Showing posts with label Wilayah Pendudukan. Show all posts
Showing posts with label Wilayah Pendudukan. Show all posts

Sunday, May 14, 2023

Kunjungan Rommel ke Batterie Rozenburg

Kunjungan inspeksi Generalfeldmarschall Erwin Rommel (tengah, Oberbefehlshaber Heeresgruppe B und Generalinspekteur der Küstenbefestigungen West) ke Batterie Rozenburg, salah satu benteng artileri pantai yang terdapat di wilayah Hoek van Holland, Belanda selatan, tanggal 26 Maret 1944. Perwira Kriegsmarine yang berada di sebelah kiri adalah Kapitän zur See Frank Aschmann (Seekommandant Südholland). Di sebelah kiri Rommel berdiri General der Infanterie Hans-Wolfgang Reinhard (Kommandierender General LXXXVIII. Armeekorps), sementara di sebelah kanannya adalah Hauptmann Hellmuth Lang (memakai seragam hitam Panzertruppen, Ordonnanzoffizier Oberbefehlshaber Heeresgruppe B) dan Generalmajor Carl Wahle (Kommandeur 719. Infanterie-Division). Perwira lain yang memakai stahlhelm dan fernglas (teropong) kemungkinan besar adalah komandan baterai artileri Rozenburg. Meriam-meriam artileri kaliber terbesar di wilayah pendudukan Belanda terdapat di Festung Hoek van Holland, yaitu Marine-Küsten-Batterie Rozenburg (XV) yang terletak di sebelah selatan muara, serta Marine-Küsten-Batterie Vineta (III) dan Monster (VI) yang terletak di atasnya. Meriam-meriam tersebut diambil dari sisa kapal-kapal perang Belanda yang sudah non-aktif. Foto ini sendiri diambil oleh Kriegsberichter Jesse dari KBZ OB West (Kriegsberichter-Zug Oberbefehlshaber West).




Sumber :
https://www.atlantikwall-museum.nl/coastal-battery.html
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=147822&sid=78d82b8f0bb769a3633ae37dee35a1d5&start=495

Sunday, May 8, 2022

Perwira SS dan Polizei di Sekeliling Tatra 87

Foto ini diambil di Calais, wilayah pendudukan Prancis, pada akhir tahun 1940, dan berasal dari album foto milik seorang anggota 1.Kompanie / Feuerschutzpolizei-Regiment 1 "Sachsen" (Kompi Pertama Resimen Polisi Pemadam Kebakaran 1 "Sachsen"). Disini diperlihatkan sebuah mobil Tatra 87 yang dikerubungi oleh para perwira SS dan Polizei. Memakai Führermantel ketiga dari kiri adalah SS-Brigadeführer Ludolf von Alvensleben, jenderal SS yang seusai perang dituduh bertanggungjawab atas kematian ribuan orang rakyat Polandia. Tatra 87 sendiri adalah mobil produksi Cekoslowakia yang terbilang kendaraan revolusioner pada masanya. Mobil yang mempunyai tiga lampu depan ini menjadi salah satu yang tercepat di golongannya, tapi juga yang teririt dalam masalah konsumsi bahan bakar. Ini sebagian besar diraih berkat bodinya yang aerodinamis, hasil rancangan orang yang sama yang merancang kerangka balon raksasa Zeppelin. Dari sejak kemunculan pertamanya, Tatra 87 telah menarik minat banyak begitu orang, dan beberapa fiturnya terbilang sangat maju di zamannya sehingga kemudian ditiru oleh mobil-mobil di masa depan, termasuk Porsche dan Volkswagen. Orang-orang terkenal yang pernah memiliki mobil ini diantaranya adalah si "Rubah Gurun" Erwin Rommel, perancang pesawat Jerman Ernst Heinkel, Marsekal Soviet Andrey Yeryomenko, Raja Farouk I dari Mesir, dan pembawa acara Amerika terkenal Jay Leno.

Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=38&t=228163&p=2075127&hilit=hans+rumpf#p2075127
https://www.forum-der-wehrmacht.de/index.php?user-post-list/22919-siegerland/

Tuesday, May 3, 2022

Parade Panzer-Abteilung z.b.V. 40 di Oslo

Parade militer Jerman dari satuan Panzertruppen (Pasukan Tank) yang digelar pada pukul 10:30 di jalan Karl Johans gate, Oslo, ibukota Norwegia, pada tanggal 1 Oktober 1940. Tank-tank dari jenis Panzerkampfwagen I Ausf.B ini berasal dari Panzer-Abteilung z.b.V. 40 pimpinan Oberstleutnant Ernst Volckheim, yang tampak dalam foto sedang memberi hormat militer dengan didampingi oleh salah seorang perwiranya. Dalam foto ini, Abteilungskommandeur Volckheim berdiri di atas podium kehormatan yang ditempatkan di pinggir lapang Universitetsplassen, yang merupakan bagian dari komplek Universitas Oslo. Ernst Volckheim sendiri tercatat dalam sejarah sebagai salah satu pendiri pasukan panzer Jerman, selain dari Heinz Guderian yang lebih terkenal. Dari tahun 1924 dia sudah menulis tentang teori perang tank, yang dibuatnya berdasarkan pengalamannya dalam Perang Dunia Pertama sebagai seorang anggota Korps Tank Kekaisaran Jerman. Ironisnya, yang kemudian mendapat publikasi lebih luas adalah Guderian, yang baru menulis buku masterpiece-nya, "Achtung Panzer!", baru pada tahun 1937! Ini karena yang terakhir lah yang memperkenalkan satuan lapis baja pada pemimpin Jerman Adolf Hitler, yang kemudian begitu terkesan atas pemaparan Guderian sehingga langsung berkata dengan antusias, "Inilah yang aku butuhkan! Inilah yang aku ingin miliki!"







Sumber :
https://commons.wikimedia.org/wiki/File:Fo30141711070017_WW2_Norway_1940-10-01_Wehrmacht_Panzertruppen_Ernst_Volckheim_Panzerkampfwagen_German_Tank_troops_parade_salute_Karl_Johans_gate_Universitetsplassen_Oslo_NTBs_krigsarkiv_Riksarkivet_CC_BY_Rettighetshaver_etc_krediteres.jpg

Sunday, May 1, 2022

Reinhard Heydrich di Oslo Norwegia

Dengan dipimpin oleh Reinhard Heydrich, para perwira Gestapo (Geheime Staatspolizei), Kripo (Kriminalpolizei) dan SD (Sicherheitsdienst) melakukan ziarah ke Soldatenfriedhof (makam prajurit Jerman) Ekeberg di Oslo, Norwegia. Ini adalah salah satu bagian dari acara kunjungan sang dedengkot polisi rahasia Nazi tersebut ke wilayah pendudukan Norwegia, yang berlangsung dari tanggal 3 s/d 6 September 1941. Heydrich sendiri baru saja melepas jabatannya sebagai perwira Luftwaffe setelah didamprat habis-habisan oleh Panglima SS Himmler gara-gara ketahuan ikut terbang dalam misi tempur ke wilayah musuh, suatu resiko yang tidak perlu bagi seorang petinggi militer SS sepenting dirinya! Sebagai identifikasi bule-bule dalam foto ini, dari kiri ke kanan: SS-Sturmbannführer Hermann Kluckhohn (Adjutant Chef Reichssicherheitshauptamt), SS-Sturmbannführer Walter Schellenberg (Chef Sicherheitsdienst), tidak dikenal, SS-Brigadeführer und Generalmajor der Polizei Heinrich Müller (Chef Gestapo), SS-Obersturmbannführer Dr. Rudolf "Rolf" Schiedermair (Leiter Abteilung "Allgemeine Staatsverwaltung" in Reichskommissariat Norwegen), tidak dikenal, SS-Gruppenführer Reinhard Heydrich (Chef Reichssicherheitshauptamt), SS-Obersturmbannführer Heinrich Fehlis (Kommandeur Sicherheitspolizei und SD Oslo und Befehlshaber Sicherheitspolizei und SD Norwegen), dan tidak dikenal.

