Showing posts with label Wilayah Perkotaan. Show all posts
Showing posts with label Wilayah Perkotaan. Show all posts

Sunday, April 2, 2023

Königstiger dan Prajurit SS di Budapest

Pada tanggal 12 Oktober 1944 schwere Panzer-Abteilung 503 dikirim ke Hungaria untuk mendongkrak kekuatan pasukan Jerman yang berada disana sekaligus mendukung Ferenc Szálasi dan gerakan Nyilaskeresztes (Arrow Cross) dalam usaha kudeta terhadap pemerintahan Hungaria yang bermaksud untuk menyerah pada Uni Soviet. Dalam operasi militer tersebut, kompi kedua dari sPz.Abt.503 ikut serta dalam pengambilalihan ibukota Budapest pada tanggal 15-16 Oktober, dan salah satu dari Königstiger milik kompi tersebut - yang bernomor kubah "234" - terlihat dalam foto yang diabadikan oleh Kriegsberichter Faupel ini. Di latar belakang kita bisa melihat muka bangunan dari József főhercegi palota (istana Erzherzog Joseph) yang menghadap ke lapangan St. George. Bangunan ini sendiri - yang merupakan bagian dari komplek Kastil Buda - sekarang sudah tidak ada lagi karena rusak berat akibat perang dan kemudian diratakan dengan tanah pada tahun 1960. Hal lain yang menarik adalah para prajurit SS ini, yang mengenakan celana dari jenis 'reithose' berlapis karet yang biasa dikenakan oleh penunggang kuda atau pasukan kavaleri. Ini karena mereka berasal dari 22. SS-Freiwilligen-Kavallerie-Division "Maria Theresia" yang anggota-anggotanya sebagian besar diambil dari para sukarelawan 'volksdeutsche' (keturunan Jerman) asal Hungaria.

Sumber :
Buku "Tiger I and Tiger II Tanks: German Army and Waffen-SS The Last Battles in the East" karya Dennis Oliver
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_101I-680-8282A-38A,_Budapest,_Panzer_VI_(Tiger_II,_K%C3%B6nigstiger).jpg

Saturday, October 22, 2022

Panzer-Panzer Afrikakorps di Tripoli


Deretan tank-tank Jerman milik Panzer-Regiment 5 dari jenis Panzer IV Ausf.D dan Panzer II yang baru saja tiba di Tripoli, Libya, bulan Maret 1941. Khusus untuk tank dari jenis pertama, mereka dilengkapi dengan gepäckkasten (kotak penyimpanan khusus) yang terpasang di bagian belakang kubah, dengan tiga nomor identifikasi tertulis dengan ukuran besar. Dari nomor-nomor tersebut kita bisa mengetahui bahwa tank-tank ini berasal dari Kompi ke-8 dan ke-5 (dua-duanya merupakan bagian dari Batalyon kedua). Cara membacanya sederhana: angka pertama adalah nomor kompi, angka kedua adalah nomor peleton, sementara angka ketiga adalah nomor urutan kendaraan di peleton tersebut. Karenanya, turmnummer (nomor turet) "824" menunjukkan bahwa tank tersebut adalah tank ke-4 dari peleton ke-2 kompi ke-8. Uniknya, sebagian awaknya tampak telah mendapat jatah seragam tropis berbahan kain, sementara sebagian lainnya masih mengenakan seragam hitam standar Eropa berbahan wol! Komandan Afrikakorps Generalleutnant Erwin Rommel datang untuk pertama kalinya di Afrika Utara di bulan Februari 1941, dengan perintah tegas hanya sebagai unit "Sperrband" alias penghalang gerak maju pasukan Inggris sekaligus penambah kekuatan tentara-tentara Italia yang baru saja menderita kekalahan dalam Pertempuran di Beda Fomm. Kekuatan yang Rommel miliki pada saat itu bisa dibilang seadanya: satu batalyon pelopor serta satu detasemen anti-tank dari 5. leichte-Division (nantinya berganti nama menjadi 21. Panzer-Division). Sisa unit-unit lainnya dari divisi tersebut nantinya tiba secara bertahap di Afrika, sementara divisi kedua yang berada di bawah komando Deutsches Afrikakorps (DAK), yaitu 15. Panzer-Division, baru tiba sepenuhnya di akhir bulan Mei 1941.

