber :
Foto koleksi pribadi Hundestaffel

Ucapan Selamat Datang untuk Tentara Jerman di Ukraina

Seorang anggota Wehrmacht berpangkat Obergefreiter (perhatikan chevron di lengannya!) menikmati suguhan air minum yang dipersembahkan oleh penduduk lokal Ukraina dalam fase-fase awal Unternehmen Barbarossa, invasi Jerman atas Uni Soviet, di musim panas tahun 1941. Saat pasukan Wehrmacht mulai memasuki wilayah musuh, kebanyakan warga sipil - yang merupakan keturunan Ukraina - menganggap pihak penyerbu sebagai pasukan pembebas dari belenggu komunis Soviet. Sesuai dengan tradisi lokal, mereka menyuguhkan roti besama dengan air dan garam kepada pihak Jerman sebagai ucapan selamat datang. Melihat dari hampir tidak adanya debu yang menempel di seragam si prajurit, kita bisa berspekulasi bahwa foto ini bisa jadi diambil di bagian barat Uman, di hari-hari pertama invasi. BTW, inisial PK yang terdapat di bagian lampu dari sepeda motor bersespan BMW R75 yang dinaiki oleh si prajurit menunjukkan bahwa dia berasal dari unit Propaganda-Kompanie (Kompi Propaganda), sementara logo bebek menaiki panzer di bagian depan sespan merupakan simbol dari Panzer-Propagandakompanie 691. Dalam penyerbuan ke Rusia, unit ini ikut serta bersama dengan Panzergruppe 1 dan bertugas di wilayah Ukraina (Uman, Kiev dan Rostov). Huruf "K" di bagian fender depan merupakan simbol dari unit-unit yang berada di bawah komando Generalfeldmarschall Ewald von Kleist, Panglima Panzergruppe 1 (unit-unit yang berada di bawah komando Generaloberst Heinz Guderian, Panglima Panzergruppe 2, memajang huruf "G" sebagai penanda). Dalam Unternehmen Barbarossa - dan juga Balkanfeldzug beberapa bulan sebelumnya - Panzer-Propagandakompanie 691 terutama sekali berperan dalam mempropagandakan pencapaian 11. Panzer-Division "Gespenster Division" (Divisi Hantu) dalam operasi-operasi militer yang mereka lakukan, yang dipublikasikan dalam "Panzer Voran", sebuah jurnal berkala yang dibagikan sebanyak 1000 eksemplar buat anggota divisi tersebut



Sumber :
Buku "Ghost Division: The 11th 'Gespenster' Panzer Division and the German Armored Force in World War II" karya A. Harding Ganz

Saturday, April 7, 2018

Sd.Kfz.231 milik Divisi Hitlerjugend di Reruntuhan Caen

Sebuah kendaraan lapis baja Sd.Kfz. 231 milik 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" difoto  dengan puing-puing Caen (Normandia/Prancis) berada di sekelilingnya, bulan Juli 1944. Di latar belakang kita bisa melihat sisa-sisa dari Gereja Saint-Pierre. Kota Caen dihancurkan sehingga hampir tak berbentuk oleh pemboman terus-menerus pihak Sekutu, setelah mereka mendapat kesulitan untuk merebutnya lewat jalur darat. Ironisnya, pemboman tersebut ternyata hanya sia-sia belaka, karena posisi pasukan Jerman sendiri hampir tak tersentuh di perbatasan utara kota!. Dalam upaya melancarkan gerak majunya, pihak Sekutu melancarkan strategi pemboman masif di kota-kota yang terletak di Normandia dan Prancis utara, dimana puluhan ribu warga sipil tak berdosa lah yang menjadi korbannya



Sumber :
https://menofwehrmacht.blogspot.co.id/2018/04/armored-vehicle-of-hitlerjugend.html