Showing posts with label Foto Pewarnaan. Show all posts
Showing posts with label Foto Pewarnaan. Show all posts

Saturday, June 24, 2023

Prajurit Handschar Bersiap untuk Makan


Para prajurit muslim Bosnia dari 13. Waffen-Gebirgs-Division der SS "Handschar" (kroatische Nr. 1) menunggu giliran untuk menikmati makanan halal yang sedang dimasak oleh koki divisi menggunakan Feldkochherd (FKH) alias "Gulaschkanone". Ikut mengawasi di sebelah kiri adalah komandan mereka yang berkebangsaan Jerman, yang berpangkat SS-Hauptsturmführer (Kapten). Foto hasil pewarnaan oleh Julius Jääskeläinen ini diambil pada bulan Maret 1944 sewaktu berlangsungnya "Unternehmen Wegweiser" (Operation Signpost). Dari tanggal 10 s/d 13 Maret 1943, Divisi Handschar menyerbu kantong pertahanan Partisan Yugoslavia di wilayah Syrmia, terutama di hutan-hutan sekitar Bosut dan pedesaan di pinggir sungai Sava. Kelompok gerilyawan Komunis di wilayah ini menjadi ancaman terus-menerus bagi jalur kereta api strategis yang menghubungkan Zagreb dengan Beograd. Unternehmen Wegweiser juga menjadi operasi militer pertama yang melibatkan Handschar, sekaligus pertempuran pertama mereka setelah berbulan-bulan menjalani pelatihan intensif di Prancis dan Jerman.



Sumber ;
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Men_of_the_Handschar_division_waiting_for_food_in_the_Balkan_Mountains,_Bosnia,_March_1944._(49492152336).jpg
https://handzar.jimdofree.com/ratne-operacije/maiglockchen/

Thursday, July 9, 2020

Afrikakorps Siap Tempur Menyerbu Tobruk

15. Panzer-Division di Afrika Utara: Prajurit-prajurit Afrikakorps dari Panzer-Pionier-Bataillon 33 menaiki sebuah Panzerkampfwagen III Ausf.G "632" milik 6.Kompanie / II.Abteilung / Panzer-Regiment 8 untuk ikut berpartisipasi dalam serangan pendahulu ke pertahanan Sekutu di sekitar Tobruk, Libya, bulan Oktober 1941. Satuan zeni tempur ini melengkapi diri dengan senjata yang lebih beragam dibandingkan dengan unit infanteri standar, diantaranya adalah penggunaan penyembur api dari jenis Flammenwerfer 35, drum amunisi senapan mesin, tabung berisi cadangan laras MG 34, dan kantong pengangkut stielhandgranate. Di sebelah kanan kita bisa melihat prajurit lain, yang kemungkinan adalah komandan skuad, yang menyimpan senapan mesin MP-40 atau 38 di atas kubah tank sebelum memanjatnya. Uniknya, para prajurit ini masing-masing dilengkapi dengan dua pelples air dan bukannya satu seperti biasanya! Mereka juga mengenakan cover helm berwarna pasir untuk meminimalisir efek pantulan saat terkena sinar matahari.






Sumber :
Foto koleksi Blanluet Christophe dari ECPAD Archive
https://www.facebook.com/groups/1728158044141689/
https://www.facebook.com/pg/TheTruthInColor/photos/