Sumber :
"Deutsche Afrikakorps (1941-1943)" karya Ricardo Recio Cardona

Sunday, August 7, 2022

Panzerjäger Tiger Diinspeksi Tentara Amerika


Panzerjäger Tiger Ausf.B mit 12,8cm PaK 44 L/55 "Jagdtiger"(Sd.Kfz.186) Nr. 331 dari schwere Panzerjäger-Abteilung 653 diinspeksi oleh prajurit Amerika dari 10th Armored Division tak lama setelah dia ditinggalkan oleh awaknya di Landauer Strasse (Neustadt an der Weinstrasse) tanggal 23 Maret 1945. Jagdtiger satu ini dikomandani oleh Leutnant Kasper Geoggler yang juga merupakan Komandan Kampfgruppe ketiga dari 3.Kompanie / sPzJg.Abt.653. Geoggler mempunyai saraf bagaikan baja dan sangat berambisi untuk membuktikan ketangguhannya dalam pertempuran. Dia telah dianugerahi dengan Deutsches Kreuz in Gold tanggal 10 Mei 1943 saat bertempur di Front Timur, dan telah menghancurkan beberapa tank musuh sebelum konfrontasi di Neustadt. Pada tanggal 22 Maret 1945 Geoggler menjadi komandan dari tiga buah Jagdtiger (termasuk punya dirinya) dan dia menempatkan mereka pada posisi yang strategis untuk menyergap musuh di utara Neustadt. Disana dia bisa melihat setiap jalan dari luar yang mengarah ke kota. Dari posisi yang terkamuflase dengan baik, tiga buah Jagdtiger tersebut menghadapi konvoy berpuluh-puluh tank Amerika. Tank pertama dan terakhir mendapat hantaman pertama sehingga membuat konvoy menjadi macet. Di tengah kepanikan musuh, Geoggler dan Jagdtiger temannya menghabisi kendaraan perang yang tersisa. Tank-tank Sherman dan M10 Amerika membalas tembakan Jagdtiger Jerman, tapi usaha mereka sia-sia belaka karena begitu tebalnya lapisan baja yang diusung oleh Jagdtiger. Meskipun dua buah Panzerjäger (Pemburu Tank) Jerman (No. 331 dan No. 323) terkena lebih dari 10 tembakan tepat sasaran, tapi mereka masih mampu untuk mundur ke Neustadt. Setelah pertempuran usai, tidak kurang dari 25 tank Amerika yang terkonfirmasi musnah, sementara beberapa awak Jagdtiger sendiri hanya menderita luka ringan!

Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/10/album-foto-kendaraan-rampasan.html

Feldgendarmerie Menghentikan Mobil

Tiga orang anggota Feldgendarmerie (Polisi Militer Jerman) menghentikan sebuah kendaraan yang akan memasuki lokasi parade di Paris untuk memeriksa kelengkapan surat-suratnya. Mobil tersebut berasal dari jenis Renault Juvaquatre AEB4, sementara dari simbol di pintunya, maka kemungkinan besar ia adalah kendaraan operasional dari 168. Infanterie-Division yang memiliki truppenkennzeichen (lambang satuan) berbentuk Salib Johanniterorden atau Order of St. John. Foto ini sendiri diambil pada tanggal 14 Juni 1940, di hari jatuhnya ibukota Prancis ke tangan pasukan Jerman. Untuk merayakannya, unit-unit militer Jerman yang pertama memasuki kota tersebut mengadakan dua parade militer di Place de la Condorde: yang pertama adalah kontingen dari 30. Infanterie-Division yang merupakan unit Jerman pertama yang memasuki Paris di pagi hari (meskipun hanya singgah sebentar karena langsung melanjutkan gerak majunya mengejar pasukan Sekutu). Yang kedua adalah kontingen dari 18. Armee yang berjumlah lebih besar, yang mengadakan parade kedua di siang dan sore harinya. Foto ini kemungkinan besar diambil pada waktu berlangsungnya parade kedua.

Sumber :
https://www.warrelics.eu/forum/history-research-third-reich-ww2/military-parade-paris-799686/

