Showing posts with label Wilayah Pantai. Show all posts
Showing posts with label Wilayah Pantai. Show all posts

Saturday, April 30, 2022

Awal Kapal Thor di Balikpapan

Foto ini memperlihatkan para perwira dari hilfskreuzer (kapal penjelajah pembantu) THOR berpose bersama seorang warga pribumi di Balikpapan, Kalimantan (saat itu bernama Borneo), di bulan September 1942. Yang memakai kacamata kedua dari kiri adalah Leutnant zur See Heinz Tischer (Kriegsberichter alias wartawan perang yang mengiringi pelayaran kedua THOR), sementara yang berkacak pinggang dan memakai belati di kanan adalah Dr. Kurt Sudan, perwira administratif THOR. Meskipun kita tidak bisa melihat detailnya, tapi pelaut yang berdiri paling kiri memakai Mützenabzeichen Thor (lencana tradisional Thor) di bagian samping topinya. Orang-orang Jerman ini mengenakan Weißer Dienstanzug - pakaian tugas putih musim panas - dari ujung atas sampai ujung bawah (nggak tahu kalo dalemannyamah!).

Sumber :
Foto koleksi pribadi Martin J.W.

Sunday, March 15, 2020

Awak Kapal THOR Jerman di Balikpapan

Foto ini memperlihatkan para perwira dari hilfskreuzer (kapal penjelajah pembantu) THOR berpose bersama seorang warga pribumi di Balikpapan, Kalimantan (saat itu bernama Borneo), di bulan September 1942. Yang memakai kacamata di sebelah kiri adalah Leutnant zur See Heinz Tischer (Kriegsberichter yang mengiringi pelayaran kedua THOR), sementara yang berkacak pinggang dan memakai belati di kanan adalah Dr. Kurt Sudan, perwira administratif THOR. Meskipun kita tidak bisa melihat detailnya, tapi pelaut yang berdiri paling kiri memakai Mützenabzeichen Thor (lencana tradisional Thor) di bagian samping topinya. Orang-orang Jerman ini mengenakan Weißer Dienstanzug (pakaian tugas putih musim panas) dari ujung atas sampai ujung bawah.

Weißer Dienstrock (Seragam tugas putih musim panas) untuk pertama kalinya diperkenalkan secara resmi pada tahun 1939 sebagai "baju jalan-jalan" para perwira Wehrmacht dan SS. Sebelumnya telah ada penampakan seragam putih semacam itu, yang terlihat dikenakan oleh para bintara dalam event Olimpiade Musim Panas di Berlin pada tahun 1936, hanya saja pemakaiannya khusus di momen olahraga terbesar di dunia tersebut, dan tidak selainnya. Menurut regulasi, Weißer Dienstrock hanya bisa digunakan dalam kurun waktu antara tanggal 1 April s/d 30 September setiap tahunnya, dan kemudian pemakaiannya benar-benar dilarang dari tanggal 15 Juni 1940 "sampai dengan berakhirnya perang" (meskipun bukti foto-foto yang ada memperlihatkan bahwa seragam elegan satu ini banyak pula dipakai setelah tanggal tersebut oleh para perwira yang ngeyel alias mbalelo alias culangung). Seragam ini secara resmi harusnya dipadukan dengan celana yang berwarna senada, hanya saja sebagian besar foto yang berseliweran di buku dan website justru memperlihatkan perpaduan antara seragam putih dengan celana berwarna abu-abu atau hitam!




Sumber :
Foto koleksi pribadi Martin J.W.
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=8&t=7751&hilit=ludwig+bahls
https://gmic.co.uk/profile/1906-martin-w/content/?type=forums_topic_post&page=12

Friday, December 20, 2019

Para Perwira Feldherrnhalle di Pantai Nice

Dari kiri ke kanan: prajurit tak dikenal, Hauptmann der Reserve Walter Evers (Kommandeur I.Bataillon / Grenadier-Regiment "Feldherrnhalle" / Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle"), perwira tak dikenal, dan Generalleutnant Otto Kohlermann (Kommandeur Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle"). Mereka tampaknya sedang memperhatikan seorang bocah kecil yang sedang sibuk mengambil sesuatu dari permukaan air menggunakan tongkatnya. Foto ini sendiri diambil pada akhir musim panas / awal musim gugur tahun 1943 di Plage des Ponchettes, Nice, saat Panzergrenadier-Division "Feldherrnhalle" baru saja dibentuk di kota pantai di Prancis selatan tersebut, sementara Divisionskommandeur dan staff-nya memilih untuk bermarkas di Monte-Carlo. Divisi ini adalah satu-satunya di seantero Wehrmacht yang sebagian besar prajuritnya diambil dari anggota aktif SA (Sturmabteilung). BTW, bangunan mirip masjid di latar belakang adalah Jetée-Promenade de Nice, sebuah kasino di pinggir pantai yang didirikan pada tahun 1879 dengan desainnya merupakan hasil karya dari arsitek asal Inggris, James Brunlers. Kasino ini menjadi salah satu ikon terkenal kota Nice, dan gambarnya banyak ditemukan dalam kartu pos yang beredar di masa itu. Kini bangunannya sendiri sudah tidak ada lagi setelah pasukan Jerman menghancurkannya di tahun 1944 sebelum mereka ditarik mundur dari Prancis


Sumber :
https://forum.axishistory.com/viewtopic.php?f=44&t=246146
https://www.nicerendezvous.com/the-casino-of-the-jetee-promenade-in-nice.html

Wednesday, June 12, 2019

Inspeksi Rommel di Radar Luftwaffe di Denmark

Inspeksi Generalfeldmarschall Erwin Rommel (Oberbefehlshaber Heeresgruppe B und Generalinspekteur der Küstenbefestigungen West) ke instalasi radar Freya LZc milik Luftwaffe, Büffel Stellung, yang terletak di Blåvand (Blaavandshuk ), pantai barat Jutland, Denmark, pada tanggal 5 Desember 1943. Radar tersebut masih dalam tahap konstruksi. Dalam inspeksi ini, Rommel menyoroti perbedaan njomplang di Luftwaffenortungsanlage Blaavandshuk, terutama antara instalasi radar dan meriam yang dilindungi oleh bunker beton, sementara ruangan barak awaknya masih terbuat dari kayu atau batu-bata. Sang Marsekal meminta agar semua bangunan terbuat dari beton atau besi anti bom. Karenanya tak lama kemudian dibangunlah bunker-bunker khusus dari tipe L 487. BTW, Perwira Luftwaffe yang berjalan mendahului di depan Rommel adalah Oberleutnant Paul Pleines (Chef 12. mittlere Flugmelde-Leit Kompanie / II.Abteilung / Luftnachrichten-Regiment 222)


Sumber:
http://alifrafikkhan.blogspot.com/2012/03/album-foto-erwin-rommel-di-normandia.html
http://www.gyges.dk/stellungszentrale%202.htm
http://sgmcaen.free.fr/agenda-rommel.htm