Sumber :
https://en.wikipedia.org/wiki/File:Fo30141711030060-2_Bekransning_p%C3%A5_%C3%A6reskirkeg%C3%A5rden_p%C3%A5_Ekeberg_september_1941_Heydrich.jpg

Thursday, May 21, 2020

Peletakan Karangan Bunga di Soldatenfriedhof Lublin


Generalmajor Wilhelm Altrock (Kommandeur 379. Infanterie-Division) meletakkan karangan bunga di Deutscher Soldatenfriedhof (komplek pemakaman prajurit Jerman) Pulawy di dekat Lublin, Polandia. Tidak ada keterangan waktu tepatnya untuk foto yang diambil oleh Kriegsberichter Sieredzki ini, tapi yang jelas di periode antara tanggal 28 Mei 1940 s/d 15 Agustus 1940 saat Altrock menjadi Komandan 379ID. Divisi ini dibentuk sebagai pemekaran dari Division z.b.V. 424 pada tanggal 15 Maret 1940 di Lublin, dan berfungsi sebagai pasukan wilayah pendudukan di Polandia. Anggotanya sebagai besar adalah tentara cadangan yang dianggap "kelas dua" atau terlalu tua untuk bertempur di front depan. Pada bulan Agustus unit ini dibubarkan, dengan sebagian anggotanya dikembalikan ke Jerman sementara sisanya ditempatkan menjadi bagian dari Oberfeldkommandantur 379 yang tetap bermarkas di Lublin. Deutscher Soldatenfriedhof Pulawy sendiri sebagian besar berisikan jenazah para prajurit Jerman yang menjadi korban dalam Perang Dunia Pertama, sementara sisanya adalah yang terbunuh dalam penyerbuan Wehrmacht atas Polandia di tahun 1939.


Sumber :
Buku "German Order of Battle: 291st-999th Infantry Divisions, Named Infantry Divisions, and Special Divisions in WWII" karya Samuel W. Mitcham, Jr.
https://audiovis.nac.gov.pl/obraz/9645/ecb13839e76affdb8418259eb86a64bc/
https://audiovis.nac.gov.pl/obraz/9647/ecb13839e76affdb8418259eb86a64bc/

Tuesday, May 5, 2020

Wanita Prancis Meludah pada Tentara Jerman

Seorang wanita Prancis, yang secara tiba-tiba muncul dari kerumunan, melampiaskan rasa bencinya dengan meludah pada seorang perwira Wehrmacht Jerman yang sedang digiring dalam todongan senjata oleh anggota Maquisard (gerakan perlawanan bawah tanah Prancis). Sementara itu, warga yang lain turut menyoraki dan mencemooh si perwira yang berasal dari unit infanteri tersebut (perhatikan medali Infanterie-Sturmabzeichen yang tersemat di seragamnya, bersama dengan Verwundetenabzeichen in Schwarz). Si perwira sendiri terlihat kalem dan tidak menanggapi ludahan serta sorak-sorai di sekelilingnya. Foto ini diambil oleh seorang wartawan majalah LIFE Amerika di St. Mihiel, Prancis, pada bulan September 1944.Warga setempat pantas merasa marah pada tentara pendudukan Jerman yang berada disana, karena beberapa hari sebelumnya - tepatnya pada tanggal 1 September 1944 - tidak kurang dari 20 orang warga St. Mihiel yang dieksekusi oleh pihak Jerman karena dituduh berkolaborasi dengan anggota gerakan perlawanan bawah tanah.


Sumber :
https://id.pinterest.com/pin/480196378988411596/
https://www.pressreader.com/uk/history-of-war/20190613/281638191702482