Sunday, June 19, 2022

Jenderal-Jenderal Jerman di Paris 1940


Penampakan jenderal-jenderal Wehrmacht di acara parade kemenangan pasukan Jerman di Place de la Concorde, Paris, hari Jum'at tanggal 14 Juni 1940. Di hari itu ibukota Prancis tersebut jatuh ke tangan tentara Nazi, sementara 2.000.000 warganya telah pergi mengungsi. Sebagai persiapan parade, pihak penguasa baru melarang warga setempat untuk mendekati sekitar wilayah Place de la Concorde dari pukul 08:00 pagi sampai dengan sore harinya. Sebagai identitas bapak-bapak bule yang nongtot dalam foto ini adalah, baris depan dari kiri ke kanan: Generalleutnant Hans von Salmuth (Chef des Generalstabes Heeresgruppe B), General der Artillerie Georg von Küchler (Oberbefehlshaber 18. Armee), Oberleutnant der Reserve Heinrich Graf von Lehndorff-Steinort (Adjutant Oberbefehlshaber Heeresgruppe B), General der Kavallerie Georg Stumme (bocil yang membelakangi kamera, Kommandierender General XXXX. Panzerkorps), serta Generaloberst Fedor von Bock (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B). Di latar belakang terlihat deretan mobil mewah yang terparkir, yang kemungkinan besar adalah tunggangan khusus perwira-perwira tinggi Jerman yang menghadiri acara. Tiga mobil yang berada di sebelah kanan adalah, berturut-turut dari kiri ke kanan: Opel Admiral, Opel Kapitän, dan Horch 830 BL. Foto berwarna asli ini sendiri dibuat oleh salah seorang fotografer pribadi Hitler, Hugo Jaeger, yang "nebeng" bersama dengan Heeresgruppe B dalam invasi ke Benelux (Belanda Belgia Luxemburg) dan Prancis di musim panas tahun 1940.

Sumber :
https://artsandculture.google.com/search?q=kuechler&hl=en

Sunday, June 5, 2022

Prajurit Afrikakorps dan BMW R12 di Tripoli

 
Prajurit-prajurit Afrikakorps menunggu giliran untuk ikut berpartisipasi dalam parade militer di Tripoli, Libya, tanggal 14 Februari 1941. Mereka adalah bagian dari kontingen pertama pasukan Jerman yang tiba di Afrika Utara, yang berangsur datang dari tanggal 10 Februari s/d 12 Maret 1941. Meskipun prajurit-prajurit ini sudah mendapatkan jatah tropenuniform (seragam tropis) dan tropenhelm (helm tropis), tapi, sebagian besar perlengkapan dan mesin perang mereka masih menggunakan cat lama yang biasa dipakai di daratan Eropa. Beiwagenkrädern (motor bersespan) dalam foto ini berasal dari jenis BMW R12, sementara mobil di belakangnya adalah Kübelwagen. Prajurit Afrikakorps dengan senapan Kar98k (Karabiner 98 kurz) tersampir di punggungnya ini mengenakan "Kradbrille" di matanya, yang merupakan kacamata khusus pelindung debu yang banyak digunakan oleh unit bersepeda motor seperti Aufklärungs (Pelopor) atau Kradmelder (Pengantar Pesan). Foto ini diambil oleh Kriegsberichter Sturm dari KBK Lw 7 (Kriegsberichter-Kompanie Luftwaffe 7). Perhatikan rambu unik bergambar kereta kuda dan truk di latar belakang! Ada yang tahu maksudnya?

Sumber :
Bundesarchiv Bild 101I-424-0258-02

Sunday, May 8, 2022

Markas Panzer-Abteilung z.b.V. 40 di Denmark


Foto yang diambil bulan April 1940 ini memperlihatkan sejumlah Panzerkampfwagen I Ausf. B milik  1.Kompanie / Panzer-Abteilung z.b.V. 40 yang diparkir di depan pintu masuk Hotel Jørgensens di Horsens, Denmark, yang dijadikan sebagai markas dari batalyon panzer tersebut selama masa tinggalnya di Denmark. Hotel Jørgensens sendiri beralamat di jalan Søndergade no. 17, dan sampai sekarang masih beroperasi.

Panzer-Abteilung zur besonderen Verwendung 40 (Panzer-Abteilung z.b.V. 40), yang diterjemahkan sebagai "Batalyon Tank untuk Tujuan Khusus", dibentuk pertama kali pada tanggal 8 Maret 1940 dan dibentuk special pake telor untuk invasi Jerman ke Denmark dan Norwegia yang berlangsung sebulan setelahnya. Unit ini sebagian besar diisi oleh tank-tank ringan dari jenis Panzer I dan II, yang disebar di tiga kompi (berkekuatan masing-masing tiga peleton) serta satu seksi markas. Pada tanggal 9 April 1940 Panzer-Abteilung z.b.V. 40 berkekuatan 72 tank, yang terdiri dari 42 Panzer I, 21 Panzer III, 6 Panzerbefehlswagen I, dan 3 Neubaufahrzeug Typ B. Pada saat invasi dimulai, kompi pertama dan kedua dikirim ke Denmark melalui jalan darat, sementara kompi ketiga diberangkatkan ke Norwegia dengan menumpang kapal transport Urundi dan Antaris H. Pada tanggal 10 April 1940 Antaris H ditenggelamkan oleh kapal selam Inggris bersama dengan 15 tank beserta awaknya. Hanya dua tank yang selamat tiba di tujuan. Pasukan Jerman di Norwegia kemudian mendapat tambahan balabantuan dari kompi pertama dan kedua Panzer-Abteilung z.b.V. 40, yang berangkat dari Denmark tanggal 20 April dan tiba empat hari kemudian.