Tuesday, June 2, 2020

Prajurit Afrikakorps Mengenakan Tropenhelm Niederlande

 Seorang anggota Panzer-Regiment 8 / 15.Panzer-Division berfoto di sebuah studio di Jerman dengan mengenakan tropenhelm "Niederlande" (Belanda) pada tanggal 13-14 April 1941, kemungkinan besar sebelum berangkat menuju Afrika Utara untuk bergabung dengan DAK (Deutsches Afrikakorps) pimpinan Generalleutnant Erwin Rommel. Uniknya, penamaan helm tropis jenis ini bukanlah karena dia dipakai oleh militer Belanda sebelumnya, melainkan karena merupakan hasil produksi MOL NV di Breda Belanda, berdasarkan lisensi dari SAPHI (South African Pith Helmet Industries of Pretoria), untuk kepentingan tentara Afrika Selatan. Sayangnya, sebelum sempat dikapalkan ke benua Afrika, negara penjajah Indonesia tersebut keburu diduduki oleh pasukan Jerman pada tahun 1940 sehingga helm-helm yang masih fresh belum dipakai kemudian dibagikan kepada para anggota Panzer-Regiment 8, yang nantinya dikirimkan ke Afrika Utara pada bulan Mei 1941, dengan sedikit modifikasi tambahan panji Hoheitsabzeichen dan shield berbahan metal di bagian samping. Tentara Jerman memakainya karena pada waktu itu mereka masih kekurangan stok tropenhelm untuk dipakai oleh prajurit-prajuritnya yang ditugaskan di medan perang Afrika yang beriklim panas, sehingga dipakailah apa yang tersedia meskipun penggunaannya pun masih terbatas. Pada awalnya diduga hanya beberapa ratus saja helm jenis ini yang dibagikan, tapi kemudian diketahui bahwa jumlahnya mencapai 2000-3000 buah! Perkiraan ini didasarkan pada jumlah unit yang mengenakan tropenhelm "Niederlande" di Afrika Utara bulan Mei 1941 yang merupakan bagian dari 15. Panzer-Division: Panzer-Regiment 8 (kompi ke-2, 5, 6, dan kompi Stab II.Abteilung), Artillerie-Regiment 33, Aufklärungs-Abteilung 33, dan Panzerjäger-Abteilung 33. Ketika pasukan Rommel berhasil merebut Tobruk pada bulan Juni 1942, lebih banyak lagi helm "polo" Afrika Selatan yang berhasil dirampas. Yang membedakan adalah: mereka bukanlah buatan Belanda melainkan buatan Inggris, dan jumlahnya pun tidak sebanyak hasil rampasan pada tahun 1940. Untuk membedakan tropenhelm buatan Belanda dan Inggris cukup melihat bagian dalamnya, dimana yang buatan Belanda tertera stempel "MOL NV" dan "HOLLAND".


Sumber :
http://afrikakorps.forumcrea.com/viewtopic.php?id=1880

Sunday, May 5, 2019

Kurt Meyer Memakai Kamuflase Telo-Mimetico

SS-Standartenführer Kurt Meyer (Kommandeur 12. SS-Panzer-Division "Hitlerjugend") dalam foto yang diambil di Normandia dan diambil pada tanggal 28 Juli 1944 seusai upacara penganugerahan Ritterkreuz des Eisernen Kreuzes untuk SS-Sturmbannführer Erich Olboeter (Kommandeur III.[gepanzerte]Bataillon / SS-Panzergrenadier-Regiment 26), yang dihadiri langsung oleh SS-Obergruppenführer und General der Waffen-SS Josef "Sepp" Dietrich (Kommandierender General I. SS Panzerkorps "Leibstandarte"). Dalam foto ini "Panzermeyer" memakai pakaian kamuflase Italia "Telo Mimetico M29". Pola Telo Mimetico ini patut mendapat perhatian karena dua hal: pertama, karena mulai diperkenalkan pada tahun 1929 maka dia tercatat dalam sejarah sebagai kamuflase pertama yang digunakan secara luas. Kedua, Karena rentang waktu penggunaannya dari tahun 1929 s/d 1992 maka dia menjadi pola kamuflase yang paling lama operasional! Digunakannya Telo Mimetico oleh tentara Third Reich bersamaan pula waktunya dengan pelucutan senjata tentara Italia tahun 1943. 1.SS-Panzer-Division "Leibstandarte SS Adolf Hitler" dan 12.SS-Panzer-Division "Hitlerjugend" ikut berpartisipasi dalam proses pelucutan ini, dan karenanya tidak heran bila banyak anggota kedua divisi tank SS ini yang 'kedapatan' mengenakan Telo Mimetico, baik versi pertama maupun versi selanjutnya. Selain mereka, tercatat pula sebagai pengguna adalah 29.Waffen-Grenadier-Division der SS ("Italienische Nr.1"), unit-unit Wehrmacht yang beroperasi di Balkan dan Italia, serta beberapa sekutu Eropa Jerman


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/08/foto-kurt-panzermeyer-meyer.html
http://stabswache-de-euros.blogspot.com/search?updated-max=2018-10-10T19:07:00%2B02:00&max-results=1&start=2&by-date=false