Tuesday, February 18, 2020

Foto Grup SS-Totenkopf-Reiter-Regiment 1

 Foto ini diambil di Warsawa (Polandia) pada tanggal 10 Desember 1940, dan memperlihatkan para anggota - terkecuali kambing - dari 3.Schwadron / SS-Totenkopf-Reiter-Regiment 1, yang merupakan cikal-bakal dari satu-satunya divisi berkuda milik Waffen-SS: 8. SS-Kavallerie-Division "Florian Geyer". Keempat dari kiri - tapi bukan kambing - adalah Komandan Skuadron, SS-Hauptsturmführer Gustav Lombard, sementara di kiri dan kanannya adalah para Zugführer (Komandan Peleton): Kedua dari kiri adalah SS-Obersturmführer Hermann Buchner, lalu kedua dari kanan adalah SS-Untersturmführer der Reserve Hans-Georg von Charpentier, diikuti di sebelah kirinya oleh SS-Untersturmführer Johannes Göhler. Ada lagi nama-nama seperti SS-Obersturmführer Heinrich Diekmann serta Wilhelm-Hubert Schmidt yang tercatat dalam primbon sebagai perwira di 3.Schwadron pada akhir tahun 1940, tapi saya nggak tahu yang mana saja mereka dalam foto ini (yang jelas bukan kambing yang nojeng di tengah). Mengenai identitas sang kambing sendiri terus kenapa dia bisa ikut nongol dalam foto ini, maka jangan tanya saya karena saya bukan ahli perkambingan!


Sumber :
Foto koleksi pribadi Lohengrin
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=38&t=134736&hilit=hans+georg+von+charpentier

Friday, January 24, 2020

Prajurit Wehrmacht Berfoto Konyol di Paris

Melayang di angkasa di atas kota Paris? Tidak juga. Foto yang diambil pada tahun 1940 ini memperlihatkan seorang Unteroffizier Heer, bersama dengan temannya pelaut Kriegsmarine, yang sedang bersenang-senang dengan berpose di sebuah studio di Paris layaknya seorang penerbang kawakan. Backdrop pemandangan yang memperlihatkan menara Eiffel dalam foto ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk berfoto bagi para prajurit Wehrmacht yang sedang melancong di ibukota Prancis tersebut, dan foto-fotonya - dengan pengemudi yang berbeda-beda - telah banyak tersebar dimana-mana. Tahun 1940 sendiri bisa dibilang merupakan "masa bahagia" bagi para anggota Angkatan Bersenjata Jerman. Tentu saja, 27.000 orang diantara mereka telah kehilangan nyawanya dalam Pertempuran Prancis (Mei-Juni 1940), tapi kampanye militer kolosal tersebut bisa dibilang berlangsung cukup singkat dan berakhir dengan kemenangan gilang gemilang pasukan Jerman. Dengannya, kekalahan menyakitkan dalam Perang Dunia Pertama telah terbalas! Perang yang lebih besar melawan Uni Soviet belum lagi berkobar, sehingga para prajurit Jerman bisa menikmati untuk sementara hasil jerih payah mereka di wilayah-wilayah pendudukan baru (Prancis, Belanda, Belgia, Luksemburg, Denmark dan Norwegia). Memang ada rencana serta persiapan penyerbuan secara amfibi ke Kepulauan Inggris (Unternehmen Seelöwe), tapi sementara pilot-pilot Luftwaffe berjibaku di atas angkasa Britania, para kompatriotnya di darat mempunyai waktu yang lebih dari cukup untuk bersenang-senang di Paris. Hanya berselang satu setengah tahun kemudian, banyak dari mereka yang nantinya mati membeku di gerbang kota Moskow...


Sumber :
https://ww2inphotos.wordpress.com/2017/07/28/those-magnificent-men-in-their-flying-machines/

Friday, December 20, 2019

Para Perwira Feldherrnhalle di Pantai Nice

Dari kiri ke kanan: prajurit tak dikenal, Hauptmann der Reserve Walter Evers (Kommandeur I.Bataillon / Grenadier-Regiment "Feldherrnhalle" / Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle"), perwira tak dikenal, dan Generalleutnant Otto Kohlermann (Kommandeur Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle"). Mereka tampaknya sedang memperhatikan seorang bocah kecil yang sedang sibuk mengambil sesuatu dari permukaan air menggunakan tongkatnya. Foto ini sendiri diambil pada akhir musim panas / awal musim gugur tahun 1943 di Plage des Ponchettes, Nice, saat Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle" baru saja dibentuk di kota pantai di Prancis selatan tersebut, sementara Divisionskommandeur dan staff-nya memilih untuk bermarkas di Monte-Carlo. Divisi ini adalah satu-satunya di seantero Wehrmacht yang sebagian besar prajuritnya diambil dari anggota aktif SA (Sturmabteilung). BTW, bangunan mirip masjid di latar belakang adalah Jetée-Promenade de Nice, sebuah kasino di pinggir pantai yang didirikan pada tahun 1879 dengan desainnya merupakan hasil karya dari arsitek asal Inggris, James Brunlers. Kasino ini menjadi salah satu ikon terkenal kota Nice, dan gambarnya banyak ditemukan dalam kartu pos yang beredar di masa itu. Kini bangunannya sendiri sudah tidak ada lagi setelah pasukan Jerman menghancurkannya di tahun 1944 sebelum mereka ditarik mundur dari Prancis