Sumber :
https://477768.livejournal.com/5996713.html
https://en.wikipedia.org/wiki/Panzer-Abteilung_40
https://www.reddit.com/r/wwiipics/comments/k5lpr8/panzer_i_ausf_bs_of_panzerabteilung_40_at_the/
https://waralbum.ru/357345/

Perwira SS dan Polizei di Sekeliling Tatra 87

Foto ini diambil di Calais, wilayah pendudukan Prancis, pada akhir tahun 1940, dan berasal dari album foto milik seorang anggota 1.Kompanie / Feuerschutzpolizei-Regiment 1 "Sachsen" (Kompi Pertama Resimen Polisi Pemadam Kebakaran 1 "Sachsen"). Disini diperlihatkan sebuah mobil Tatra 87 yang dikerubungi oleh para perwira SS dan Polizei. Memakai Führermantel ketiga dari kiri adalah SS-Brigadeführer Ludolf von Alvensleben, jenderal SS yang seusai perang dituduh bertanggungjawab atas kematian ribuan orang rakyat Polandia. Tatra 87 sendiri adalah mobil produksi Cekoslowakia yang terbilang kendaraan revolusioner pada masanya. Mobil yang mempunyai tiga lampu depan ini menjadi salah satu yang tercepat di golongannya, tapi juga yang teririt dalam masalah konsumsi bahan bakar. Ini sebagian besar diraih berkat bodinya yang aerodinamis, hasil rancangan orang yang sama yang merancang kerangka balon raksasa Zeppelin. Dari sejak kemunculan pertamanya, Tatra 87 telah menarik minat banyak begitu orang, dan beberapa fiturnya terbilang sangat maju di zamannya sehingga kemudian ditiru oleh mobil-mobil di masa depan, termasuk Porsche dan Volkswagen. Orang-orang terkenal yang pernah memiliki mobil ini diantaranya adalah si "Rubah Gurun" Erwin Rommel, perancang pesawat Jerman Ernst Heinkel, Marsekal Soviet Andrey Yeryomenko, Raja Farouk I dari Mesir, dan pembawa acara Amerika terkenal Jay Leno.

Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=38&t=228163&p=2075127&hilit=hans+rumpf#p2075127
https://www.forum-der-wehrmacht.de/index.php?user-post-list/22919-siegerland/

Tuesday, May 3, 2022

Parade Panzer-Abteilung z.b.V. 40 di Oslo

Parade militer Jerman dari satuan Panzertruppen (Pasukan Tank) yang digelar pada pukul 10:30 di jalan Karl Johans gate, Oslo, ibukota Norwegia, pada tanggal 1 Oktober 1940. Tank-tank dari jenis Panzerkampfwagen I Ausf.B ini berasal dari Panzer-Abteilung z.b.V. 40 pimpinan Oberstleutnant Ernst Volckheim, yang tampak dalam foto sedang memberi hormat militer dengan didampingi oleh salah seorang perwiranya. Dalam foto ini, Abteilungskommandeur Volckheim berdiri di atas podium kehormatan yang ditempatkan di pinggir lapang Universitetsplassen, yang merupakan bagian dari komplek Universitas Oslo. Ernst Volckheim sendiri tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pendiri pasukan panzer Jerman, selain dari Heinz Guderian yang lebih terkenal. Dari tahun 1924 dia sudah menulis tentang teori perang tank, yang dibuatnya berdasarkan pengalamannya dalam Perang Dunia Pertama sebagai seorang anggota Korps Tank Kekaisaran Jerman. Ironisnya, yang kemudian mendapat publikasi lebih luas adalah Guderian, yang baru menulis buku masterpiece-nya, "Achtung Panzer!", baru pada tahun 1937! Ini karena yang terakhir lah yang memperkenalkan satuan lapis baja pada pemimpin Jerman Adolf Hitler, yang kemudian begitu terkesan atas pemaparan Guderian sehingga langsung berkata dengan antusias, "Inilah yang aku butuhkan! Inilah yang aku ingin miliki!"







Sumber :
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Fo30141711070017_WW2_Norway_1940-10-01_Wehrmacht_Panzertruppen_Ernst_Volckheim_Panzerkampfwagen_German_Tank_troops_parade_salute_Karl_Johans_gate_Universitetsplassen_Oslo_NTBs_krigsarkiv_Riksarkivet_CC_BY_Rettighetshaver_etc_krediteres.jpg

Sunday, April 26, 2020

Tiga Petinggi Militer dan Sipil di Dresden 1940

 Foto ini diambil di kota Dresden, Jerman, dan memperlihatkan dari kiri ke kanan: Generalleutnant Wilhelm Mayer (Kommandierender General und Befehlshaber Luftgau IV Dresden), Gauleiter Martin Mutschmann (Gauleiter von Sachsen), dan Charakter als General der Infanterie Erich Wöllwarth (Kommandierender General des Stellvertretenden Generalkommando IV. Armeekorps und Befehlshaber Wehrkreis IV Dresden). Ketiga petinggi militer dan sipil Nazi Jerman ini mengobrol santai sambil menunggu acara parade kemenangan pasukan Wehrmacht yang baru pulang dari kemenangan gilang-gemilang di Prancis. Foto diambil pada bulan Agustus 1940


Sumber :
http://www.deutschefotothek.de/documents/obj/70239033

Tuesday, February 25, 2020

Tawanan Jerman dalam Pertempuran Sögel

 Foto dramatis hasil karya Alexander Mackenzie Stirton ini memperlihatkan seorang prajurit Luftwaffe - kemungkinan anggota Feld-Division - yang menjadi tawanan Sekutu saat berlangsungnya serangan balik pihak Jerman terhadap Divisi Lapis Baja Kanada ke-4 di Sögel, Niedersachsen, Jerman, pada tanggal 10 April 1945. Uniknya, sang prajurit Kanada yang menodongkan senjata dalam foto ini terlihat mengenakan sepatu kuno abad ke-17 seperti yang biasa dipakai oleh The Three Musketeers! Sehari sebelumnya, tentara Kanada dari 1st Battalion / Lake Superior Regiment (Motor) / 4th Canadian (Armoured) Division berhasil menguasai kota Sögel. Dalam serangan balik yang dilakukan oleh pihak Jerman, sebagian warga sipil ikut bergabung dan diduga telah membunuh beberapa prajurit Kanada. Sebagai pembalasan, Major-General Christopher Vokes, Komandan 4th Canadian (Armoured) Division, lalu memerintahkan agar seluruh wilayah tengah kota Sögel dihancurkan secara total dengan menggunakan beberapa truk penuh dinamit. Setiap puing-puing yang masih tersisa lalu dibuldoser untuk mengeraskan jalan yang akan dilalui oleh-tank-tank Kanada. Vokes sadar bahwa tindakannya ini telah menyalahi Konvensi Hague, karenanya dia tidak memberikan perintah tersebut kepada anakbuahnya secara tertulis. Dari sejak saat itu, para prajurit divisi mulai menjuluki Vokes dengan julukan "The Sod of Sogel" (Tanah Kuburan Sögel)


Sumber :
http://www.bac-lac.gc.ca/eng/Search/Pages/results.aspx?k=,Alexander%20Mackenzie%20Stirton

Sunday, January 26, 2020

Pasukan Jerman di Rotterdam (1940)

Para prajurit dari 9. Panzer-Division bersiap-siap untuk memasuki kota Rotterdam, Belanda, pagi hari tanggal 14 Mei 1940. Sementara unit-unit infanteri berkumpul di latar belakang, tank-tank dari jenis Panzerkampfwagen IV berjajar menunggu perintah. Bentuk cupola menunjukkan bahwa panzer yang terlihat dalam foto ini adalah penerus Ausf.A (bisa jadi Ausf.B, C atau D). Terdapat dua buah marking "X" di bagian tengah belakang serta di bawah kabel penarik, yang menunjukkan bahwa mereka merupakan kepunyaan dari 9. Panzer-Division, khususnya unit lapis bajanya (Panzer-Regiment 33). Semua awaknya terlihat mengenakan seragam panzer hitam M1934 yang dipadukan dengan schutzmütze (baret panzer), sementara sang komandan di tengah mengenakan sabuk "Sam Browne" (yang pemakaiannya kemudian dihapuskan setelah tahun 1940). Mereka telah siap-sedia untuk melakukan penyerbuan ke dalam Rotterdam, tapi kemudian datang berita gembira yang menyatakan bahwa Belanda telah secara resmi menyerah di hari itu sehingga tak perlu pertumpahan darah untuk menguasainya. Sementara sebagian pasukan beristirahat, sebagiannya lagi melanjutkan perjalanan ke arah selatan untuk mengejar tentara Prancis dan Belgia yang mundur ke arah Antwerpen dan Dunkirk.