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=44&t=246146
https://www.nicerendezvous.com/the-casino-of-the-jetee-promenade-in-nice.html

Saturday, November 9, 2019

Tiga Orang Perwira Flak Luftwaffe

Dari kiri ke kanan: Generalleutnant Otto-Wilhelm von Renz (Kommandeur 9. Flak-Division), Oberstleutnant Ernst Herrmann (Kommandeur Flak-Regiment 30), dan Major Heinrich Werth (Erganzungsoffizier in leichte Flak-Abteilung 93). Foto kemungkinan besar diambil di Prancis pada musim semi atau panas tahun 1941, sebelum dimulainya Unternehmen Barbarossa alias penyerbuan Jerman atas Uni Soviet


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=5&t=14230&start=10785

Wednesday, June 19, 2019

Prajurit Jerman Mencuci Mobil

Seorang prajurit Jerman di Westende, Belgia, sedang sibuk mencuci sebuah Opel 1937 Super 6 cabriolet, jenis mobil sipil yang seringkali digunakan oleh Wehrmacht. Simbol taktis Pionier-Kompanie motorisiert (Kompi Zeni Bermotor) terdapat di fender kanan, bersama dengan huruf "K" berukuran kecil serta di atas "WH" yang merupakan singkatan dari "Wehrmacht Heer". Fender di sebelah kiri memajang simbol yang tidak diketahui. Mobil ini belum lama digunakan oleh Wehrmacht, yang terlihat dari masih dipakainya plat nomor sipil: IZ-226285, dimana IZ merujuk pada Rhine Provinz. Biasanya sesudah secara resmi menjadi bagian dari Wehrmacht, plat nomornya pun akan dirubah. Plat nomor yang digunakan oleh militer dan pemerintahan Jerman dalam Perang Dunia II adalah: WH = Wehrmacht Heer (Angkatan Darat), WM = Wehrmacht Marine (Angkatan Laut), WL = Wehrmacht Luftwaffe (Angkatan Udara), rune SS = Schutzstaffel, OT = Organization Todt, Pol = Polizei (Kepolisian), DR = Deutsche Reichsbahn (Jawatan Kereta Api), dan RP = Reichspost (Jawatan Pos)


Sumber :
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2018/02/foto-belgia-di-masa-pendudukan-jerman.html

Wednesday, June 12, 2019

Inspeksi Rommel di Radar Luftwaffe di Denmark

Inspeksi Generalfeldmarschall Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B und Generalinspekteur der Küstenbefestigungen West) ke instalasi radar Freya LZc milik Luftwaffe, Büffel Stellung, yang terletak di Blåvand (Blaavandshuk ), pantai barat Jutland, Denmark, pada tanggal 5 Desember 1943. Radar tersebut masih dalam tahap konstruksi. Dalam inspeksi ini, Rommel menyoroti perbedaan njomplang di Luftwaffenortungsanlage Blaavandshuk, terutama antara instalasi radar dan meriam yang dilindungi oleh bunker beton, sementara ruangan barak awaknya masih terbuat dari kayu atau batu-bata. Sang Marsekal meminta agar semua bangunan terbuat dari beton atau besi anti bom. Karenanya tak lama kemudian dibangunlah bunker-bunker khusus dari tipe L 487. BTW, Perwira Luftwaffe yang berjalan mendahului di depan Rommel adalah Oberleutnant Paul Pleines (Chef 12. mittlere Flugmelde-Leit Kompanie / II.Abteilung / Luftnachrichten-Regiment 222)


Sumber:
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/03/album-foto-erwin-rommel-di-normandia.html
http://www.gyges.dk/stellungszentrale%202.htm
http://sgmcaen.free.fr/agenda-rommel.htm