Sumber :
Buku "Panzer Vor: German Armor At War 1939-45" karya Frank V. De Sisto
https://de.wikipedia.org/wiki/Schlacht_um_die_Niederlande
https://www.warhistoryonline.com/war-articles/german-invasion-netherlands-may-1940-pictures.html

Sunday, December 8, 2019

Guderian dalam Inspeksi di Bouillon (1940)

 General der Panzertruppe Heinz Guderian (Kommandierender General XIX. Armeekorps [motorisiert]) dalam tur inspeksi di Bouillon, pada tanggal 12 Mei 1940. Pagi sebelumnya di hari yang sama, kota di selatan Belgia tersebut jatuh ketangan salah satu unit yang berada di bawah komandonya (Schützen-Regiment 1 / 1.Panzer-Division). Di hari itu pula Guderian memindahkan markas staff-nya sampai dua kali karena serangan tanpa henti bomber-bomber Sekutu: pertama di Hotel Panorama di lembah sungai Semois, lalu ke hotel yang lebih kecil di utara Bouillon, dan selanjutnya pindah lagi ke sebuah hotel di desa Bellevaux-Noirefontaine. BTW, para perwira yang mengenakan seragam hitam "sonderbekleidung der deutschen panzertruppen" (pakaian khusus pasukan panzer Jerman) di belakang Guderian berasal dari Panzer-Aufklärungs-Abteilung 4 - yang merupakan bagian dari 1. Panzer-Division - dengan komandannya, Major Dr. Alexander von Scheele, berada di belakang Guderian dengan kepala sedikit tertutup. Sementara itu, paling kanan adalah Oberstleutnant Gustav-Adolf Riebel (IIa Personalverwaltung – 1. Adjutant XIX. Armeekorps [motorisiert]).


Sumber :
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Bundesarchiv_Bild_146-1980-004-32,_Heinz_Guderian_in_Bouillon,_Frankreich.jpg
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=245847&p=2237945#p2237945

Sunday, November 17, 2019

Deretan Panzer 38(t) milik 7. Panzer-Division di Prancis tahun 1940

Panzer 38(t) Ausf.B adalah tank yang aslinya buatan Cekoslowakia yang mendapat beberapa modifikasi untuk memudahkannya "melebur" dalam Wehrmacht, termasuk tambahan radio dan perlengkapan produksi Jerman. Foto ini memperlihatkan deretan Panzer 38(t) milik I.Abteilung / Panzer-Regiment 25 / 7.Panzer-Division di sebuah wilayah di Prancis, bulan Juni 1940. Pada saat Jerman memulai serangan besar-besaran terhadap Negara-Negara Bawah dan Prancis di bulan Mei 1940, lebih dari 200 buah Panzer 38(t) telah dikirimkan ke unit-unit Panzer Wehrmacht, dan tank-tank produksi Cekoslowakia menyumbang sekitar 13% dari seluruh kekuatan tank Jerman. Meskipun hanya sedikit saja dibandingkan dengan jumlahnya secara keseluruhan, tapi Panzer 38(t) menyumbang setengah dari kekuatan tank-tank Jerman yang dipersenjatai oleh meriam kaliber 37mm. Di awal tahun 1940 sendiri dua buah divisi kavaleri mekanis Wehrmacht telah diupgrade menjadi divisi-divisi panzer, dengan Panzer 38(t) didapuk sebagai tank utama mereka: 2. leichte Division menjadi 7. Panzer-Division, sementara 3. leichte Division menjadi 8. Panzer-Division.



Sumber :
Buku "Panzer 38(t) vs BT-7: Barbarossa 1941" karya Steven J. Zaloga

Saturday, November 16, 2019

Upacara Pernikahan Pelayan dan Sekretaris Hitler

  Hari pernikahan antara SS-Obersturmführer Hans Hermann Junge dengan Gertraud "Traudl" Humps di Berlin, musim panas tahun 1943. Kedua orang ini sehari-hari bertugas sebagai anggota staff pribadi pemimpin Nazi Jerman, Adolf Hitler: Junge adalah pelayannya, sementara Traudl adalah sekretarisnya. Mengiringi mereka di sebelah kiri adalah SS-Obersturmführer Otto Günsche (ajudan SS Hitler) sementara di kanan adalah SS-Sturmbannführer Erich Kempka (supir Hitler). Atas saran langsung dari sang Führer, Junge dan Humps menikah tanggal 19 Juni 1943, dan pada tanggal 14 Juli 1943 sang suami sudah bergabung dengan unit Waffen-SS di medan perang. Tentang kepergian suaminya ke front, istrinya Traudl mengenang: "Dia adalah salah satu dari sedikit orang yang menyadari bahwa lama kelamaan pemikiran Hitler akan begitu berpengaruh pada orang-orang terdekatnya, hingga mereka sendiri pun bahkan tidak tahu apa yang menjadi pemikiran mereka, atau akan datangnya pengaruh lain dari luar. Junge menginginkan agar naluri obyektifitasnya tetap kembali pada tempatnya, sehingga berkali-kali dia mengajukan diri untuk ditugaskan ke front... yang merupakan satu-satunya cara agar dia bisa keluar dari pekerjaannya dengan Hitler..." Setahun kemudian Hans Hermann Junge gugur dalam serangan pesawat udara Sekutu di Dreux, Prancis. Hitler begitu menyukai mantan bawahannya ini - dan sangat bersedih atas kehilangannya - sehingga dia sendiri yang secara pribadi mengabarkan berita tersebut ke Traudl. Berpuluh-puluh tahun kemudian, pengalaman hidup sang sekretaris pemimpin Nazi difilmkan dengan judul "Der Untergang" (Downfall). Sudah nonton filmnya di layar tancap?


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2011/08/tabel-produksi-mobil-mercedes-benz-1930.html

Tuesday, October 22, 2019

Rongsokan Tank Jerman yang Terbakar

 Salah satu dari tank milik Panzer-Regiment 35 / 4.Panzer-Division yang menjadi korban dalam pertempuran di sekitar Jalan Wolska, Distrik Wola, Warsawa (Polandia), pada tanggal 9 September 1939. Tank ringan dari jenis Panzerkampfwagen II ini terbakar hebat setelah jalan yang dilewatinya - yang dihalangi oleh puluhan drum berisi terpentin di sekelilingnya - kemudian disulut api oleh pasukan Polandia yang bertahan, yang dipimpin oleh Letnan Zdzisław Pacak-Kuźmirski (Komandan Kompi ke-8 / Resimen Infanteri ke-40). Hanya beberapa saat sebelumnya, anakbuah Letnan Pacak-Kuźmirski menemukan 100 drum terpentin di pabrik "Dobrolin" yang berdekatan. Dia lalu memerintahkan agar drum-drum berisi bahan yang mudah terbakar ini di dijejerkan di depan barikade yang dipasang oleh unitnya. Kebakaran yang kemudian terjadi begitu hebatnya, sehingga Gefechtsgruppe 2 - yang merupakan pasukan penyerang terdepan Jerman - bisa dikatakan musnah dalam peristiwa "pembantaian" yang berlangsung selama satu jam tersebut! Foto diambil oleh Hugo Jaeger, yang mengabadikannya beberapa minggu kemudian setelah pasukan penyerbu Jerman menduduki Warsawa


Sumber :
https://time.com/3486074/world-war-ii-erupts-color-photos-from-the-invasion-of-poland-1939/

Wednesday, June 19, 2019

Prajurit Jerman Mencuci Mobil

Seorang prajurit Jerman di Westende, Belgia, sedang sibuk mencuci sebuah Opel 1937 Super 6 cabriolet, jenis mobil sipil yang seringkali digunakan oleh Wehrmacht. Simbol taktis Pionier-Kompanie motorisiert (Kompi Zeni Bermotor) terdapat di fender kanan, bersama dengan huruf "K" berukuran kecil serta di atas "WH" yang merupakan singkatan dari "Wehrmacht Heer". Fender di sebelah kiri memajang simbol yang tidak diketahui. Mobil ini belum lama digunakan oleh Wehrmacht, yang terlihat dari masih dipakainya plat nomor sipil: IZ-226285, dimana IZ merujuk pada Rhine Provinz. Biasanya sesudah secara resmi menjadi bagian dari Wehrmacht, plat nomornya pun akan dirubah. Plat nomor yang digunakan oleh militer dan pemerintahan Jerman dalam Perang Dunia II adalah: WH = Wehrmacht Heer (Angkatan Darat), WM = Wehrmacht Marine (Angkatan Laut), WL = Wehrmacht Luftwaffe (Angkatan Udara), rune SS = Schutzstaffel, OT = Organization Todt, Pol = Polizei (Kepolisian), DR = Deutsche Reichsbahn (Jawatan Kereta Api), dan RP = Reichspost (Jawatan Pos)


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2018/02/foto-belgia-di-masa-pendudukan-jerman.html

Friday, May 3, 2019

Enam Orang Bintara Berprestasi dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600

Foto hasil jepretan SS-Kriegsberichter Friedel Könnecke - dan pertama kali dipublikasikan dalam surat kabar "Illustrierter Beobachter" ini - memperlihatkan enam orang bintara dari SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600 yang diberi ucapan selamat setelah menghancurkan 16 buah tank T-34 Rusia menggunakan Panzerfaust dalam pertempuran yang berlangsung di jembatan Zehden, sungai Oder, di pagi hari bulan di Februari 1945. Salah satu dari mereka telah mengenakan dua buah lencana Panzervernichtungsabzeichen di lengannya (yang menunjukkan bahwa dia sudah menghancurkan dua buah tank musuh menggunakan senjata genggam-tangan). Orang paling kanan yang memakai jaket penerjun berwarna hijau zaitun dengan strip pangkat SS-Obersturmführer di lengan adalah Joachim "Macki" Marcus (Chef 3.Kompanie / SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600), sementara perwira berbalut jaket kamuflase putih yang merentangkan tangannya untuk bersalaman di sebelah Markus adalah SS-Hauptsturmführer Karl FUCKER (yoi brow, memang itu namanya dari lahir!) yang merupakan Führer SS-Jagdverband "Mitte". Jembatan Zehden - yang dipertahankan oleh sebuah Kampfgruppe yang beranggotakan elemen-elemen dari SS-Jagdverband "Mitte" dan SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600 (Kampfgruppe ini dipimpin oleh SS-Sturmbannführer Siegfried Milius) - mendapat serangan dari 30 buah T-34, dengan 16 di antaranya kemudian dihancurkan oleh enam orang bintara dari unit patroli pengintai SS-Fallschirmjäger-Bataillon 600


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2011/12/album-foto-ss-fallschirmjager-bataillon.html

Wednesday, October 17, 2018

Inspeksi Marder III Milik Panzerjäger-Abteilung 19

Hauptmann Helmut Schmidt (Kommandeur Panzerjäger-Abteilung 19 / 19.Luftwaffen-Feld-Division) memeriksa kesiapan deretan Marder III dari unitnya. Meskipun unitnya notabene adalah unit darat Luftwaffe, tapi sebagian besar perwiranya ditarik dari Heer - termasuk komandannya, Generalleutnant Erich Baeßler. Karenanya disini Schmidt terlihat masih mengenakan seragam Heer-nya. Foto terakhir memperlihatkan Hauptmann Schmidt dan salah satu perwira Luftwaffe-nya (kiri) memperhatikan saat sebuah peleton Marder III bergerak menuju penempatan selanjutnya di Zedelgem. Foto-foto yang berasal dari buku "PK CAMERAMAN No. 1 Panzerjäger in the West 1944" karya Remy Spezzano dan Douglas Nash ini diambil oleh Kriegsberichter Karl Kurth dari PK (Propaganda-Kompanie) 698 di sekitar wilayah Eeklo (Belgia), akhir Februari 1944, saat unit tersebut melakukan persiapan akhir sebelum diterjunkan dalam peperangan



Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2014/10/foto-inspeksi-mesin-perang.html

Monday, June 4, 2018

Parade Kommando der Wachtruppe Melintasi Gerbang Brandenburg

Dengan diiringi oleh rakyat sipil, kompi penjaga dari Kommando der Wachtruppe berparade melewati Brandenburger Tor (Gerbang Brandenburg) menuju Wache Ehrenmal (Monumen Perang Kehormatan) di Berlin tahun 1934. Mereka semua mengenakan Parade-Anzug (Seragam Parade), yang khusus dikenakan pada acara-acara seremonial. Kommando der Wachtruppe biasa mengadakan parade dengan iringan orkes dangdut di hari minggu, selasa dan kamis. Rute parade bermula dari Barak Moabit - markas mereka - lalu melewati Brandenburger Tor dan di sepanjang Unter den Linden sebelum berakhir di Ehrenmal yang berlokasi di Gedung Schinkel. Perwira yang ditunjuk untuk memimpin parade ini biasanya menunggangi kuda putih yang bernama "Alaric". Kuda tersebut menjadi begitu terkenal, khususnya di mata orang-orang Berlin. Unit Kommando der Wachtruppe inilah - bersama dengan Resimen Infanteri Latihan di Döberitz - yang nantinya menjadi cikal bakal Divisi Großdeutschland yang tersohor dalam Perang Dunia II



Sumber :
https://menofwehrmacht.blogspot.com/2018/06/kommando-der-wachtruppe-parade-through.html